• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ridwan Kamil Curhat Masalah Keadilan Politik ke Ketua DPD RI LaNyalla

Rabu, 13/1/21 | 17:57 WIB
in Berita
0

JAWA BARAT, AmanMakmur.com —Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyampaikan aspirasi masyarakatnya terkait keadilan politik bagi provinsi dengan penduduk terbesar di Indonesia itu.

Penduduk Jabar tercatat mendekati 50 juta jiwa, dengan jumlah daerah hanya 27 kabupaten/kota.

“Saya sangat berterima kasih, Pak Ketua DPD datang ke Jabar secara khusus untuk membicarakan soal otonomi daerah, terkait pemekaran daerah di Jabar. Karena memang pemekaran di Jabar bukan sekadar euforia masyarakat, tetapi memang bedasarkan kajian dan pertimbangan yang rasional. Dan daerah yang kami ajukan untuk dimekarkan juga sudah sangat siap,” ungkap Ridwan.

LihatJuga

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

Rabu, 16/9/26 | 22:07 WIB
19
Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Rabu, 16/9/26 | 21:37 WIB
13
DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

Rabu, 16/9/26 | 21:18 WIB
9

Ketua DPD RI beserta rombongan dalam rapat kerja dengan Gubernur Jabar memang membahas dua isu spesifik, yaitu tentang pemekaran daerah di Jabar dan pertanian, terkait ketahanan pangan nasional. Mengingat Jabar adalah salah satu provinsi penopang pangan nasional.

Adapun raker digelar di Pakuan, di rumah dinas Gubernur Jabar, Rabu (13/1) siang.

Ridwan mengungkapkan jumlah penduduk Jabar sama dengan 1/5 penduduk Indonesia. Setara dengan jumlah penduduk Korea Selatan, dengan jumlah penduduk muslim yang lebih banyak dari Arab Saudi. “Bayangkan, Bupati Bogor, harus mengurus 6 juta penduduk, setara dengan penduduk Sumatera Barat, yang diurus oleh seorang gubernur dan belasan bupati/walikota,” ungkapnya.

Gubernur berlatar aristek ini juga membandingkan dengan Provinsi Jawa Timur, dengan penduduk hampir sekitar 38 juta jiwa, memiliki 38 kabupaten/kota. Begitu pula dengan jumlah desa. Jawa Tengah, dengan jumlah penduduk sekitar 34 juta jiwa, memiliki 8.000 desa, sementara Jabar hanya punya 5.000 desa.

“Dari situ saja, Jateng dapat dana desa Rp8 triliun, sementara Jabar Rp5 triliun. Begitu pula dana transfer pusat, karena alokasinya berdasarkan jumlah daerah, maka selisih Jatim dan Jabar dalam 5 tahun, mencapai Rp50 trilyun. Satu anak di Jatim dapat pembiayaan Rp1 juta, sementara di Jabar terpaksa hanya dapat Rp600 ribu,” urainya.

Sekali lagi, sebut Ridwan Kamil, ini soal keadilan politik bagi masyarakat Jabar. Dan pihaknya sangat berharap kepada DPD sebagai wakil daerah dapat memperjuangkan keadilan politik tersebut. Kalau pemekaran daerah masih sulit, tolong ubah pola pendekatan fiskal, dengan tidak melihat jumlah daerah, tapi jumlah penduduk,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, LaNyalla menyatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) yang juga Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, pada Desember lalu. “Insya Allah hal ini juga akan saya sampaikan langsung kepada Presiden Jokowi dalam forum konsultasi bulan ini,” tandas mantan Ketua Umum PSSI itu.

Seperti diketahui, Provinsi Jabar telah menyiapkan secara matang pemekaran tiga daerah, yaitu Sukabumi Utara, Bogor Barat dan Garut Selatan. Ketiga daerah baru tersebut dikatakan sudah siap dari sisi kemampuan fiskal sebagai daerah otonom.

Sementara itu, terkait isu pertanian, Ketua DPD RI mengungkapkan bahwa dirinya mendapat masukan dari senator asal Jabar terkait kondisi pertanian di Jabar. Terutama dalam mendukung gerakan mencetak petani milenial dan desa digital.

“Senator Jabar, khususnya Ibu Eni Sumarni dan Kang Oni Sumarwan menyampaikan beberapa isu pertanian. Seperti berkurangnya lahan pertanian seiring dengan makin banyaknya alih fungsi lahan. Terutama dengan hadirnya beberapa kawasan industri baru dan hunian masyarakat,” tuturnya.

