• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Riau Edwin: Skandal Kemahalan PCR Harus Diusut

Rabu, 03/11/21 | 04:35 WIB
in Berita
0
Senator asal Riau, Edwin Pratama Putra. (Foto : dpd)

RIAU, AmanMakmur.com—Senator asal Riau, Edwin Pratama Putra, menyorot tajam heboh tes PCR yang diulas majalah Tempo edisi 1 – 7 November 2021. Menyusul keputusan pemerintah 27 Oktober lalu, yang menurunkan harga tes PCR menjadi Rp275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp300 ribu untuk luar Jawa-Bali.

Pengumuman itu menggembirakan sekaligus  mengejutkan. Gembira  karena turun harga. Terkejut karena membayangkan keuntungan banyak pihak ketika harga PCR Rp500 ribu, Rp900 ribu atau di awal pandemi Covid-19 yang mencapai di kisaran Rp1,5 hingga Rp2juta.

“Saat Rp500 ribu saja, keuntungan sudah bisa 150 persen. Padahal kami di Riau, selalu harus PCR untuk keluar masuk ke Jawa atau provinsi lain, ini tentu menjadi pertanyaan besar dan membuat kita bingung, khususnya warga Riau,” tukas Edwin, melalui siaran persnya Rabu (3/11).

LihatJuga

Bupati Benni Warlis Hadiri Silaturahmi dan HBH IKAT Kota Padang, Harap Perantau Dukung Program Pemkab Agam

Bupati Benni Warlis Hadiri Silaturahmi dan HBH IKAT Kota Padang, Harap Perantau Dukung Program Pemkab Agam

Minggu, 26/4/26 | 19:45 WIB
20
Kecam Kekerasan Terhadap Anak, Senator Yashinta Dukung Langkah Pemda Tertibkan Seluruh Daycare

Kecam Kekerasan Terhadap Anak, Senator Yashinta Dukung Langkah Pemda Tertibkan Seluruh Daycare

Minggu, 26/4/26 | 17:52 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Ikuti Forum Ekselerator Negeri yang Digelar oleh Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Ikuti Forum Ekselerator Negeri yang Digelar oleh Kemendagri

Minggu, 26/4/26 | 17:38 WIB
5

Apalagi, lanjutnya, setelah diungkap oleh Majalah Tempo yang menggambarkan secara lengkap pihak-pihak yang meraup keuntungan dari bisnis yang mewajibkan rakyat tersebut.

“Di majalah Tempo tergambar adanya regulator yang juga bisnis, ini tentu sudah bisa masuk kategori trading influence. Dimana patut diduga ada kolaborasi antara pemburu rente dengan pembuat kebijakan,” tandas pimpinan Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI.

Edwin mengungkapkan, dulu ketika awal pandemi, harga masker juga sempat dimainkan dengan harga yang sangat tinggi, sehingga rakyat yang dipaksa memakai masker, harus merogoh kocek kemahalan yang luar biasa.

“Tetapi waktu itu polisi melakukan operasi dan menangkap beberapa pedagang dan penimbun. Tetapi terhadap bisnis rapid test hingga PCR, polisi dan aparat hukum tidak bergerak. Menurut saya, sekarang harus bergerak. Selamat bekerja untuk KPK dan Kepolisian, kami rakyat menunggu,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, komponen penentuan harga pemeriksaan PCR adalah, jasa dokter, tenaga lab, tenaga ATLM, jasa pengambilan spesimen. Kedua, komponen alat medik habis pakai (hazmat, masker N95, cover kepala, dan lainnya). Ketiga, komponen  reagen. Keempat, biaya operasional termasuk administrasi. Dan kelima, keuntungan.

Dari catatan Indonesia Corruption Watch yang dimuat di Majalah Tempo, sejak awal Pandemi hingga penurunan harga bulan lalu, keuntungan yang diraup pengusaha di bisnis ini mencapai sekitar Rp10,4 triliun.

Dijelaskan Edwin, pihaknya sebagai pimpinan BAP banyak menerima keluhan dan kekecewaan publik terkait masalah ini. Sehingga sudah sewajarnya skandal ini harus diusut. Apalagi fakta penurunan harga bisa terjadi dari angka tertinggi di kisaran Rp2 juta sampai ke Rp300 ribu.

Kedua, patut diduga adanya keterlibatan beberapa regulator dalam bisnis ini, sehingga ada konflik kepentingan, atau minimal trading influence. Padahal dalam situasi pandemi, regulator wajib menetapkan harga atau melayani rakyat di tengah pandemi.

Ketiga, Mahkamah Konstitusi telah melakukan koreksi atas UU Nomor 2 Tahun 2020 tentang imunitas penyelenggara negara dalam belanja penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Sehingga sudah bisa diusut.

“Jadi sekali lagi, saya menyampaikan selamat bekerja kepada KPK dan Kepolisian serta Kejaksaan, kami, rakyat yang patuh terhadap aturan protokol kesehatan, menunggu kerja anda,” pungkas Edwin.

(Rel/dpd)

Post Views: 259
ShareSendShare
Previous Post

Beri Tanggapan di Sidang Paripurna DPD RI, Hasan Basri Sampaikan 3 Poin Penting

Next Post

Nevi Zuairina Minta Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP Untungkan Indonesia

Next Post
Nevi Zuairina Minta Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP Untungkan Indonesia

Nevi Zuairina Minta Ratifikasi Perjanjian Dagang RCEP Untungkan Indonesia

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,155)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,355)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,984)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,620)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,930)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,039)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,460)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,403)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,482)

Berita Lainnya

Netizen Marak Soroti Masalah Turis Onar di Bali, Ketua DPD RI Minta Stakeholder Pariwisata Respons

Netizen Marak Soroti Masalah Turis Onar di Bali, Ketua DPD RI Minta Stakeholder Pariwisata Respons

Selasa, 28/5/24 | 16:35 WIB
4

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) BALI, AmanMakmur ---- Maraknya perilaku tidak terpuji, bahkan aktivitas kriminal...

Antara Mahyeldi, Surya Tri Harto dan Pilkada Sumbar 2024

Antara Mahyeldi, Surya Tri Harto dan Pilkada Sumbar 2024

Minggu, 02/6/24 | 13:56 WIB
207

Mahyeldi dan Surya Tri Harto. (Foto : Dok) Oleh: Isa Kurniawan PADA akhir Maret 2024 lalu, SBLF Myriset Consultant merilis...

Senator Hasan Basri: Serikat Buruh Jangan Berpolitik Praktis

Senator Hasan Basri: Serikat Buruh Jangan Berpolitik Praktis

Senin, 22/11/21 | 13:16 WIB
18

Hasan Basri, Anggota Komite III DPD RI dari Dapil Kalimantan Utara. (Foto : dpd) BALI, AmanMakmur.com --- Komite III DPD...

Tingkatkan Kualitas, Setjen DPD RI Laksanakan Sosialisasi SOP dan Pedoman Standar Pelayanan

Tingkatkan Kualitas, Setjen DPD RI Laksanakan Sosialisasi SOP dan Pedoman Standar Pelayanan

Senin, 12/4/21 | 12:00 WIB
4

JAKARTA, AmanMakmur.com---Sekretariat Jenderal DPD RI melakukan sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan pedoman standar pelayanan guna memberikan kepastian, meningkatkan kualitas...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.