• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Tampil di KBRI Brusels dan ICWB 2026

Senin, 05/10/26 | 21:17 WIB
in Berita
0
Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny Nita Christanti Azis memberikan Sulam Kapalo Samek kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Belgia Andy Rachmianto di Kantor Kedutaan Besar RI Brussels, Belgia. (Foto : Kominfo/AS)

BELGIA, AmanMakmur — Warisan budaya Kabupaten Padang Pariaman kembali mendapat ruang di panggung internasional. Sulam Kapalo Samek karya perajin Pasia Baru Kabupaten Padang Pariaman, secara resmi diserahkan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Brussels untuk menjadi bagian dari koleksi yang dipajang di kantor perwakilan Indonesia di Kerajaan Belgia.

Penyerahan karya tersebut, dilakukan Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny Nita Christanti Azis kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Kerajaan Belgia Andy Rachmianto di Kantor Kedutaan Besar RI Brussels, pada Jumat 2 Oktober 2026 lalu.

Selanjutnya, Sulam Kapalo Samek tampil di hadapan publik Eropa melalui ajang Indonesia Creative Week Belgium (ICWB) 2026 yang digelar di The Big Hall, Antwerp Central Train Station, Sabtu (3/10/2026).

LihatJuga

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

UNP Gelar Kuliah Umum dan Launching Buku, Bahas Soal Tradisi Merantau Orang Minangkabau

Sabtu, 10/10/26 | 19:30 WIB
5
Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Bupati Annisa Sambangi Atlet Cabor Akuatik Dharmasraya di Porprov XVI Sumbar, 13 Medali Berhasil Diraih

Jumat, 09/10/26 | 18:14 WIB
11
Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Sulam Kapalo Samek dari Padang Pariaman Sampai di Wereld Museum Rotterdam Belanda

Jumat, 09/10/26 | 18:02 WIB
7

Kehadiran Padang Pariaman dalam ICWB 2026 mendapat perhatian khusus, karena kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara kekayaan budaya Indonesia, pelaku UMKM, diaspora, desainer, serta jejaring industri kreatif internasional.

Begitu juga penempatan Sulam Kapalo Samek di KBRI Brussels, bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap karya perajin daerah. Lebih dari itu, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan wastra Nusantara dari Padang Pariaman kepada masyarakat internasional, sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya yang telah diwariskan lintas generasi.

Momentum tersebut, turut dihadiri Ketua DWP KBRI Brussels Ny Ismi Andy Rachmianto, desainer nasional Itang Yunaz, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Padang Pariaman Hendri Satria, Kepala BPKD Padang Pariaman M. Fadhly, Sekretaris Dekranasda Padang Pariaman Widya Wahyuni, dan perajin Sulam Kapalo Samek milenial asal Pasia Baru Yuni Yurisa, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Duta Besar RI untuk Kerajaan Belgia Andy Rachmianto menyampaikan apresiasi atas komitmen Kabupaten Padang Pariaman dalam menjaga, mengembangkan, dan membawa Sulam Kapalo Samek ke tingkat internasional.

Menurutnya, kesempatan tampil di Belgia merupakan peluang emas bagi produk UMKM Padang Pariaman untuk berkembang dan naik kelas, khususnya produk yang lahir dari program pemberdayaan perempuan.

“Ini adalah peluang yang sangat baik untuk memperkenalkan hasil karya masyarakat, terutama UMKM dan produk pemberdayaan perempuan, agar semakin dikenal dan bisa naik kelas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Padang Pariaman, Ny Nita Christanti Azis, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Duta Besar beserta jajaran yang telah mengundang Dekranasda Padang Pariaman untuk menampilkan Sulam Kapalo Samek di KBRI Brussels.

“Kehadiran Sulam Kapalo Samek di KBRI Brussels menjadi kesempatan berharga bagi kami, terutama untuk memperkenalkan identitas budaya Padang Pariaman ke mancanegara, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para perajin dan pelaku UMKM di Padang Pariaman,” tuturnya.

Menurutnya, kekuatan Sulam Kapalo Samek tidak hanya terletak pada keindahan motif dan teknik pengerjaannya, tetapi juga pada nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Pengrajin Sulam Kapalo Samek. (Foto : Kominfo/AS)

“Setiap helai benang dan motif yang dikerjakan para perajin, merupakan bagian dari pengetahuan dan keterampilan yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, upaya membawa Sulam Kapalo Samek ke panggung internasional juga merupakan bagian dari menjaga keberlanjutan warisan budaya tersebut” tambah Nita.

