
TANAH DATAR, AmanMakmur –— Bupati Tanah Datar Eka Putra, meninjau pembangunan jembatan Bailey Tanjuang Anau di Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar pada Jumat (18/9/2026).
Jembatan tersebut dibangun sebagai bagian dari penanganan infrastruktur pascabencana yang sempat mengganggu akses masyarakat di wilayah tersebut.
Jembatan Bailey yang dilengkapi landasan plat tersebut merupakan bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Peralatan jembatan didatangkan langsung dari Jakarta dan dipasang di lokasi untuk memulihkan akses masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Presiden Prabowo Subianto, BNPB, dan Kementerian Pekerjaan Umum atas perhatian serta dukungan terhadap penanganan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Tanah Datar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang sangat perhatian kepada Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar, melalui Kepala BNPB dan Menteri PU yang sudah turun langsung ke lokasi bencana ini dan sudah merealisasikan apa yang rusak, langsung dibangun,” ujar Eka Putra.
Ia menjelaskan, pembangunan jembatan Tanjuang Anau Nagari Taluak merupakan tindak lanjut dari penanganan pascabencana oleh BNPB.
Eka menambahkan Kepala BNPB memerintahkan agar jembatan tersebut segera dibangun untuk membantu mengembalikan akses masyarakat.
“Kalau ini dari BNPB, langsung Kepala BNPB memerintahkan untuk dibangun. Alat-alat jembatan ini langsung pengadaan dari BNPB, dikirim langsung dari Jakarta dan dipasangkan langsung di Nagari Taluak ini,” katanya.
Sementara itu, Walinagari Taluak Pendi Aswil mengatakan, keberadaan jembatan Bailey memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
Sebanyak 71 kepala keluarga atau lebih kurang 279 jiwa yang berada di kawasan tersebut kini kembali mendapatkan akses yang normal.
“Dengan dibangunnya jembatan ini, otomatis masyarakat kami yang di situ aksesnya sudah normal kembali,” ujar Pendi.
Ia mengungkapkan, sebelum jembatan Bailey selesai dibangun, masyarakat harus menggunakan jembatan darurat selama kurang lebih 3,5 bulan. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Dan kemarin sebelum dibangunnya jembatan ini, kami memakai jembatan darurat lebih kurang 3,5 bulan” katanya.
Pendi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, BNPB, serta Pemerintah Kabupaten Tanah Datar atas terealisasinya pembangunan jembatan tersebut.
“Alhamdulillah dengan dibangunnya jembatan Bailey hari ini oleh BNPB melalui Bupati Tanah Datar, kami mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.
Menurutnya, jembatan tersebut kembali membuka akses warga yang sebelumnya mengalami kesulitan untuk keluar dan masuk ke wilayah tempat tinggal mereka.
“Masyarakat kami yang biasanya tidak ada akses untuk keluar, alhamdulillah dengan jembatan ini sudah lancar kembali,” tambah Pendi.
Selain pembangunan jembatan Bailey, pemerintah juga menyiapkan pembangunan jembatan gantung di wilayah Nagari Taluak. Eka Putra menyebut, Kepala Balai terkait telah datang langsung ke lokasi untuk melihat rencana pembangunan jembatan tersebut.
“Dan ada lagi jembatan yang akan dibangun, jembatan gantung. Hari ini Kepala Balainya sudah datang ke sini juga untuk membangun jembatan gantung di lokasi Nagari Taluak,” jelasnya.
Eka Putra mengatakan terdapat rencana pembangunan 4 jembatan gantung. Sementara itu, sejumlah lokasi lainnya masih akan dilakukan survei untuk menentukan kebutuhan pembangunan.
“Jadi ada rencana 4 jembatan gantung, 1 jembatan ini, dan ada satu lagi yang akan disurvei oleh Kalaksa BPBD saya hari ini,” katanya.
Bupati Eka Putra berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Tanah Datar dapat terus berlanjut. Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan dan jembatan yang membutuhkan penanganan pascabencana.
“Kami sangat mengharapkan bantuan dari pusat. Bantuan pembangunan mengalir terus dari pusat. Harapan kami bantuan terus berjalan karena masih banyak jalan dan jembatan kami yang masih terbengkalai,” tuturnya.
Pembangunan jembatan Bailey di Nagari Taluak menjadi salah satu langkah pemulihan infrastruktur pascabencana sekaligus upaya mengembalikan konektivitas masyarakat.
Dengan kembali berfungsinya akses tersebut, aktivitas warga yang sebelumnya terganggu selama beberapa bulan kini dapat berjalan lebih lancar.
(R/Kominfo)










