• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tugas dari Wakil Kepala Daerah Fokus Pengawasan

Sabtu, 19/10/24 | 21:19 WIB
in Opini
0
Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

SECARA spesifik, tugas seorang Wakil Kepala Daerah hanya sebagai pembantu kepala daerah.

“Apakah dia, seorang wakil gubernur, wakil bupati maupun wakil walikota, sebagaimana ditegaskan Pasal 66, Undang-Undang Pemda nomor 23 tahun 2014,” ujar mantan Dirjen Otoda Kemendagri, Prof Dr Djohermansyah Djohan ketika diminta pendapatnya kemarin.

LihatJuga

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya

Pemimpin Tak Harus Mengambil Alih Segalanya

Kamis, 01/10/26 | 20:49 WIB
8
Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah

Guspardi Gaus, Tokoh dengan Jejak Sejarah

Selasa, 29/9/26 | 17:18 WIB
9
Catatan Wiztian Yoetri: Rajo Sampono yang “Pasang Kepala” Demi Berdirinya BIM

Catatan Wiztian Yoetri: Rajo Sampono yang “Pasang Kepala” Demi Berdirinya BIM

Sabtu, 26/9/26 | 17:24 WIB
21

Tugas dari seorang wakil kepala daerah, sesuai undang-undang, lebih fokus pada bidang pengawasan. Adalah mengoordinasikan kegiatan perangkat daerah dan menindaklanjuti temuan hasil pengawasan aparat inspektorat.

Menurut Djohermansyah, dari hasil pengawasan terhadap kegiatan perangkat daerah, dan setelah melakukan evaluasi, seorang Wakil Kepala Daerah dapat memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah.

“Kecuali, seorang kepala daerah, menjalani masa tahanan atau berhalangan sementara, atau melaksanakan tugas lain, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, maka Wakil Kepala Daerah otomatis naik dan berperan jadi kepala daerah,” jelas Djohermansyah lagi.

Artinya, tugas seorang wakil kepala daerah hanya semata membantu kepala daerah. Apabila ditugaskan dia pergi, dan apabila disergah harus berhenti. Untuk penugasan itu, wakil kepala daerah bertanggungjawab kepada kepala daerah. Kecuali, kepala daerah meninggal dunia, atau kena OTT KPK, baru wakil kepala daerah yang mengambil berperan.

“Dan, seorang wakil kepala daerah boleh menyatakan tidak tahu terhadap apa yang dilakukan kepala daerah, karena kewenangan penyelenggaraan Pemerintah Daerah itu semuanya di tangan Kepala Daerah, kecuali yang dilimpahkan kepada Wakil Kepala Daerah sangat terbatas sekali seperti pengawasan dan koordinasi. Sedangkan untuk mutasi, dan soal anggaran, serta program strategis dia tidak tahu, karena tak dilibatkan,” ujar Profesor Djo.

Di sisi lain, banyak pasangan kepala daerah kurang memahami tentang pasal-pasal dalam Undang-undang 23 tahun 2014, menyebabkan terjadinya pecah kongsi di tengah jalan, karena wakil kepala daerah merasa tidak dilibatkan dalam hal pengambilan keputusan strategis itu.

“Namun, sebaliknya, terkadang Wakil Kepala Daerah juga dianggap tidak bekerja, tidak memiliki perhatian dan tanggung jawab, serta tidak mengetahui secara detil persoalan daerah, ini diantara problemanya,” tambah Profesor Djo lagi.**

Post Views: 360
ShareSendShare
Previous Post

Erik Khaidir: Perantau Dukung JKA-Rahmat

Next Post

Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Sijunjung Gelar Pentas Seni

Next Post
Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Sijunjung Gelar Pentas Seni

Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Sijunjung Gelar Pentas Seni

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,397)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,591)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,225)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,882)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,841)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,211)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,241)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,701)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,670)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,682)

Berita Lainnya

Bentrok TNI-Polri di Mimika, Senator Filep: Jangan Anggap Remeh, Konflik Bisa Berulang!

Bentrok TNI-Polri di Mimika, Senator Filep: Jangan Anggap Remeh, Konflik Bisa Berulang!

Selasa, 30/11/21 | 05:22 WIB
25

Senator Papua Barat, Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Pascainsiden bentrokan antara personel TNI yang tergabung dalam Satgas...

Suka Duka Jadi Komisioner KI Sumbar Dua Periode, Adrian Tuswandi: Banyak Pengabdian dan Usap Dada

Suka Duka Jadi Komisioner KI Sumbar Dua Periode, Adrian Tuswandi: Banyak Pengabdian dan Usap Dada

Senin, 10/10/22 | 11:09 WIB
32

Adrian Tuswandi, Komisioner KI Sumbar dua periode. (Foto : Riko) PADANG, AmanMakmur.com ---Sebanyak 87 dari lebih 200 orang yang mendaftar...

Wako Fadly Sambut Antusias “Padek-Paragon Go to School” Digelar di Padangpanjang

Wako Fadly Sambut Antusias “Padek-Paragon Go to School” Digelar di Padangpanjang

Minggu, 24/7/22 | 13:47 WIB
15

Walikota Padangpanjang Fadly Amran Datuak Paduko Malano. (Foto : Dok) PADANG PANJANG, AmanMakmur.com --- Pelatihan literasi jurnalistik dan motivasi pengembangan...

Penyair Malaysia dan Singapura Ikut Baca Puisi Peluncuran Buku Antologi Puisi “Ibu, Aku Anakmu”

Penyair Malaysia dan Singapura Ikut Baca Puisi Peluncuran Buku Antologi Puisi “Ibu, Aku Anakmu”

Minggu, 29/12/24 | 21:45 WIB
7

Penyair dan Sastrawan Pulo Lasman Simanjuntak berfoto dengan Penyair dan Sastrawan dari Kuala Lumpur, Malaysia Dr.Hj.Abang Patdeli Abang Muhi (foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.