• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla Sampaikan Tiga Catatan Penting untuk Arungi Ekonomi Digital

Minggu, 05/12/21 | 09:46 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAWA BARAT, AmanMakmur.com –— Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak kaum milenial bersiap menghadapi besarnya potensi ekonomi digital. Ia tak mau potensi besar ekonomi digital justru dikuasai dan dinikmati oleh perusahaan-perusahaan besar dari luar negeri.

Menurutnya, ada tiga catatan penting untuk memperkuat daya saing bangsa dalam mengarungi era ekonomi digital yang tengah berkembang pesat saat ini.

“Pertama, kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), karena kesiapan SDM adalah pilar dasar dalam ekosistem inovasi digital. Ingat, digital hanyalah alat. Skemanya, inovasinya, terobosannya, peruntukannya, berdasarkan perencanaan dari manusia,” kata LaNyalla dalam orasi virtualnya pada acara Wisuda Sarjana ke-25 Stikosa-AWS, Sabtu (4/12), di Surabaya.

LihatJuga

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Selasa, 11/8/26 | 21:13 WIB
7
PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

Selasa, 11/8/26 | 21:05 WIB
5
Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Selasa, 11/8/26 | 20:52 WIB
11

Menurut LaNyalla, SDM kaum muda harus disiapkan sejak saat ini alias tak bisa ditunda-tunda lagi.

Kedua, kesiapan infrastruktur. Menurutnya, fasilitas infrastruktur telekomunikasi belum merata, terutama di kawasan timur Indonesia. Akibatnya, terjadi kesenjangan digital. Mayoritas pengguna internet pun kita ketahui hanya berpusat di Jawa, Sumatera dan Bali.

“Tanpa pemerataan infrastruktur telekomunikasi, tentu akan sulit untuk menciptakan kaum muda kreatif dengan sentuhan digital di pelosok-pelosok negeri,” ujar LaNyalla di sela kegiatan di Bandung.

Ketiga, kesiapan regulasi. Sebab, kata LaNyalla, dunia digital adalah dunia yang begitu dinamis. Hitungan perubahannya bukan tahun, tapi hari, bahkan jam.

“Maka, pemerintah harus menyiapkan regulasi yang tidak kuno, yang mengakomodasi perkembangan zaman, namun tetap dalam koridor aturan yang baik dan memihak kepada kepentingan bangsa,” tutur LaNyalla.

Termasuk juga toleransi dari DIKTI kepada perguruan tinggi untuk melakukan reformasi kurikulum sesuai dengan semangat Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.

“Saya berharap Kementerian Komunikasi dan Informasi juga segera menyiapkan regulasi yang mampu mengakomodasi secara cepat revolusi teknologi digitalisasi, yang muaranya wajib berpihak kepada kepentingan nasional kita sebagai bangsa yang berdaulat,” tegas LaNyalla.

Sebab, katanya, tanpa kedaulatan, termasuk kadaulatan data dan informasi, maka kita hanya akan menjadi menjadi negara yang diatur dan dikendalikan oleh negara lain.

Tanpa hal tersebut, LaNyalla juga menilai Indonesia hanya akan menjadi negara yang dipaksa tunduk kepada aturan-aturan global yang tidak adil. “Dan pada akhirnya, kekayaan negara ini akan dikuasai oleh segelintir orang, baik itu bangsa kita sendiri maupun bangsa asing,” ucapnya.

Oleh karenanya, LaNyalla melanjutkan, sudah menjadi tugas kita bersama untuk menempatkan teknologi dan digitalisasi sebagai infrastruktur penting menuju Indonesia Emas 2045, terutama dengan anak muda sebagai pilarnya.

Hal ini penting ditekankan, agar Indonesia tidak hanya menjadikan sarana teknologi dan digital sebagai sarana hiburan, tetapi bisa menjadi sarana untuk menciptakan
produktivitas dan nilai tambah bagi perekonomian.

“Mari kita lihat besarnya potensi ekonomi digital. Dari tahun ke tahun, nilai transaksi belanja online terus meningkat. Tahun 2020 lalu mencapai 266 triliun rupiah. Tetapi ada satu keprihatinan dalam diri saya, karena masih maraknya produk impor di berbagai marketplace Indonesia,” papar LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu tak menampik jika 90 persen, atau bahkan 95 persen, penjual di marketplace kita adalah orang lokal. Tetapi produk yang dijual justru kebalikannya, sekitar 90 persen adalah barang impor.

“Ini tentu harus menjadi perhatian kita bersama, karena begitu besarnya nilai transaksi belanja online kita, yang mencapai lebih dari 266 triliun rupiah itu, yang artinya mayoritas uang rakyat dibelanjakan untuk barang impor,” katanya.

Ditambahkannya, banyak riset menunjukkan, ekonomi digital Indonesia akan tumbuh delapan kali lipat pada tahun 2030. Nilainya diprediksi mencapai 4.500-an triliun rupiah.

“Luar biasa besar, mengingat populasi bangsa kita yang juga besar, sehingga menjadikannnya sebagai pasar prospektif dari ekonomi digital,” ujarnya.

Untuk itu, LaNyalla meminta pemerintah mempersiapkan dengan baik era ekonomi digital dengan anak-anak muda sebagai pondasinya.

(Rel/dpd)

Post Views: 312
ShareSendShare
Previous Post

Di Depan Wisudawan Stikosa-AWS, LaNyalla Sebut Transformasi Kurikulum Harus Dilakukan

Next Post

Organisasi Perantau Ughang Piaman Itu Ya PKDP

Next Post
Organisasi Perantau Ughang Piaman Itu Ya PKDP

Organisasi Perantau Ughang Piaman Itu Ya PKDP

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,306)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,498)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,137)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,779)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,756)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,104)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,151)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,607)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,563)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,603)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Minta Pemkab Majene Antisipasi Longsor di Poros Jalan Majene-Mamuju

Ketua DPD RI Minta Pemkab Majene Antisipasi Longsor di Poros Jalan Majene-Mamuju

Minggu, 30/5/21 | 13:58 WIB
8

Ketua DPD RI saat mengunjungi Kantor Perwakilan DPD RI di jalan Ahmad Yani, Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (30/5). (Foto :...

Reses di Manokwari, Ketua Komite III DPD RI Bahas Penerimaan Beasiswa PIP Bersama Kepala Sekolah

Reses di Manokwari, Ketua Komite III DPD RI Bahas Penerimaan Beasiswa PIP Bersama Kepala Sekolah

Kamis, 14/11/24 | 20:31 WIB
13

Ketua Komite III DPD RI Dr Filep Wamafma, SH, MHum melakukan pertemuan dengan perwakilan kepala sekolah. (Foto : dpd) PAPUA...

Erni Daryanti Desak Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Gas Elpiji 3 Kg Secara Berkeadilan

Erni Daryanti Desak Pemerintah Perbaiki Tata Kelola Gas Elpiji 3 Kg Secara Berkeadilan

Rabu, 05/2/25 | 21:00 WIB
14

Erni Daryanti, Senator Kalimantan Tengah. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Saat ini, masyarakat merasakan kepanikan karena langkanya gas elpiji 3...

Wujudkan Kelurahan Tangguh Bencana, Masyarakat Kampung Pondok Padang Diberi Pelatihan

Wujudkan Kelurahan Tangguh Bencana, Masyarakat Kampung Pondok Padang Diberi Pelatihan

Jumat, 23/6/23 | 17:35 WIB
44

Suasana pelatihan bagi masyarakat Kampung Pondok Padang. (Foto : prd) PADANG, AmanMakmur ---Di tahun 2023 ini, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.