
PADANG PARIAMAN, forumsumbar — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) di Nagari Ambuang Kapua Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman menggelar kegiatan bertajuk “Pelatihan Kuliner Ubi Ungu dan Ubi Madu sebagai Diversifikasi Pangan dan Budaya Masyarakat”, di Posko Mahasiswa KKN UNP di Korong Lapau Ngarai pada Senin, 20 Juli 2026 lalu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi olahan pangan lokal sekaligus memperkuat nilai budaya masyarakat melalui pemanfaatan potensi pangan setempat.
Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan registrasi peserta yang dikoordinasikan oleh tim humas dan panitia acara. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh pembawa acara, Alexca, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Muthia Putri Dinanti.
Suasana khidmat semakin terasa dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Dude Yantha Troy Davidin.
Memasuki sesi sambutan, Ketua Pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk mendorong diversifikasi pangan berbasis potensi lokal.
Melalui pengolahan ubi ungu dan ubi madu, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan produk pangan yang bernilai ekonomi sekaligus mempertahankan warisan kuliner daerah.
Walinagari dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif mahasiswa UNP yang telah menghadirkan program pemberdayaan masyarakat berbasis pangan lokal.
Menurutnya, ubi ungu dan ubi madu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan alternatif yang sehat dan bernilai jual tinggi.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah sesi pengantar diskusi yang dipandu oleh Dr Wirdanengsih, SSos., MSi, dosen Departemen Sosiologi FIS UNP.
Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak mendiskusikan konsep storynomic sebagai pendekatan untuk mengangkat nilai budaya dan cerita lokal melalui produk kuliner masyarakat.
Selain diskusi, kegiatan juga dirangkai dengan penyerahan buku kepada tokoh masyarakat dan perwakilan mahasiswa sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan literasi dan pelestarian pengetahuan lokal.
Sesi ini berlangsung interaktif dengan berbagai tanggapan dan pengalaman yang dibagikan oleh masyarakat mengenai pemanfaatan ubi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan inti berupa praktik memasak dilaksanakan mulai pukul 14.30 WIB hingga 15.45 WIB dan dipandu oleh Naylatul Fadilah bersama rekan-rekannya.
Dalam sesi ini, peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah ubi ungu dan ubi madu menjadi berbagai produk kuliner yang inovatif, menarik, dan bernilai ekonomis.
Setelah istirahat dan salat, acara ditutup dengan makan bersama dan sesi dokumentasi yang dipimpin oleh tim publikasi dan dokumentasi (PDD). Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN UNP berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal. Ubi ungu dan ubi madu tidak hanya dipandang sebagai bahan pangan, tetapi juga sebagai bagian dari identitas budaya yang dapat dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(R/Naylatul Fadilah)










