• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

DPR Pertanyakan Kewenangan DPD Usulkan RUU BUMDes, Filep Ingatkan Putusan MK

Jumat, 20/8/21 | 09:30 WIB
in Berita
0
Anggota DPD RI Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Masuknya RUU BUMDes dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) ternyata cukup mengejutkan beberapa pihak, terutama dari kalangan anggota DPR RI. RUU BUMDes merupakan RUU yang murni diinisiasi oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan masuk daftar Prolegnas tanpa “koreksi” DPR.

Pertanyaan mengenai kewenangan DPD RI pun mencuat kembali. Salah satunya datang dari Wakil Ketua Komisi V DPR, Muhammad Arwani Thomafi. Arwani menyebut bahwa usulan tersebut hanya sekedar pendapat dari DPD, namun segala keputusan tetap berada ditangan anggota DPR.

“Jadi tidak melalui Baleg lagi. Oleh Presiden lalu terbit Surpres ke Pimpinan DPR kemudian Rapat Badan Musyawarah (Bamus) menugaskan Komisi V. Jadi ini baru ada RUU dari DPD di periode kali ini dan selama kerja-kerja legislasi,” Kata Arwani dilansir dari rm.id dengan judul “DPD Silahkan Berpendapat, Keputusan Tetap di DPR” pada tanggal 20 Agustus 2021.

LihatJuga

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

Rabu, 16/9/26 | 22:07 WIB
19
Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Rabu, 16/9/26 | 21:37 WIB
13
DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

Rabu, 16/9/26 | 21:18 WIB
9

Tak hanya dari Arwani, Kepala Badan Keahlian DPR Inosentios Syamsul juga memberikan tanggapan. Menurut Inosentios, berdasarkan pasal 20 ayat 2 UUD 1945 bahwa setiap RUU dibahas oleh DPR bersama Presiden. Bukan dengan DPD. Karena itu, menurutnya, seluruh jalannya persidangan harus dikendalikan oleh DPR.

Kisruh soal kewenangan tersebut, anggota DPD RI Filep Wamafma pun turut geram. Menurutnya, DPR RI tak seharusnya sibuk mempertanyakan ranah kewenangan usulan RUU tersebut.

“Sejatinya, kewenangan legislasi DPD RI tidak boleh diragukan. Baca lagi Pasal 22D ayat 1, 2 dan 3 UUD 1945 serta Putusan MK yang mengafirmasi kembali posisi DPD” tegas alumni magister Hukum Unhas ini.

Menurutnya, konstruksi Pasal 22D yang terdapat pada Konstitusi tersebut menggarisbawahi sejauhmana peran DPD dalam mengajukan usulan RUU, membahas, dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan UU.

Namun menurut Filep, dalam proses perumusan UU, DPD RI seringkali hanyalah dijadikan pelengkap, sebagaimana dalam Pasal 22 D disebutkan kata “ikut”, yang sekadar bermakna “partisipasi”, suatu  constitutional participant, yang perannya sangat terbatas.

Jika ditilik dari Putusan MK Nomor 92/PUU-X/2012, MK secara tegas mengafirmasi kembali posisi DPD yaitu: (1) terlibat dalam pembuatan Program Legislasi guna mewakili kepentingan daerah, (2) berhak mengajukan RUU sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 22 ayat (1) UUD 1945, (3) membahas RUU secara penuh dan bukan sekadar partisipan, sehingga DPR dan Pemerintah tidak boleh membatasi ruang DPD terkait hal ini.

Sementara terkait pengajuan RUU, MK memutuskan bahwa kedudukan DPD sama dengan DPR dan Presiden dalam hal mengajukan RUU. DPD juga dapat mengajukan RUU di luar Prolegnas, dan usul RUU dari DPD tidak menjadi usul RUU DPR, sehingga pembahasan RUU dilakukan secara tripartit antara Presiden, DPD, dan DPR, atau bukan diwakili/berhadapan dengan fraksi-fraksi di DPR.

