• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Cerita di Balik Pisang Berplester Rp97 Miliar: Seni atau Halu?

Rabu, 27/11/24 | 12:31 WIB
in Opini
0
Seseorang sedang melihat instalasi seni berjudul “Comedian” karya Maurizio Cattelan. (Foto : Dok)

Oleh: Indratno Widiarto
(Kreator Digital)

SIAPA yang nyangka sebuah pisang ditempel di dinding dengan plester bisa jadi pembicaraan dunia?

Tapi ini nyata! Pada 20 November 2024 minggu lalu, karya seni kontroversial berjudul “Comedian” karya Maurizio Cattelan dilelang di Sotheby’s New York dan terjual seharga $6,2 juta (ya, kira-kira Rp97 miliar!).

LihatJuga

Rektor Unand Turun Gunung

Rektor Unand Turun Gunung

Sabtu, 25/7/26 | 20:10 WIB
40
Jika ASN Menolak, Jabatan Melayang; Jika Menurut, Masuk Penjara

Jika ASN Menolak, Jabatan Melayang; Jika Menurut, Masuk Penjara

Rabu, 22/7/26 | 18:12 WIB
7
ASN Bukan Sekadar Datang, Absen dan Pulang

ASN Bukan Sekadar Datang, Absen dan Pulang

Selasa, 21/7/26 | 09:23 WIB
29

Kenapa Bisa Semahal Itu?

“Comedian” sebenarnya debut di Art Basel Miami pada 2019, dengan versi awalnya terjual sekitar $120.000.

Karya ini adalah pisang asli yang ditempel di dinding menggunakan duct tape.

Menurut Cattelan, karya ini adalah simbol absurditas dunia seni modern, di mana benda biasa bisa jadi luar biasa tergantung perspektif. Sotheby’s bahkan memasarkan ini sebagai “sensasi viral” yang menghubungkan seni, meme, dan budaya crypto.

Ada yang Makan Pisangnya!

Tentu saja, karya seperti ini memancing banyak drama. Pisang pertamanya dimakan oleh seniman lain, David Datuna, di Miami, lalu diganti.

Pada 2023, seorang mahasiswa seni di Korea Selatan melakukan aksi serupa di museum, mengatakan dia lapar.

Fakta Menarik:

Harus Ganti Pisang Sendiri

Pembeli hanya mendapatkan sertifikat keaslian dan instruksi untuk mengganti pisang secara berkala. Bayangkan punya karya seni seharga miliaran, tapi harus ke pasar beli pisang setiap minggu!

Dilelang dengan Crypto

Pembeli terbarunya, Justin Sun, membayar menggunakan mata uang crypto. Ia menyebut karya ini sebagai “fenomena budaya” yang memadukan seni dan teknologi.

Dibandingkan dengan Karya Besar Lain

Dalam pelelangan, pisang ini dipajang bersama karya seniman legendaris seperti Picasso dan Monet. Ironisnya, pisang itu memiliki penjagaan ketat seperti karya seni besar.

Jadi, Ini Seni atau Gimmick?

Pendapat publik terbagi. Ada yang memuji karena menggugah diskusi tentang nilai seni, ada pula yang menganggap ini adalah sindiran terhadap absurditas pasar seni itu sendiri. Tapi satu yang pasti: “Comedian” berhasil mencuri perhatian dunia.

Mungkin, yang mau disampaikan Cattelan adalah, “Siapa bilang seni harus rumit?” Ternyata, kadang yang paling sederhana bisa jadi yang paling mengguncang dunia! *)

 

Indratno Widiarto, Kreator Digital..(Foto : Dok)
Post Views: 245
ShareSendShare
Previous Post

Bupati Agam AWR Mencoblos di TPS 47 di SDLBN 1 Lubuk Basung

Next Post

Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Next Post
Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Sultan B Najamudin Harap Pilkada Hasilkan Kepala Daerah yang Mampu Terjemahkan Program Pemerintah Pusat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,277)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,472)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,110)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,751)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,729)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,071)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,129)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,582)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,531)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,582)

Berita Lainnya

Komite IV DPD RI: Pemberdayaan UMi Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Komite IV DPD RI: Pemberdayaan UMi Harus Jadi Perhatian Semua Pihak

Senin, 07/6/21 | 12:35 WIB
6

Komite IV DPD RI berfoto bersama dengan stakeholder, sesudah rapat mengenai UMKM di Sumut. (Foto : dpd) SUMATERA UTARA, AmanMakmur.com...

Tolak Buka Data, Fachrul Razi Minta Jubir Luhut Banyak Belajar Tentang UU Informasi Publik

Tolak Buka Data, Fachrul Razi Minta Jubir Luhut Banyak Belajar Tentang UU Informasi Publik

Senin, 04/4/22 | 10:21 WIB
22

Ketua Komite I DPD RI, Fachrul Razi. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Jordi Mahardi, Juru Bicara Menko Maritim dan Investasi...

Diuji 8 Isu Penting oleh DPD RI, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur untuk Semua

Diuji 8 Isu Penting oleh DPD RI, Anies Jabarkan Konsep Indonesia Adil Makmur untuk Semua

Sabtu, 03/2/24 | 00:23 WIB
10

Capres 01 Anies Baswedan hadir di DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD...

Sikap DPD RI Terkait RUU Ibu Kota Negara Nusantara

Sikap DPD RI Terkait RUU Ibu Kota Negara Nusantara

Selasa, 18/1/22 | 12:39 WIB
43

Pembahasan RUU IKN. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Proses pembahasan tingkat pertama Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) telah...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.