• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Di Depan Wisudawan Stikosa-AWS, LaNyalla Sebut Transformasi Kurikulum Harus Dilakukan

Minggu, 05/12/21 | 09:41 WIB
in Opini
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAWA BARAT, AmanMakmur.com — Era Disrupsi memaksa dunia pendidikan harus melakukan adaptasi, termasuk transformasi kurikulum. Pasalnya, teknologi digitalisasi sudah tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai persiapan menjadi sangat penting. Menurutnya, siapa yang tidak berubah akan ditinggal perubahan global.

Hal tersebut disampaikan secara virtual oleh LaNyalla dalam Wisuda Sarjana ke-25 Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Massa – Almamater Wartawan Surabaya (Stikosa-AWS) yang mengambil tema, ‘Bright Future Digital Communication of Stikosa-AWS‘, Sabtu (4/12), di Surabaya.

“Hal itu harus diperhatikan dengan jeli oleh dunia pendidikan seperti Stikosa-AWS. Karena kita hanya punya dua pilihan, menjadi objek atau subjek,” terang LaNyalla di sela acara di Bandung, Jawa Barat.

LihatJuga

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

DPRD Jangan Lagi Jadi Pelengkap Penderita

Jumat, 19/6/26 | 21:17 WIB
14
JKA-Nita Azis, Kepemimpinan Empati dan Kolaboratif

JKA-Nita Azis, Kepemimpinan Empati dan Kolaboratif

Kamis, 18/6/26 | 21:36 WIB
17
Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Deepfake AI (Artificial Intelligence) dan Masa Depan Demokrasi Indonesia

Selasa, 16/6/26 | 17:53 WIB
5

Menurutnya, Stikosa-AWS harus melakukan reposisi dan adaptasi cepat dalam memasuki era Dis-rupsi dan percepatan perkembangan teknologi informasi.

“Transformasi Kurikulum Stikosa-AWS wajib dilakukan dengan cepat. Karena semua proses dan output ilmu komunikasi, khususnya komunikasi massa telah berubah,” lanjutnya.

LaNyalla memberikan fakta dimana radio harus berubah sejak ada podcast. Televisi harus berubah setelah ada streaming dan youtube. Pola dunia periklanan juga berubah, setelah ada big data yang mampu mengolah algoritma hidup manusia.

“Pekerjaan manusia di industri media juga pasti akan digantikan oleh automasi. Seperti yang sudah terjadi di proses pra cetak dan cetak media massa printing. Sekarang tidak perlu lagi petugas pra cetak. Bahkan sejak dari meja layout seorang editor bisa langsung menyusun tulisan di template layout,” papar Senator asal Jawa Timur itu.

Mengenai perubahan global dalam koridor dunia digital, LaNyalla menilai ada dua peluang sekaligus tantangan yang dihadapi.

“Pertama adalah percepatan pertumbuhan digitalisasi yang merambah semua sektor. Kondisi ini memaksa kita untuk memasuki digitalisasi ekonomi. Karena semakin pesatnya era automasi dan artificial intelijen, yang akan menggantikan beberapa peran manusia,” ucap dia.

Kedua, bangsa Indonesia akan memasuki puncak demografi usia produktif pada tahun 2045. Dimana jumlah populasi penduduk usia produktif mencapai 70 persen dari total penduduk Indonesia pada saat itu.

“Jika puncak demografi usia produktif tidak dikelola dan disiapkan dengan baik, konsekuensinya akan sangat berat. Akan muncul masalah sosial seperti kemiskinan, derajat kesehatan yang rendah, pengangguran dan tingkat kriminalitas. Karena jumlah usia produktif tinggi, sementara lapangan pekerjaan tidak ada,” imbuhnya.

Oleh karena itu, tegas LaNyalla, penyiapan sejak saat ini menjadi sangat penting. Sebab, pada tahun 2045, anak-anak muda saat ini akan menjadi pemimpin bagi bangsa. Di tangan mereka, masa depan dan nasib bangsa ini dipertaruhkan.

“Saya termasuk orang yang percaya kekuatan kaum muda. Terutama yang kini menjadi perhatian global dengan hadirnya sejumlah start-up yang mampu mengubah perilaku umat manusia, yang semuanya itu digerakkan oleh anak-anak muda,” katanya.

Berdasarkan riset Nielsen Media, menurut LaNyalla, kepemilikan smartphone oleh Generasi Z, mencapai 86 persen. Mereka juga paling sering menggunakan internet, dengan durasi minimal 4 jam sehari.

Yang menjadi pertanyaan apakah digitalisasi yang sudah merasuk itu berdampak positif atau tidak? Apakah kaum muda memanfaatkan teknologi untuk berkreasi dan menciptakan nilai tambah? Atau hanya bermain media sosial untuk game dan scrolling info-info saja?

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk menempatkan teknologi dan digitalisasi sebagai infrastruktur penting menuju Indonesia Emas 2045. Terutama dengan anak muda sebagai pilarnya. Ini penting ditekankan agar Indonesia tidak hanya menjadikan sarana teknologi dan digital sebagai sarana hiburan, tetapi bisa menjadi sarana untuk menciptakan produktivitas dan nilai tambah bagi perekonomian,” tuturnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 315
ShareSendShare
Previous Post

JAPNAS Sumbar Bicara Masalah Pertanian dan Peternakan dengan Wamentan RI

Next Post

LaNyalla Sampaikan Tiga Catatan Penting untuk Arungi Ekonomi Digital

Next Post
LaNyalla Sampaikan Tiga Catatan Penting untuk Arungi Ekonomi Digital

LaNyalla Sampaikan Tiga Catatan Penting untuk Arungi Ekonomi Digital

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,235)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,421)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,062)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,717)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,687)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,017)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,102)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,543)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,491)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,547)

Berita Lainnya

KPK Geledah Tiga Rumah Azis Syamsuddin

KPK Geledah Tiga Rumah Azis Syamsuddin

Selasa, 04/5/21 | 10:11 WIB
4

JAKARTA, AmanMakmur.com--KPK menggeledah rumah pribadi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Penggeledahan dilakukan di tiga lokasi berbeda di wilayah Jakarta Selatan....

Bupati Dharmasraya Annisa Kupas Tuntas Masalah Fiskal Daerah Saat Musrenbang

Bupati Dharmasraya Annisa Kupas Tuntas Masalah Fiskal Daerah Saat Musrenbang

Jumat, 28/3/25 | 17:22 WIB
17

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani sedang memberikan sambutan. (Foto : Kominfo) DHARMASRAYA, AmanMakmur ---Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani secara lugas...

Komite IV DPD RI Harap Semua Daerah di Jatim Bisa Raih Opini WTP dari BPK

Komite IV DPD RI Harap Semua Daerah di Jatim Bisa Raih Opini WTP dari BPK

Senin, 07/11/22 | 10:35 WIB
6

Komite IV DPD RI kunker ke Jatim. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Komite IV DPD RI melaksanakan kegiatan...

Wartawan di Sumut Diduga Ditembak OTK, Ketua DPD RI Minta Polisi Usut Tuntas

Wartawan di Sumut Diduga Ditembak OTK, Ketua DPD RI Minta Polisi Usut Tuntas

Sabtu, 19/6/21 | 15:50 WIB
27

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com - Seorang wartawan media lokal di Sumatera Utara,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.