• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Cerita di Balik Pisang Berplester Rp97 Miliar: Seni atau Halu?

Rabu, 27/11/24 | 12:31 WIB
in Opini
0
Seseorang sedang melihat instalasi seni berjudul “Comedian” karya Maurizio Cattelan. (Foto : Dok)

Oleh: Indratno Widiarto
(Kreator Digital)

SIAPA yang nyangka sebuah pisang ditempel di dinding dengan plester bisa jadi pembicaraan dunia?

Tapi ini nyata! Pada 20 November 2024 minggu lalu, karya seni kontroversial berjudul “Comedian” karya Maurizio Cattelan dilelang di Sotheby’s New York dan terjual seharga $6,2 juta (ya, kira-kira Rp97 miliar!).

LihatJuga

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Senin, 08/6/26 | 18:00 WIB
10
Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah

Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah

Senin, 08/6/26 | 12:48 WIB
9
Bupati JKA Putar Roda Menjemput Aspirasi

Bupati JKA Putar Roda Menjemput Aspirasi

Sabtu, 06/6/26 | 09:30 WIB
6

Kenapa Bisa Semahal Itu?

“Comedian” sebenarnya debut di Art Basel Miami pada 2019, dengan versi awalnya terjual sekitar $120.000.

Karya ini adalah pisang asli yang ditempel di dinding menggunakan duct tape.

Menurut Cattelan, karya ini adalah simbol absurditas dunia seni modern, di mana benda biasa bisa jadi luar biasa tergantung perspektif. Sotheby’s bahkan memasarkan ini sebagai “sensasi viral” yang menghubungkan seni, meme, dan budaya crypto.

Ada yang Makan Pisangnya!

Tentu saja, karya seperti ini memancing banyak drama. Pisang pertamanya dimakan oleh seniman lain, David Datuna, di Miami, lalu diganti.

Pada 2023, seorang mahasiswa seni di Korea Selatan melakukan aksi serupa di museum, mengatakan dia lapar.

Fakta Menarik:

Harus Ganti Pisang Sendiri

Pembeli hanya mendapatkan sertifikat keaslian dan instruksi untuk mengganti pisang secara berkala. Bayangkan punya karya seni seharga miliaran, tapi harus ke pasar beli pisang setiap minggu!

Dilelang dengan Crypto

Pembeli terbarunya, Justin Sun, membayar menggunakan mata uang crypto. Ia menyebut karya ini sebagai “fenomena budaya” yang memadukan seni dan teknologi.

Dibandingkan dengan Karya Besar Lain

Dalam pelelangan, pisang ini dipajang bersama karya seniman legendaris seperti Picasso dan Monet. Ironisnya, pisang itu memiliki penjagaan ketat seperti karya seni besar.

Jadi, Ini Seni atau Gimmick?

Pendapat publik terbagi. Ada yang memuji karena menggugah diskusi tentang nilai seni, ada pula yang menganggap ini adalah sindiran terhadap absurditas pasar seni itu sendiri. Tapi satu yang pasti: “Comedian” berhasil mencuri perhatian dunia.

Mungkin, yang mau disampaikan Cattelan adalah, “Siapa bilang seni harus rumit?” Ternyata, kadang yang paling sederhana bisa jadi yang paling mengguncang dunia! *)

 

Indratno Widiarto, Kreator Digital..(Foto : Dok)
Post Views: 209
ShareSendShare
Previous Post

Bupati Agam AWR Mencoblos di TPS 47 di SDLBN 1 Lubuk Basung

Next Post

Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Next Post
Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,208)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,403)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,044)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,689)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,669)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,990)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,082)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,525)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,458)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,527)

Berita Lainnya

Komite IV DPD RI Rapat Kerja dengan BPS Bahas KEM-PPKF di RAPBN 2025

Komite IV DPD RI Rapat Kerja dengan BPS Bahas KEM-PPKF di RAPBN 2025

Rabu, 15/5/24 | 12:21 WIB
5

Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melaksanakan rapat kerja dengan Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto : dpd)...

Lagi, Senator Azhari Cage Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Aceh

Lagi, Senator Azhari Cage Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Aceh

Senin, 24/2/25 | 18:34 WIB
6

Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage SIP. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage...

DPD RI Usulkan Pembentukan UU Pengelolaan Aset Daerah

DPD RI Usulkan Pembentukan UU Pengelolaan Aset Daerah

Minggu, 04/2/24 | 05:04 WIB
3

Fernando Sinaga, Wakil Ketua Komite IV DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---DPD RI menilai pembentukan Undang-Undang tentang Pengelolaan...

Gubernur Mahyeldi Minta PWI Perjuangkan Porwanas Tahun 2025 Bisa Digelar di Sumbar

Gubernur Mahyeldi Minta PWI Perjuangkan Porwanas Tahun 2025 Bisa Digelar di Sumbar

Selasa, 18/1/22 | 07:04 WIB
15

Suasana pertemuan antara PWI Sumbar dan Gubernur Sumbar Mahyeldi. (Foto : pwi) PADANG, AmanMakmur.com---Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah minta PWI Sumbar...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.