• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ziarah ke Makam Tjut Nyak Dhien di Sumedang, LaNyalla Minta Masyarakat Tidak Lupakan Sejarah

Minggu, 22/8/21 | 16:04 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI berziarah ke Makam Tjut Nyak Dhien di Kampung Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang, Sabtu (21/8). (Foto : dpd)

JAWA BARAT, AmanMakmur.com—Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (21/8), Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyempatkan diri berziarah ke Makam Tjut Nyak Dhien, pejuang wanita asal Aceh.

Makam pahlawan nasional itu berada di Kampung Gunung Puyuh, Desa Sukajaya, Kecamatan Sumedang Selatan, Sumedang.

“Dalam berbagai kesempatan, saya selalu mengingatkan agar jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Jasa pahlawan harus kita kenang dan ziarah ke makam Tjut Nyak Dhien ini sekaligus mengingat kembali perjuangannya berperang mengusir penjajah di tanah Aceh,” kata LaNyalla.

LihatJuga

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

Sabtu, 10/10/26 | 19:30 WIB
5
Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Jumat, 09/10/26 | 18:14 WIB
12
Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Jumat, 09/10/26 | 18:02 WIB
7

Keberadaan Makam Tjut Nyak Dhien baru ditemukan pada tahun 1959, setelah Gubernur Aceh saat itu, Ali Hasan, meminta untuk dilakukan pencariannya di Sumedang berdasarkan data Belanda.

Dalam dokumennya, Pemerintah Belanda hanya menyebut pada tahun 1906 ada satu tahanan politik perempuan Aceh yang dikirim ke Sumedang. Dia diasingkan bersama seorang panglima berusia 50 tahun dan seorang kemenakannya bernama Teungku Nana yang berusia 15 tahun.

Tjut Nyak Dhien menghabiskan dua tahun hidupnya di Sumedang. Pada 6 November 1908, Cut Nyak Dien wafat dalam usia 60 tahun.

Selama pengasingan Tjut Nyak Dhien mengisi waktunya dengan mengajar penduduk sekitar mengaji Al Quran. Hingga akhirnya penduduk Sumedang lebih mengenal Tjut Nyak Dhien dengan nama Ibu Prabu atau Ibu Suci.

Pada batu nisan makam Tjut Nyak Dhien, diketahui terangkum riwayat hidupnya, kemudian tertera juga surah at-Taubah dan al-Fajr, serta hikayat rakyat Aceh.

Tjut Nyak Dhien seorang diri memimpin perjuangan rakyat Aceh dalam melawan Belanda setelah suaminya, Teuku Umar, wafat pada 1899. Pasukannya bergerilya di pedalaman Meulaboh.

Setelah bertahun-tahun berperang, dia tertangkap Belanda. Karena saat ditahan di Aceh masih berhubungan dengan pejuang lainnya, Tjut Nyak Dhien kemudian diasingkan ke Sumedang.

(Rel/dpd)

Views: 316
ShareSendShare
Previous Post

Tanggapi Keputusan BK DPRD Kabupaten Solok, Partai Gerindra Tetap Tegak Lurus Bela Kadernya

Next Post

Karaton Sumedang Larang Penjaga Nilai Luhur Sunda Pasca Jatuhnya Pajajaran

Next Post
Karaton Sumedang Larang Penjaga Nilai Luhur Sunda Pasca Jatuhnya Pajajaran

Karaton Sumedang Larang Penjaga Nilai Luhur Sunda Pasca Jatuhnya Pajajaran

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,413)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,607)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,243)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,901)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,856)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,234)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,254)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,713)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,686)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,694)

Berita Lainnya

Sesuai Nomor Partai, Demokrat Sumbar Daftarkan Bacaleg ke KPU Tanggal 14 

Sesuai Nomor Partai, Demokrat Sumbar Daftarkan Bacaleg ke KPU Tanggal 14 

Minggu, 14/5/23 | 22:39 WIB
17

Partai Demokrat Sumbar serahkan berkas bacaleg ke KPU Sumbar. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur ---Tepat Pukul 14.00 WIB, Minggu (14/5/2023),...

Senator Mirah Tegaskan Pengawasan Badan Karantina Indonesia (Barantin) Terhadap PMK Harus Diperketat

Senator Mirah Tegaskan Pengawasan Badan Karantina Indonesia (Barantin) Terhadap PMK Harus Diperketat

Senin, 20/1/25 | 00:01 WIB
21

Senator Mirah Midadan Fahmid dari Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto : dpd) NUSA TENGGARA BARAT, AmanMakmur ---Senator Mirah Midadan Fahmid...

Ketua DPD RI Launching Buku, Berharap Jadi Inspirasi dan Motivasi Anak Bangsa

Ketua DPD RI Launching Buku, Berharap Jadi Inspirasi dan Motivasi Anak Bangsa

Senin, 10/5/21 | 13:57 WIB
11

JAKARTA, AmanMakmur.com---Tepat di hari ulang tahunnya yang ke-62, Senin (10/5), Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meluncurkan buku berjudul...

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Pendidikan Pilar Strategis di Dalam Membangun Peradaban Bangsa

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Pendidikan Pilar Strategis di Dalam Membangun Peradaban Bangsa

Selasa, 29/9/26 | 18:03 WIB
7

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir sedang memberikan sambutan. (Foto : muhammadiyah.or.id) SUMATERA UTARA, AmanMakmur --- Ketua Umum...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.