• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Masa Panen Raya Tiba, Pemerintah Harus Serap Beras Petani Semaksimal Mungkin

Selasa, 28/3/23 | 18:19 WIB
in Berita
0
Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni sedang meninjau gudang Bulog. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur — Pemerintah telah menetapkan harga pembelian pemerintah (HPP) serta harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras. Harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan sebesar Rp5.000 dan GKP di tingkat penggilingan Rp5.100.

Gabah kering giling (GKG) di penggilingan ditetapkan di harga Rp6.200 dan GKG di gudang Perum Bulog Rp6.300. Kemudian beras di gudang Perum Bulog dengan derajat sosoh 95 persen, kadar air 14 persen, butir patah maksimum 20 persen, butir menir maksimum 2 persen, harganya Rp9.950.

Adapun untuk perhitungan HET, pemerintah menetapkannya berdasarkan sistem zonasi. Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, dan Sulawesi. Zona 2 untuk Sumatra selain Lampung dan Sumatra Selatan, NTT, Kalimantan. Zona 3 untuk Maluku dan Papua.

LihatJuga

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Sabtu, 22/8/26 | 22:22 WIB
4
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22/8/26 | 22:03 WIB
6
Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Sabtu, 22/8/26 | 21:56 WIB
6

Lebih rinci, HET beras medium, zona 1 Rp10.900, untuk zona 2 Rp11.500, untuk zona 3 Rp11.800. Kemudian untuk beras premium, zona 1 Rp12.900, zona 2 Rp14.400, dan zona 3 Rp14.800

“Pemerintah menyebut aturan mengenai HPP dan HET ini diberlakukan guna menjaga stabilitas dan keseimbangan harga gabah/beras, baik di tingkat petani, penggilingan, pedagang, serta masyarakat. Aturan ini terbit saat masa panen raya, yang diperkirakan berlangsung Maret hingga Juni 2023,” ujar Anggota DPD RI Aji Mirni Mawarni, melalui keterangan persnya, Selasa (28/3/2023).

Pada sisi lain, lanjutnya, pemerintah memberi sinyal untuk kembali mengimpor 500.000 ton beras. Perum Bulog sebagai operator atau pelaksana tugas pemerintah pun menyatakan siap mendatangkan 500.000 ton beras, jika memang tugas itu dikehendaki pemerintah.

Alternatif impor dipilih ketika serapan beras Bulog tak memenuhi target. Tercatat hingga Maret 2023, total serapan beras Bulog baru mencapai 50.000 ton. “Guna memenuhi kebutuhan beras di pasaran, pemerintah menyebut komoditas pokok itu kembali harus dipasok dari negara lain,” ungkap Aji Mirni Mawarni.

Semestinya, sebutnya, dalam masa panen raya ini, pemerintah menyerap beras petani semaksimal mungkin. Kalaupun dikejar ‘deadline’ untuk memenuhi target pasokan cadangan beras pemerintah (CBP), yakni pada Maret-April 2023 harus mencapai 1,4 juta ton, berbagai langkah percepatan harus dilakukan, terutama saat masa panen raya tidak bersamaan antar daerah.

“Langkah taktis dan strategis menyerap beras petani di daerah-daerah lumbung pangan nasional perlu dilakukan. Ini bukan semata-mata soal ‘lebih murah mana lokal vs impor?’, namun ini adalah ranah kedaulatan dan upaya menyejahterakan rakyat,” terang Anggota Komite II DPD RI ini.

Pada sisi lain, perlu bauran kebijakan yang sinergis dalam pengaturan harga. Saat ini, para petani sudah maksimal melakukan produksi hingga melimpah ruah. Sektor pertanian juga berhasil menjaga stabilitas negara karena mampu tumbuh di saat sektor lainnya turun.

“Saya sependapat dengan kolega di DPR RI Johan Rosihan yang menyebut saat ini terjadi kondisi yang paradoks. Harga gabah di tingkat petani sangat murah/anjlok. Namun pada saat yang sama, harga beras di pasaran tinggi. Panen raya gabah melimpah, tetapi kebijakannya ingin impor beras,” tukasnya.

