• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

BNPB Segera Pasang Early Warning System (EWS) di Daerah Sekitaran Gunung Marapi

Selasa, 11/6/24 | 08:03 WIB
in Berita
0
Rapat koordinasi BNPB dengan pemerintah daerah di Sumbar. (Foto : bnpb)

JAKARTA, AmanMakmur –— Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan rapat koordinasi untuk mempersiapkan pemasangan sistem peringatan dini atau early warning system (EWS) dengan pemerintah daerah di Sumbar.

Ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak bencana banjir lahar dingin pascaerupsi Gunung Marapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Provinsi Sumbar.

Pada rapat pertemuan ini, Deputi Bidang Sistem dan Strategi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menyampaikan bahwa peringatan dini ini bentuk komitmen pusat terhadap tiga kabupaten yang dilanda banjir lahar dingin pada 11 Mei 2024 lalu.

LihatJuga

KAI Divre II Sumbar Peringati Hari Kartini dengan Beri Penumpang Perempuan Souvenir

KAI Divre II Sumbar Peringati Hari Kartini dengan Beri Penumpang Perempuan Souvenir

Selasa, 21/4/26 | 18:47 WIB
2
DPD RI Tekankan MoU Strategis untuk Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

DPD RI Tekankan MoU Strategis untuk Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Selasa, 21/4/26 | 18:37 WIB
3
Universitas Adzkia Padang Ikuti Pengabdian Nasional di Desa Kasomalang Jabar, Diikuti 173 Dosen dari 64 Perguruan Tinggi se-Indonesia

Universitas Adzkia Padang Ikuti Pengabdian Nasional di Desa Kasomalang Jabar, Diikuti 173 Dosen dari 64 Perguruan Tinggi se-Indonesia

Selasa, 21/4/26 | 18:20 WIB
12

Ketiga wilayah terdampak bencana tersebut di antaranya Kabupaten Tanah Datar, Agam dan Kota Padang Panjang.

“Kita berharap pemerintah provinsi dan kabupaten serta partisipasi masyarakat turut andil dalam pemasangan maupun pemeliharaan instrumen peringatan dini,” ujarnya, Senin (10/6/2024).

Pemasangan perangkat peringatan dini ini, katanya, dapat menjadi contoh kasus yang baik.

Menurut Raditya, modalitas yang dimiliki masyarakat setempat telah ada sehingga ini dapat membantu untuk memahami peringatan dini dan mereka mampu melakukan aksi dini untuk merespons peringatan dini tersebut.

Sementara itu, Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh mengatakan, pemasangan instrumen peringatan dini sangat penting untuk mengantisipasi potensi yang masih akan terjadi di wilayah terdampak saat ini.

“Masih ada sekitar 700 ribu m3 material vulkanik pascaerupsi Gunung Marapi,” terangnya.

Sistem peringatan dini ini akan mengintegrasikan informasi cuaca, informasi aktivitas gunung api, informasi getaran dan sensor cuaca.

Berbagai informasi tersebut, sebutnya, akan memberikan rekomendasi kepada pemangku kepentingan untuk kesiapsiagaan maupun langkah mitigasi terhadap potensi dampak bencana.

Udrekh bersama tim dan dukungan BPBD Provinsi Sumbar akan melakukan survei sebagai langkah awal kegiatan pemasangan alat peringatan dini.

Pihaknya telah mendapatkan data dan informasi spasial kondisi pascabencana lahar dingin.

“Ini akan membantu tim untuk menentukan titik perangkat sebagai bagian dari sistem peringatan dini,” tukasnya.

Selanjutnya, Udrekh menekankan juga pada aspek masyarakat setempat. Sistem peringatan dini tidak sebatas pada perangkat atau fasilitas teknologi yang digunakan, tetapi juga sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat penerima manfaat.

