• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kasus Gagal Ginjal Anak Meningkat, Jialyka: BPOM Harus Direformasi dan Diberi Sanksi

Senin, 24/10/22 | 15:33 WIB
in Berita
0
Jialyka Maharani, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Ditemukannya kandungan etilen glikol pada beberapa merk obat atau sirup untuk balita yang beredar di Indonesia, telah membuat publik resah.

Pasalnya, kandungan etilon glikol pada obat tersebut diduga sebagai penyebab utama atas melonjaknya kasus gagal ginjal akut pada anak, dimana sebagian besar penderitanya meninggal dunia.

Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jialyka Maharani mengaku turut resah atas fenomena yang terjadi saat ini.

LihatJuga

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Sabtu, 31/10/26 | 20:02 WIB
2
Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kamis, 29/10/26 | 21:32 WIB
76
SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

Kamis, 29/10/26 | 11:05 WIB
4

Dalam keterangannya, Jialyka mempertanyakan bagaimana mekanisme atau sistem pengawasan obat yang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama ini.

“Bagaimana mungkin kandungan berbahaya pada obat anak dapat beredar secara massif di masyarakat. Bagaimana pengawasan BPOM selama ini?” tanya Jialyka.

Senator kelahiran 20 September 1997 tersebut juga meminta BPOM agar tidak semata-mata mengeluarkan izin pendaftaran, tetapi juga harus mengawasi pasca-produk tersebut terdaftar.

“Selama ini, kalau produk sudah terdaftar di BPOM, maka mindset yang terbangun dalam masyarakat ialah produk tersebut sudah pasti aman. Namun, melalui kejadian ini menyadarkan saya bahwa mekanisme pengawasan obat dan mekanisme kerja BPOM harus segera direformasi,” tegas Jialyka.

Selain itu, Senator termuda tersebut juga menegaskan jika terbukti ditemukan faktor kelalaian dalam pengawasan obat tersebut, maka pihak yang harus bertanggung jawab dan dikenakan sanksi adalah BPOM.

Lebih lanjut, Jialyka juga meminta Kementerian Kesehatan untuk segera melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi fenomena ini.

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang panik berlebihan dalam menghadapi kejadian ini, hingga takut memberikan obat medis kepada anak mereka yang sedang sakit.

(Rel/dpd)

Views: 385
ShareSendShare
Previous Post

Verfak ke Dharmasraya, Tim Monev KI Sumbar Dilepas Sekda Adlisman

Next Post

LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

Next Post
LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,462)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,642)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,283)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,933)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,881)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,270)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,289)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,749)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,720)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,734)

Berita Lainnya

Momen Sumpah Pemuda, Filep Usulkan Pemerintah Beri Ruang Bagi Pemuda Kreatif

Momen Sumpah Pemuda, Filep Usulkan Pemerintah Beri Ruang Bagi Pemuda Kreatif

Selasa, 29/10/24 | 14:17 WIB
10

Filep Wamafma, Anggota DPD RI Provinsi Papua. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Tanggal 28 Oktober adalah hari spesial dimana...

Menteri PU Dody: Modernisasi Daerah Irigasi Mampu Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas

Menteri PU Dody: Modernisasi Daerah Irigasi Mampu Tingkatkan Efisiensi dan Produktivitas

Sabtu, 23/11/24 | 17:46 WIB
14

Menteri PU Dody Hanggodo meninjau modernisasi Daerah Irigasi (DI) Siman di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. (Foto : pu) JAWA TIMUR,...

Komite IV DPD RI Rapat Kerja dengan BPS Bahas KEM-PPKF di RAPBN 2025

Komite IV DPD RI Rapat Kerja dengan BPS Bahas KEM-PPKF di RAPBN 2025

Rabu, 15/5/24 | 12:21 WIB
7

Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) melaksanakan rapat kerja dengan Badan Pusat Statistik (BPS). (Foto : dpd)...

Filep Wamafma Minta Presiden Tepati Janji Bangun Jalan di Pegunungan Arfak

Filep Wamafma Minta Presiden Tepati Janji Bangun Jalan di Pegunungan Arfak

Selasa, 14/12/21 | 14:15 WIB
23

Anggota DPD RI Filep Wamafma bersama tokoh pemuda Papua Barat. (Foto : dpd) PAPUA BARAT, AmanMakmur.com --- Bupati Pegaf, Yosas...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.