Aji Mirni berharap pemerintah sebaiknya fokus memperbaiki tata kelola beras. Artinya, Bulog seharusnya melakukan penyerapan secara maksimal pada saat petani menggelar panen raya di mana-mana. Pada saat yang sama, pemerintah harus mengatur HET agar harga beras di pasar bisa dijangkau oleh masyarakat.

Potret Ketergantungan Kaltim

Menurut Aji Mirni Mawarni, soal pertanian, kita mengakui fakta bahwa Kaltim belum bisa berbicara banyak di tingkat nasional. Di wilayah Kaltim, kebutuhan pangan, terutama beras, masih dipasok dari Pulau Jawa dan Sulawesi.

Sektor pertanian Kaltim, lanjutnya, belum dapat menghasilkan padi atau beras secara maksimal. Rata-rata petani Kaltim hanya dapat panen 1 kali dalam 1 tahun. Kabupaten Kukar dan PPU sebagai penghasil padi dan beras terbanyak di Kaltim pun mengalami penurunan produksi.

“Penurunan produksi tersebut dikarenakan masih belum memadainya fasilitas di sektor pertanian Kaltim. Mayoritas sistem irigasi masih menggunakan sistem tadah hujan. Terjadi pula alih fungsi lahan pertanian menjadi konsensi pertambangan,” ungkapnya.

Di sisi lain, katanya lagi, kebutuhan alsintan para petani belum memadai, tidak adanya regenerasi petani dan penyuluh pertanian. Selain itu hasil produksi padi dan beras hasil petani Kaltim tidak sebagus hasil produksi pertanian di Pulau Jawa dan Sulawesi.

“Berbagai persoalan ini menjadi PR besar bagi Kaltim, guna terus meningkatkan produktivitas sektor pertanian,” pungkasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 337
ShareSendShare
Previous Post

Pemerintah akan Impor 2 Juta Ton Beras, Sultan: Standar BCP Merusak Mekanisme Pasar Beras Nasional

Next Post

Nevi Zuairina Berbagi Paket Sembako dengan Anak Yatim di Pariaman

Next Post
Nevi Zuairina Berbagi Paket Sembako dengan Anak Yatim di Pariaman

Nevi Zuairina Berbagi Paket Sembako dengan Anak Yatim di Pariaman

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,332)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,522)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,162)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,805)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,781)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,136)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,176)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,635)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,589)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,628)

Berita Lainnya

Jaga Ketahanan Pangan, LaNyalla Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

Jaga Ketahanan Pangan, LaNyalla Minta Pemerintah Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

Kamis, 07/1/21 | 09:02 WIB
5

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Sektor pertanian diyakini masih menjadi primadona di masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla...

Penyidik Polres Agam Minta Keterangan Komisioner KI Sumbar

Penyidik Polres Agam Minta Keterangan Komisioner KI Sumbar

Senin, 18/10/21 | 11:15 WIB
0

AGAM, AmanMakmur.com---Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar dimintai keterangan ahli oleh penyidik Polres Agam. Dimana selama lebih kurang tiga jam Komisioner...

Sultan Puji Keberanian Prabowo Serukan Perdamaian Dunia di Forum IISS Shangri-La Dialogue

Sultan Puji Keberanian Prabowo Serukan Perdamaian Dunia di Forum IISS Shangri-La Dialogue

Minggu, 02/6/24 | 20:52 WIB
3

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin. (,Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin memuji...

Memacu Adrenalin dengan Arung Jeram di Sungai Lubuk Sarik Lubuk Kilangan Padang

Memacu Adrenalin dengan Arung Jeram di Sungai Lubuk Sarik Lubuk Kilangan Padang

Selasa, 23/1/24 | 23:54 WIB
108

Wisatawan sedang arung jeram. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur--- Untuk berwisata sekaligus berolahraga yang lain dari yang lain, AMI Rafting...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.