• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Seniman, Budayawan dan Pegiat Seni “Menggugat” UU DKJ Karena Tidak Mempresentasikan Kultur Jakarta

Kamis, 04/4/24 | 14:46 WIB
in Berita
0
Para narasumber diskusi publik terbuka dengan tema menuju ‘Daerah Khusus Jakarta-DKJ’ diselenggarakan oleh Dewan Budaya Jakarta Raya (DEBU RAYA) berfoto bersama di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu malam, 3 April 2024. (Foto : Lasman Simanjuntak)

JAKARTA, AmanMakmur-— Para seniman, budayawan dan pegiat seni budaya lainnya yang tergabung dalam berbagai komunitas se-Jabodetabek “menggugat” Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang telah disahkan 8 fraksi dari total 9 fraksi yang ada di DPR RI pada Kamis, 28 Maret 2024 lalu.

Hal tersebut terungkap acara Diskusi Publik Terbuka di sela-sela acara Tadarus Budaya dan Buka Bersama (Bukber) dengan tema menuju “Daerah Khusus Jakarta-DKJ” yang diselenggarakan oleh Dewan Budaya Jakarta Raya (DEBU RAYA) bertempat di Rooftop Pasar Gembrong Baru, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024) malam, dengan MC Tia Fairuz dan Koordinator Acara David Karo-Karo.

Sebelumnya, acara Tadarus Budaya tersebut dibuka secara resmi oleh Kasubdin Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Sadaya dan Helmi Haska selaku Ketua Panitia di tengah hujan yang mengguyur sejak siang hari.

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
5
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
2

Ikut dalam acara pembukaan, Rabu (3/4/2024) sorenya, penampilan orkes melayu dan gambang kromong, penampilan tanjidor maupun arak-arakkan ondel-ondel, serta penampilan tarian dari Sanggar Kembang Gantari.

Tetap Mengkritisi

Pada diskusi publik para seniman dan budayawan dan peggiat seni lainnya tetap mengkritisi lahirnya Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Bahkan diperoleh kesepakatan untuk “menggugat” undang-undang yang disahkan melalui rapat paripurna DPR RI itu.

“Salah satu alasannya, banyak pasal dalam UU DKJ yang tidak merepresentasikan kultur Jakarta,” tegas Helmi Haska, Ketua Pelaksana sekaligus moderator diskusi yang menghadirkan 10 narasumber, yakni; Lasman Simanjuntak (wartawan dan penyair), Yose Rizal Manua (seniman, budayawan, dan deklamator), Guntoro Sulung (deklamator, pegiat teater), Maryadi Dienaldo (seniman), Imam Ma’arif (penyair yang juga Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta), Ireng Halimun (perupa-pelukis), Nunung Noor L Neil (penyair dari Jagat Sastra Milenia), Dyah Kencono Puspito (pembaca puisi dari Sastra Reboan), Bina Novida, serta Sihar Ramses Simatupang (penyair dan wartawan),

Pernyataan Helmi Haska langsung mendapat sambutan dan dukungan dari peserta diskusi interaktif tersebut.

Bahkan menurut Ireng Halimun (Ketua Komunitas Sastra Semesta) Undang-Undang DKJ UU lolos tanpa partisipasi publik.

“UU DKJ lolos tanpa kajian ilmiah dan tidak melibatkan komunitas-komunitas seni serta budaya di Jakarta Raya dan sekitarnya yang meliputi wilayah Jakarta Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor. Padahal daerah-daerah tersebut akan disatukan dalam sebuah Kawasan Aglomerasi,” tegas Ireng Halimun yang malam itu bicara cukup keras kritisi UU yang baru lahir seminggu lalu ini.

Sementara Maryadi Dienaldo mempersoalkan ada pengistimewaan pada pemajuan budaya dengan dukungan infrastruktur dan sumber dana besar.

“Namun pada saat bersamaan meminggirkan budaya urban dan subkultur lainnya yang juga telah lama eksis di Jakarta. UU DKJ akan berdampak pada politik anggaran Pemda DKI yang memberi keistimewaan pada satu budaya saja sambil melupakan budaya lainnya yang telah eksis di Jakarta,” tegasnya.

Pernyataan Dienaldo dipertegas juga oleh Jose Rizal Manua, deklamator terbaik di Indonesia saat ini.

Menurut tokoh dari teater yang telah sering mementaskan teater anak-anak di berbagai di kota-kota besar dunia ini akan terjadi saling silang dan akulturasi kebudayaan.

“Teater modern mengadopsi lenong, koreografer tarian Betawi berasal dari Jawa, dan sebagainya,” terang Jose.

Oleh karenanya, Anggota Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) Imam Ma’arif mengajak seniman dan stakeholder kebudayaan turut “mengawal” peraturan daerah (Perda) yang akan menjadi produk turunan dari UU DKJ 2024 ini.

