
PADANG PARIAMAN, AmanMakmur — Tidak banyak wakil rakyat Sumbar yang konsisten pada petani dan nelayan di daerah pemilihannya. Satu di antara sedikit Anggota DPRD Sumbar itu adalah HM Nurnas, Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar.
Bahkan di Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura, Pokir dari HM Nurnas berujud alat mesin pertanian (Alsintan) pra-panen dan pasca-panen.
Sekdis Perkebunan Tanaman Pangan Hortikultura Sumbar Ferfinal Asmin mengucapkan terima kasih kepada HM Nurnas saat penyerahan Alsintan senilai total Rp714 juta di Posko HM Nurnas Pilubang, Nagari Ketaping Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (3/8/2023).
“Terima kasih Pak Nurnas. Yang saya tahu Pak Nurnas selalu mencurahkan pemikiran untuk kesejahteraan petani di Sumbar, khususnya Padang Pariaman. Kami apresiasi sekali perjuangan sang pejuang aspirasi yang menelurkan pokok-pokok pikiran untuk memajukan petani Sumbar,” ujar Ferfinal Asmin.
Alsintan senilai Rp714 juta dibagi kepada Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) tersebar di tiga kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman.
“Bahkan untuk Pokir Pak HM Nurnas, kami di dinas memastikan clean and clear dalam prosesnya sampai penyerahan hari ini,” ujar Sekdis Ferfinal Asmin ini.
Ferfinal Asmin menekankan kepada Poktan dan KWT untuk memanfaatkan bantuan Pemprov Sumbar yang berasal dari Pokir HM Nurnas dengan baik.
“Niatkan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, untuk sejahterakan petani, pak ibu tani harus tahu tidak semua kelompok mendapatkan bantuan seperti ini, rawat dan manfaatkanlah,” ujar Ferfinal Asmin.

Dan jangan pula bantuan hari ini, lanjutnya, justru memecah kekompakan di kelompok tani sendiri.
“Jadikan bantuan alsintan ini semakin solidnya kelompok tani, satu tekad petani, mapan kehidupan dengan hasil pertaniannya yang maksimal,” ujar Ferfinal Asmin.
Penyerahan alsintan pra-panen yaitu kultifator lengkap 17 unit, 1 unit Rp 20 juta. Alsintan pasca-panen, mesin perontok padi 11 unit dan mesin pengupil jagung 9 unit, dimana unit Rp20 jt.
“Nilai total diserahkan hari ini Rp714 juta. Semoga ini menjawab aspirasi Poktan dan KWT yang disampaikan pada 2022 lalu,” ujar Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas.
Ketua Poktan Sawah Paluang Ulakan Tapakis Lasminal mengaku mesin perontok ini lebih cepat dari pada malambuik/mairiak padi, dibandingkan dilakukan oleh manusia.
“Terima kasih Pak Haji Nurnas, Insya Allah bermanfaat karena lebih cepat dan hasil maskimal,” ujar Lesminal.
(Rel/Adr)











