
PADANG, AmanMakmur.com —Polemik soal surat dan segala macamnya, dituntut keberanian Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk menjelaskannya ke publik.
“Jangan ngacir atau lari dari kejaran pers untuk sesuatu yang viral,” ujar Adrian Tuswandi, Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar, Kamis (2/9).
Sebagai politisi paripurna seperti Mahyeldi pasti paham di mana pers itu berada dalam kancah pergulatan isu kemarin, hari ini dan ke depan.
“Buya Mahyeldi tinggal menggelar pers conference dengan seluruh media cetak online elektronik lokal dan nasional. Sampaikan saja apa adanya. Jangan mengintervensi judul dan lead, dan soal dugaan hukum, Buya Mahyeldi cukup sampaikan mengormati proses hukum,” ujar Adrian.
Jangan membiarkan sebuah issu viral di era kekinian, viral di era digital ini adalah maha benar.
“Kondisi hiruk pikuk Sumbar kekinian tidak bisa dipadamkan dengan meng-cut pers tentang issu itu, atau memakai statemen pihak lain. Hari ini informasi fakta dan terbuka itu publik maunya dari Buya Mahyeldi sendiri,” ujar Adrian yang juga komisioner KI Sumbar dua periode.
(Rel/ppid-kisb)