Meski demikian, Jose Rizal Manua-pemilik tokok buku Galeri Deklamasi TIM Jakarta- mengingatkan agar seniman dan penggiat budaya lainnya tidak terlalu risau dengan keberadaan UU DKJ.

“Undang-undang tidak mengikat proses kreatif. Kenyataannya, teater tumbuh dalam situasi apa pun,” pungkasnya.

“UU Daerah Khusus Jakarta ini yang telah disahkan DPR RI Kamis 28 Maret 2024 lalu memang masih perlu terus disosialisasikan kepada masyrakat luas, terutama untuk para peggiat seni dan budaya.Jangan sampai nanti malah digugat sampai ke Mahkamah Konstitusi atau MK.Proses ini masih panjang, apalagi di Kota Jakarta dan sekitarnya bukan hanya seni tradisi Betawi saja, tetapi telah muncul seni tradisi lainnya dari berbagai multi suku dan budaya,” ucap Lasman Simanjuntak.

Narasumber sedang memberikan pemaparan. (Foto ; Lasman Simanjuntak)

Parade Baca Puisi

Pada acara Tadarus Budaya dan Bukber Komunitas bertemakan “Menuju Daerah Khusus Jakarta” juga diadakan Parade Baca Puisi dalam suasana bulan suci Ramadan ini.

Baca puisi pertama oleh Wahyu Toweng (Komunitas Literasi Betawi), Rachmayanti Efendi (Kelompok Teater Cakra), Nurhayati (Rumah Baca Rissa Churria), Riri Satria (Jagat Sastra Milenia-JSM), dan Guntoro Sulung.

Setelah penampilan lagu akustik Mas Jhon (Ruko Seni), penampilan tarian dari Sanggar Kembang Gantari, serta tari kreasi Asalam Waliku (Kelompok Zentaka).

Parade baca puisi dilanjutkan oleh Jose Rizal Manua, Rissa Churria (JSM), Nilla Rosyidah (Teater Cakra Indonesia), Karenina (Penyair Seksih), Sihar Ramses Simatupang (Komunitas Tanpa Nama), Nunung Noor (JSM), Ireng Halimun, Ritmanto Saleh dan Diana Prima Lesmana (koloborasi Sastra Semesta), Koko Kartiko (Ruko Seni), Rokhana (Rumah Baca), teaterikal puisi Jack Al Gozali, Imam Ma’arif (Simpul Seni DKJ), Nuyang Jaimee (Penyair Seksi), dan Dyah Kencono Puspito Dewi (Sastra Rupa). Diselingi penampilan musik Redflag dan Lingkaran Band.

(Lasman Simanjuntak)

Post Views: 358
ShareSendShare
Previous Post

Menilik Kebijakan Perhutanan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Next Post

Komite I DPD RI Beri Catatan Penting Atas Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024

Next Post
Komite I DPD RI Beri Catatan Penting Atas Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024

Komite I DPD RI Beri Catatan Penting Atas Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,173)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,372)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,009)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,652)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,641)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,951)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,058)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,483)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,423)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,497)

Berita Lainnya

Piala Soeratin U-17 Sumbar: Persikopa Juara Grup D, Lanjut ke Babak Berikut

Piala Soeratin U-17 Sumbar: Persikopa Juara Grup D, Lanjut ke Babak Berikut

Sabtu, 23/11/24 | 13:26 WIB
12

Persikopa mendapatkan arahan dari pengurus dan pelatih. (Foto :WY/ Kominfo) PARIAMAN, AmanMakmur ---Persatuan Sepakbola Indonesia Kota Pariaman (Persikopa) menjadi Juara...

Torang Bisa, Tim Sepaktakraw PON Sumbar Optimis Raih Emas

Torang Bisa, Tim Sepaktakraw PON Sumbar Optimis Raih Emas

Minggu, 26/9/21 | 10:55 WIB
28

Tim sepaktakraw PON Sumbar mendarat di Jayapura Papua. (Foto : MO) PAPUA, AmanMakmur.com--- Tim sepaktakraw Sumbar ingin mengakhiri cap sebagai...

Masyarakat Sunua Tengah Lapor ke Leonardy Sawah Mereka Puluhan Hektar Kekeringan

Masyarakat Sunua Tengah Lapor ke Leonardy Sawah Mereka Puluhan Hektar Kekeringan

Kamis, 29/4/21 | 17:29 WIB
88

PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com -----Walinagari Sunua Tengah, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman,  H Afrizal BSc mengungkapkan sawah-sawah di nagarinya kesulitan...

Senator Gus Hilmy Sorot Keterlibatan RI di BoP, Ingatkan Dampak Politik 2029

Senator Gus Hilmy Sorot Keterlibatan RI di BoP, Ingatkan Dampak Politik 2029

Rabu, 11/3/26 | 20:58 WIB
5

Senator Dr H Hilmy Muhammad, MA, atau akrab disapa Gus Hilmy. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur ---Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.