Hal tersebut bertujuan agar warga paham dan melakukan aksi dini apabila mendengar bunyi sirine peringatan dini. Di samping itu, sosialisasi juga membuat mereka turut merawatnya sehingga keberlanjutan fungsi perangkat dapat terjaga.

Pertemuan persiapan ini dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumbar dan jajaran, serta perwakilan personel dari direktorat di lingkungan BNPB dan Tatonas.

Sedangkan pada rencana survei, Udrekah menyampaikan langkah-langkah yang akan dilakukan, di antaranya waktu pelaksanaan kegiatan masih pada rentang transisi darurat, penentuan titik sensor dan sirine, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan.

Deputi Bidang Sistem dan Strategi dan Deputi Bidang Pencegahan BNPB rencannya akan bertemu dengan Gubernur Sumbar, khususnya menyampaikan persiapan pemasangan peringatan dini. Kehadiran dan pertemuan bersama gubernur ini sebagai bentuk komitmen kuat dan harapan adanya dukungan dari pemerintah daerah setempat.

Terkait dengan bencana banjir lahar dingin di beberapa kabupaten, data BNPB per 29 Mei 2024 mencatat korban meninggal dunia sebanyak 63 orang dan 10 lain dinyatakan hilang. Operasi pencarian pun telah dihentikan oleh tim SAR gabungan pada 8 Juni 2024 lalu. Sedangkan total kerusakan pada sektor pemukiman mencapai 503 unit, dengan rincian rusak berat 126, rusak sedang 43 dan rusak ringan 334.

(Rel/bnpb)

Post Views: 216
ShareSendShare
Previous Post

Menteri PUPR Basuki Gelar Pertemuan Bilateral dengan Menteri Industri dan Teknologi Tajikistan

Next Post

Kemenkumham Sumbar Sinkronisasi Ranperda ke Pemkab Sijunjung

Next Post
Kemenkumham Sumbar Sinkronisasi Ranperda ke Pemkab Sijunjung

Kemenkumham Sumbar Sinkronisasi Ranperda ke Pemkab Sijunjung

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,150)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,351)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,979)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,612)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,926)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,033)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,456)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,397)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Kunjungi Kerajaan Termanu di NTT, Ketua DPD RI Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Dewan Adat

Kunjungi Kerajaan Termanu di NTT, Ketua DPD RI Diangkat Jadi Anggota Kehormatan Dewan Adat

Sabtu, 28/8/21 | 05:39 WIB
5

Ketua DPD RI saat menerima Gelar Kehormatan Napufunu (Pelindung Besar) serta diangkat sebagai anggota kehormatan Dewan Adat, saat mengunjungi Uma...

Wako Fadly Sambut Antusias “Padek-Paragon Go to School” Digelar di Padangpanjang

Wako Fadly Sambut Antusias “Padek-Paragon Go to School” Digelar di Padangpanjang

Minggu, 24/7/22 | 13:47 WIB
11

Walikota Padangpanjang Fadly Amran Datuak Paduko Malano. (Foto : Dok) PADANG PANJANG, AmanMakmur.com --- Pelatihan literasi jurnalistik dan motivasi pengembangan...

Isi Kegiatan di Bulan Ramadhan, Partai Ummat Cilodong Depok Bagi-bagi Takjil

Isi Kegiatan di Bulan Ramadhan, Partai Ummat Cilodong Depok Bagi-bagi Takjil

Jumat, 31/3/23 | 23:34 WIB
165

Partai Ummat Cilodong Kota Depok bagi-bagi takjil. (Foto : Dam) DEPOK, AmanMakmur--- Dalam mengisi kegiatan di bulan Ramadhan 1444 H...

Doa Bersama ‘Merawat Alam Tano Batak’ Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap PT TPL

Doa Bersama ‘Merawat Alam Tano Batak’ Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap PT TPL

Senin, 03/3/25 | 19:30 WIB
3

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Pdt Penrad Siagian, menghadiri acara doa bersama bertajuk "Merawat Alam Tano Batak" yang digelar...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.