• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI Harap Masyarakat Diedukasi Soal Daur Ulang Sampah

Selasa, 22/6/21 | 18:19 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI (memakai topi) saat tiba di Bandara Sorong, beberapa waktu yang lalu. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Semakin bertambahnya jumlah sampah plastik di Tanah Air, membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, prihatin.

LaNyalla berharap pemerintah memberikan edukasi ke masyarakat mengenai sampah plastik agar bisa didaur ulang.

Senator asal Jawa Timur itu mengatakan, Indonesia masuk sebagai negara terbesar kedua penyumbang sampah plastik sedunia. Kesadaran masyarakat yang minim dan bebasnya aturan mengenai sampah membuat kualitas manajemen sampah di Indonesia sangat buruk.

LihatJuga

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Rabu, 10/6/26 | 23:11 WIB
36
Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Rabu, 10/6/26 | 13:47 WIB
2
Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
6

“Sampah plastik itu bisa didaur ulang, hanya saja masyarakat kita belum terbiasa. Makanya aturan pembatasan penggunaan kantong plastik saja sebenarnya tidak cukup. Harus ada kebijakan yang lebih besar,” tutur LaNyalla, Selasa (22/6).

Menurutnya, perlu ada aturan untuk membiasakan masyarakat lebih peduli terhadap dampak sampah plastik. LaNyalla mengingatkan, perlu ratusan tahun untuk mengurai sampah plastik yang dampaknya akan dirasakan oleh generasi mendatang.

“Makanya harus dimulai dari tingkat masyarakat terkecil yaitu rumah tangga. Kita tidak bisa mengandalkan kesadaran masyarakat karena kita sudah terbiasa abai. Pemerintah perlu membuat aturan agar masyarakat memilah sampah sejak dari rumah,” tuturnya.

Berkaca dari luar negeri, kata LaNyalla, warga diminta memilih sampah makanan, sampah yang bisa didaur ulang, sampah diaper, hingga sampai sampah perabot. Dengan demikian, sampah yang bisa didaur ulang akan lebih mudah teridentifikasi.

“Pemerintah juga perlu menyiapkan bank-bank sampah daur ulang. Memang pekerjaan rumah yang besar, tapi saya yakin dengan manajemen yang baik, kita bisa lebih baik lagi mengelola sampah yang bisa merugikan lingkungan,” sebut LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI ini mengingatkan, jutaan ton sampah plastik masuk ke laut setiap tahunnya dan sangat membahayakan terhadap keberlangsungan hidup biota laut.

“Saya juga mengajak perusahaan yang memproduksi barang-barangnya dengan kemasan plastik agar bisa memikirkan persoalan ini. Sekali lagi, ini perlu didukung oleh regulasi pemerintah. Karena masalah sampah plastik ini menurut saya persoalan besar,” jelasnya.

Ditambahkan LaNyalla, harus ada kerja sama antara pemerintah dengan perusahaan-perusahaan tersebut. Menurutnya, perusahaan di banyak negara sudah mengambil inisiatif dalam memberikan cara inovatif dan kreatif untuk mendorong daur ulang di kalangan konsumen.

“Seperti di Jerman, terdapat mesin daur ulang botol di mana masyarakat bisa mengembalikan botol-botol kemasan produk yang telah habis dipakai dengan imbalan uang. Cara-cara seperti ini bisa kita contoh,” katanya.

Selain itu, LaNyalla juga mengajak masyarakat luas untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan, seperti saat belanja. Masyarakat diminta tidak lagi menggunakan plastik tapi menggunakan kantong khusus atau goodie bag yang bisa dipakai berulang kali dan ramah lingkungan.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, timbunan sampah tahun 2020 mencapai 67,8 juta ton, di mana 15% di antaranya terdiri dari sampah plastik. Dari jumlah ini, 88,17% sampah plastik masih diangkut ke TPA atau bahkan berserakan di lingkungan.

(Rel/dpd)

Post Views: 282
ShareSendShare
Previous Post

Usulan Perubahan ke-5 UUD NRI 1945 Perkuat Partnership DPD-DPR

Next Post

Di Hadapan Dubes Asing, Pimpinan DPD RI Bicara Pengembangan Potensi Daerah Hingga Pendidikan

Next Post
Di Hadapan Dubes Asing, Pimpinan DPD RI Bicara Pengembangan Potensi Daerah Hingga Pendidikan

Di Hadapan Dubes Asing, Pimpinan DPD RI Bicara Pengembangan Potensi Daerah Hingga Pendidikan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,213)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,405)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,047)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,692)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,674)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,997)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,085)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,528)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,462)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,529)

Berita Lainnya

Pengondisian BPK di Papua Barat, Filep Wamafma: Perlu Adanya Evaluasi Sistem di Internal BPK!

Pengondisian BPK di Papua Barat, Filep Wamafma: Perlu Adanya Evaluasi Sistem di Internal BPK!

Jumat, 28/6/24 | 17:29 WIB
5

Senator Filep Wamafma. (Foto : dpd) PAPUA BARAT, AmanMakmur--- Senator Filep Wamafma kembali memberikan komentarnya atas sidang dugaan korupsi pengkondisian...

Tahir: Tujuan Hidup Kita Berkah bagi Masyarakat!

Tahir: Tujuan Hidup Kita Berkah bagi Masyarakat!

Kamis, 21/3/24 | 22:06 WIB
13

Dato' Sri Prof DR Tahir.(Foto: Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) MENJADI orang kaya, bukan tujuan hidup, itu hanya proses...

Monitoring Adminduk di Sungai Beremas, Syamsul Bahri Miris Temui Jeleknya Kondisi Kantor Camat

Monitoring Adminduk di Sungai Beremas, Syamsul Bahri Miris Temui Jeleknya Kondisi Kantor Camat

Jumat, 09/4/21 | 12:32 WIB
42

PASAMAN BARAT, AmanMakmur ----Ketua Komisi I DPRD Sumbar yang berasal dari Pasaman Barat (Pasbar) Syamsul Bahri lakukan monitoring Pelayanan Administrasi...

KPU Pariaman: Masyarakat Antusias Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada 2024, Bisa Capai 80 Persen

KPU Pariaman: Masyarakat Antusias Gunakan Hak Pilihnya di Pilkada 2024, Bisa Capai 80 Persen

Rabu, 27/11/24 | 22:38 WIB
17

KPU, Bawaslu dan Forkopimda Pariaman kunjungan ke TPS. (Foto : Kominfo) PARIAMAN. AmanMakmur ---Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pariaman, Ketua...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.