Senator asal Jawa Timur itu juga menerima informasi bahwa lahan pertanian di Indramayu, sebagai lumbung pertanian juga mengalami penurunan. Sehingga membuka lahan-lahan baru pertanian menjadi mendesak untuk dilakukan.

“Persoalan lainnya adalah permasalahan klasik yang selalu terjadi dari hulu hingga hilir, yaitu pada saat musim tanam, bibit mahal dan pupuk subsidi langka. Lalu pada saat musim panen, harga gabah anjlok,” katanya.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu mengatakan, yang juga menjadi masalah adalah berkurangnya jumlah penyuluh pertanian untuk mengimbangi gerakan mencetak petani milenial.

“Dan terakhir, adalah seringnya bantuan alat-alat pertanian tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Salah satu contohnya, bantuan traktor ukuran besar untuk lahan ukuran kecil. Akhirnya bantuan tersebut tidak terpakai secara optimal dan berakhir mangkrak di gudang,” ulasnya.

Alumni Universitas Brawijaya Malang itu yakin Presiden Jokowi akan memberi atensi, apalagi presiden sangat fokus membangun ketahanan pangan nasional melalui program food estate dan beberapa stimulus lainnya.

Menurutnya, salah satu kebijakan pemerintah di tahun 2021 adalah menaikkan anggaran ketahanan pangan sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya. Tahun 2020, anggaran ketahanan pangan Rp80 triliun. Sedangkan tahun ini, anggaran menjadi Rp104 triliun.

Atas hal itu, Ridwan Kamil juga menitipkan aspirasi terkait banyaknya lahan-lahan kosong yang dimiliki PTPN dan sejumlah BUMN lain yang belum bisa dimanfaatkan oleh provinsi untuk membuka lahan pertanian baru.

Dalam pertemuan tersebut sejumlah senator turut hadir mendampingi, di antaranya senator asal Jawa Barat, Eni Sumarni, Amang Syafrudin, Oni Sumarwan dan Asep Hidayat. Juga hadir senator Fachrul Razi (Aceh), Alirman Sori (Sumbar), Jiyalika Maharani (Sumsel), Ria Mayang Sari dan Sum Indra (Jambi), Ahmad Bastian dan Bustami Zainudin (Lampung), Wa Ode Rabia Al Adawia (Sultra) dan Alexander Fransiscus (Babel).

(Rel/DPD)

Post Views: 313
ShareSendShare
Previous Post

Gubernur Sumbar Resmi Lantik Bupati Tanah Datar Sisa Masa Jabatan 2016-2021

Next Post

Gedung Sekolah Ambruk, Sylviana Murni Minta Pemda Segera Mengatasi

Next Post
Gedung Sekolah Ambruk, Sylviana Murni Minta Pemda Segera Mengatasi

Gedung Sekolah Ambruk, Sylviana Murni Minta Pemda Segera Mengatasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,371)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,568)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,203)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,852)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,821)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,185)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,220)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,676)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,643)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,663)

Berita Lainnya

Senator Fahira Idris: Presidential Threshold 20 Persen Penuh Kontradiksi

Senator Fahira Idris: Presidential Threshold 20 Persen Penuh Kontradiksi

Minggu, 12/12/21 | 04:02 WIB
26

Fahira Idris, Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Desakan dari berbagai pihak, bahkan beberapa partai...

LaNyalla Sambut Positif Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu Hamil di Sulbar

LaNyalla Sambut Positif Peningkatan Layanan Kesehatan Ibu Hamil di Sulbar

Selasa, 04/1/22 | 14:14 WIB
13

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti sedang bersilaturahmi di kediaman Ketua Kadin Sulbar Taslim Tammauni di sela Kunjungan Kerja...

Ketua DPD RI Minta Mangkraknya Pembangunan Jalan Poros Wajo-Bone Dicarikan Solusi

Ketua DPD RI Minta Mangkraknya Pembangunan Jalan Poros Wajo-Bone Dicarikan Solusi

Jumat, 28/5/21 | 08:35 WIB
21

Ketua DPD RI saat berziarah di Makam Syekh Jamaluddin Akbar Al Husaini di komplek Masjid Tua Tosora, Wajo, Sulsel, Jumat...

Politani Payakumbuh Supervisi Masyarakat Produksi Pupuk Organik

Politani Payakumbuh Supervisi Masyarakat Produksi Pupuk Organik

Sabtu, 25/9/21 | 07:33 WIB
25

Tim Politani Payakumbuh berfoto bersama dengan kelompok tani Al-Falah berlokasi di Kelurahan Subarang Batuang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh. (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.