Apresiasi serupa disampaikan desainer nasional Itang Yunaz. Ia menilai, Sulam Kapalo Samek tidak hanya memiliki nilai estetika dan ekonomi, tetapi juga menyimpan sejarah panjang serta koneksi budaya yang kuat antara Sumatera Barat dan Belgia.

Bagi Itang, membawa Sulam Kapalo Samek ke Belgia bukan sekadar membawa sebuah produk kriya, melainkan membuka kembali hubungan sejarah yang pernah terjalin melalui perkembangan teknik menyulam di Sumatera Barat.

“Ini bukan sekadar membawa sulaman, tetapi ada koneksi sejarah antara Belgia dan sulam-sulam ini. Ke depan, koneksi ini bisa dikembangkan, bahkan menjadi sister city,” kata Itang Yunaz.

Ia juga mengapresiasi kerja keras Ketua Dekranasda Padang Pariaman Ny Nita Christanti Azis, yang dinilainya memiliki semangat kuat dalam membangun ekosistem kerajinan berbasis masyarakat.

Menurut Itang, gagasan membangun kampung mandiri berbasis embroidery menjadi salah satu alasan penting yang memperkuat kolaborasi tersebut. Semangat pemberdayaan masyarakat dan perempuan melalui kerajinan tradisional dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif.

“Semangat Ibu Nita membangun kampung mandiri berbasis embroidery ini sangat luar biasa. Ini yang harus terus didorong agar sulaman tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga memiliki masa depan ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Sulam Kapalo Samek sendiri merupakan salah satu kekayaan kriya khas Padang Pariaman yang dikerjakan dengan ketelitian dan keterampilan tinggi. Keberadaannya menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat, sekaligus memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai produk unggulan ekonomi kreatif.

Bagi Kabupaten Padang Pariaman, keberadaan Sulam Kapalo Samek di KBRI Brussels menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring promosi, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Dari Padang Pariaman ke Brussels, Sulam Kapalo Samek kini tidak hanya membawa nama perajin dan daerah asalnya. Ia membawa cerita tentang perempuan, budaya, sejarah, pemberdayaan, dan harapan baru agar karya tradisional Indonesia mampu menembus pasar dan panggung dunia.

(Kominfo/AS)

Views: 123
ShareSendShare
Previous Post

Putra Pessel Zentoni Raih Gelar Doktor Hukum Universitas Diponegoro dengan Yudisium Cumlaude

Next Post

Porprov XVI Sumbar: Dharmasraya Tambah Medali Emas dari Cabang Akuatik

Next Post
Porprov XVI Sumbar: Dharmasraya Tambah Medali Emas dari Cabang Akuatik

Porprov XVI Sumbar: Dharmasraya Tambah Medali Emas dari Cabang Akuatik

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,409)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,604)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,242)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,896)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,854)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,225)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,252)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,712)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,684)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,690)

Berita Lainnya

Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni

Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni

Minggu, 04/7/21 | 03:50 WIB
893

Leaflet pengumuman Rinaldi jadi Ketua Umum IKA FMIPA Unand. (Foto : Rinaldi) PADANG, AmanMakmur.com --Klaim Rinaldi menjadi Ketua Umum IKA FMIPA...

Ketua DPD RI Fasilitasi Pertemuan PT BIBU dan Kemenhub Terkait Pembangunan Bandara Bali Utara

Ketua DPD RI Fasilitasi Pertemuan PT BIBU dan Kemenhub Terkait Pembangunan Bandara Bali Utara

Kamis, 16/3/23 | 22:03 WIB
13

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memfasilitasi Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pembangunan Bandara Bali Utara, di Ruang Rapat DPD...

Di Obrolan Senator, LaNyalla Dorong Penguatan DPD RI sebagai Artikulator Kepentingan Daerah

Di Obrolan Senator, LaNyalla Dorong Penguatan DPD RI sebagai Artikulator Kepentingan Daerah

Rabu, 06/10/21 | 12:01 WIB
25

Suasana acara Obrolan Senator (Obras) yang digelar DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Air Terjun Sarasah Ulu Gadut Limau Manis Padang Siap Memanjakan Anda

Air Terjun Sarasah Ulu Gadut Limau Manis Padang Siap Memanjakan Anda

Sabtu, 23/11/24 | 19:52 WIB
83

Air Terjun Sarasah di Ulu Gadut Limau Manis Padang. (Foto : Wisata Sumatera Barat) PADANG, AmanMakmur ---Satu lagi tempat wisata...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.