Atas dasar pertimbangan tersebutlah, Filep menekankan agar kisruh soal kewenangan DPD RI harus ditanggapi secara tegas.

“Pernyataan anggota DPR RI tersebut keliru dan merendahkan institusi DPD RI, kita minta agar yang bersangkutan menyampaikan permohonan maaf dan layak ditegur oleh Ketua fraksi yang bersangkutan. Seharusnya kita berlapang dada untuk bersama-sama melakukan tugas-tugas konstitusional, bebas dari segala kepentingan lainnya,” tandas Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini.

Dengan demikian, lanjutnya, dalam konteks RUU BUMDes, pembahasan RUU ini harus diberlakukan secara sama sebagaimana bila RUU berasal dari inisiatif Presiden ataupun DPR.

Dalam hal pembahasan RUU yang diusulkan oleh DPD, MK berpendapat bahwa DPD diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan, sedangkan DPR dan Presiden memberikan pandangan.

“Maka sesungguhnya tidak ada alasan untuk menolak atau merasa ragu dengan RUU yang diusulkan DPD RI,” tambah Filep.

Ia menyebut bahwa DPD memiliki kewenangan penuh dan tak terbagi terkait pengusulan RUU BUMDes. DPD memiliki hak untuk memberikan penjelasan terkait RUU ini, yang kemudian akan ditanggapi secara tripartit oleh Presiden dan DPR.

“Sekarang tentu saja yang menentukan ialah pertarungan politik tripartit ini. Bagaimanapun juga, selalu ada kepentingan dalam pertentangan pembahasan RUU menjadi UU,” tutup Senator Papua Barat tersebut.

(Rel/dpd)

Post Views: 395
ShareSendShare
Previous Post

Richard Pasaribu: Semangat Kelompok Cipayung Plus Harus Terus Digelorakan

Next Post

Penuhi Kebutuhan Nasional, Ketua DPD RI Dorong Produksi Massal Vaksin Merah Putih

Next Post
Penuhi Kebutuhan Nasional, Ketua DPD RI Dorong Produksi Massal Vaksin Merah Putih

Penuhi Kebutuhan Nasional, Ketua DPD RI Dorong Produksi Massal Vaksin Merah Putih

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,369)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,566)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,202)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,851)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,819)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,183)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,218)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,674)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,642)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,662)

Berita Lainnya

Lebaran 2024, Pakar Ekonomi Digital Riri Satria: Nilai Ekonomi Mudik Meningkat Signifikan

Lebaran 2024, Pakar Ekonomi Digital Riri Satria: Nilai Ekonomi Mudik Meningkat Signifikan

Sabtu, 13/4/24 | 07:34 WIB
37

Riri Satria, Pakar Ekonomi Digital. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Pakar digital economy Riri Satria, yang juga Komisaris Utama PT....

Selama Tahun 2021, Anggota DPR RI Nevi Zuairina Sudah Kunjungi 457 Titik Kumpul di Dapil

Selama Tahun 2021, Anggota DPR RI Nevi Zuairina Sudah Kunjungi 457 Titik Kumpul di Dapil

Minggu, 26/12/21 | 04:52 WIB
34

Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina menggelar refleksi akhir tahun 2021. (Foto : riko) PADANG, AmanMakmur.com ---Anggota DPR RI Hj...

Nono Sampono Sampaikan Orasi Kebangsaan di Wisuda Universitas Saburai Lampung

Nono Sampono Sampaikan Orasi Kebangsaan di Wisuda Universitas Saburai Lampung

Sabtu, 30/10/21 | 16:32 WIB
17

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono hadir di acara wisuda Universitas Saburai Lampung. (Foto : dpd) LAMPUNG, AmanMakmur.com---Wakil Ketua DPD...

Komite II DPD RI Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pertanian Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Komite II DPD RI Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pertanian Bisa Ancam Ketahanan Pangan

Selasa, 14/11/23 | 18:17 WIB
25

Pimpinan dan Anggota Komite II DPD RI foto bersama sehabis rapat. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur--- Komite II DPD RI...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.