• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Garuda Indonesia Masih PKPU, Nevi Zuairina Minta Merger BUMN Aviasi Dilakukan Secara Matang

Minggu, 10/9/23 | 08:19 WIB
in Berita
0
Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina sedang diwawancara media. (Foto : nzcenter)

JAKARTA, AmanMakmur—Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina minta Kementerian BUMN dapat melakukan kajian secara matang terkait rencana merger maskapai penerbangan, yakni; PT Garuda Indonesia (Persero), Citilink dan Pelita Ai, atau perusahaan pelat merah aviasi.

Bundo Nevi begitu ia akrab disapa, mengingatkan keuangan Garuda Indonesia saat ini masih belum membaik lantaran masih dalam status Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU.

Belum lagi, lanjut Nevi, nasib Citilink dan Pelita Air saat ini juga belum terlalu baik.

LihatJuga

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5
Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Selasa, 21/7/26 | 19:08 WIB
13

“Langkah merger harus benar-benar dikaji secara matang. Jangan sampai bermaksud menyelamatkan Garuda Indonesia tapi malah membuat Citilink dan Pelita Air menjadi sekarat,” tutur Nevi, melalui keterangan persnya, Jumat (8/9/2023).

Nevi juga meyakini bahwa merger dengan Citilink dan Pelita Air belum akan mampu menyelesaikan persoalan yang ada di Garuda Indonesia sampai ke akar-akarnya. Bahkan menurutnya, keadaan ini malah akan menimbulkan masalah baru.

Nevi menegaskan bahwa Garuda Indonesia saat ini tengah berada dalam status PKPU, sementara dimana proses pengadilan melarang kreditor untuk memaksa debitur dalam membayar hutangnya pada jangka waktu tertentu.

“Dalam kondisi PKPU sementara tersebut bisa saja kreditur merasa keberatan jika Garuda Indonesia melakukan penyimpangan terhadap rencana bisnisnya. Sehingga berpotensi PKPU dapat dicabut,” tegas Nevi.

Politisi PKS ini kemudian menambahkan, penyelamatan Garuda Indonesia harus dimulai dengan keseriusan dalam penerapan good corporate governance secara baik dan konsisten.

Hal ini, lanjut Nevi, perlu dilakukan dalam rangka menjamin kelangsungan perusahaan maskapai penerbangan itu secara berkelanjutan.

“Kemudian Garuda Indonesia supaya konsisten melaksanakan implementasi business plan yang telah disepakati. Jangan sampai tidak konsistennya Garuda Indonesia dalam mengimplementasikan business plan membuat para investor tidak berminat melakukan investasi, dan kreditur yang menyetujui PKPU berpikir ulang untuk mengajukan permohonan pencabutan PKPU,” beber Nevi.

Meski demikian, Legislator asal Sumatera Barat ini memahami bahwa saat ini Indonesia masih kekurangan sekitar 200 pesawat. Perhitungan itu, lanjutnya, diperoleh dari perbandingan antara Amerika Serikat dan Indonesia.

“Jika dibandingkan dengan Amerika Serikat, terdapat 7.200 pesawat yang melayani rute domestik. Dimana terdapat 300 juta populasi yang rata-rata GDP (pendapatan per kapita) mencapai US$ 40 ribu. Sementara di Indonesia terdapat 280 juta penduduk yang memiliki GDP US$ 4.700. Itu berarti Indonesia membutuhkan 729 pesawat. Padahal sekarang, Indonesia baru memiliki 550 pesawat,” pungkas Nevi Zuairina.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan rencana penggabungan atau merger antara 3 maskapai penerbangan milik negara bukan untuk menyelamatkan keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA).

Pihak Kementerian BUMN menyatakan bahwa rencana merger ini bertujuan agar ada konsolidasi antara ketiga perusahaan maskapai milik negara tersebut. Sehingga, Kementerian BUMN terfokus hanya pada satu perusahaan saja untuk sektor transportasi udara.

(Rel/nzcenter)

Post Views: 270
ShareSendShare
Previous Post

Cak Imin Diperiksa KPK, Ketua DPD RI: Justru Biar Terang Benderang

Next Post

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Next Post
Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,275)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,469)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,105)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,747)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,725)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,066)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,126)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,576)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,527)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,577)

Berita Lainnya

KI Pusat Gelar NAC Forum IKIP 2022

KI Pusat Gelar NAC Forum IKIP 2022

Kamis, 28/7/22 | 14:49 WIB
15

Pembukaan acara National Assessment Council (NAC) Forum Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP). (Foto : ki) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Komisi Informasi...

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Jumat, 17/7/26 | 12:17 WIB
8

Peserta program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba berfoto bersama. (Foto : BZ) PADANG, AmanMakmur --- Memulai tahun ajaran baru...

TKD Kena Efisiensi, Komite III DPD RI Harapkan Relaksasi Bagi Daerah 3T untuk Dukungan Pendidikan dan Kesehatan

TKD Kena Efisiensi, Komite III DPD RI Harapkan Relaksasi Bagi Daerah 3T untuk Dukungan Pendidikan dan Kesehatan

Jumat, 14/2/25 | 18:00 WIB
6

Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat berdampak...

DPC Partai Ummat Cilodong Kota Depok Dilantik Minggu 10 April 2022

DPC Partai Ummat Cilodong Kota Depok Dilantik Minggu 10 April 2022

Kamis, 07/4/22 | 01:18 WIB
137

Informasi pelantikan DPC Partai Ummat Cilodong Kota Depok. (Foto : Dam) DEPOK, AmanMakmur.com ---Konsolidasi Partai Ummat menjelang Pemilu Serentak 2024...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.