• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Akibat Dua Irigasi di Lurah Ampalu Rusak, 325 Hektar Sawah Tak Tergarap

Kamis, 22/4/21 | 11:19 WIB
in Berita
0

PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com—Petani di Nagari Lurah Ampalu, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman merasakan sekali getirnya kehidupan setelah dua irigasi di daerah mereka rusak. Terlebih setelah pertengahan 2019.

“Nagari kami 90 persen penduduknya bertani. Akan terasa sekali jika irigasi ini yang rusak. Kini 300 hektar lebih sawah tak tergarap,” ungkap Walinagari Lurah Ampalu, Ais Surya.

Kepada Anggota DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH, walinagari mengungkapkan sawah yang tak digarap itu hanya sebagiannya yang dikonversi menjadi ladang jagung. Tentu banyak warganya yang kehilangan mata pencaharian.

LihatJuga

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Sabtu, 22/8/26 | 22:22 WIB
4
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22/8/26 | 22:03 WIB
6
Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Sabtu, 22/8/26 | 21:56 WIB
6

Ais Surya menjelaskan, pertama irigasi Korong Sikilir yang bendungannya rusak. Irigasi itu mengairi 25 hektar sawah.

Lalu pada pertengahan tahun 2019, giliran irigasi Sawah Aru yang rusak. Irigasi ini mengairi sawah seluas 300 hektar. Bahkan sawah di Kota Pariaman pun terdampak.

Irigasi Sawah Aru itu, katanya yang rusak adalah saluran sepanjang 60 meter. Jembatan airnya juga rusak.

“Saluran irigasi ini memiliki jembatan air karena melintasi sungai. Hingga kini belum diperbaiki. Akibatnya dirasakan masyarakat kami,” ujar Ais Surya.

Menurut Ais Surya, berdasar informasi yang didapatnya, irigasi Sawah Aru merupakan kewenangan Dinas PSDA Sumbar. Dia telah membuat proposal ke Dinas PSDA Sumbar, namun hingga kini belum ada realisasi. Alasannya, terkendala Covid-19, banyak anggaran yang di-refocussing.

“Besar harapan kami, kedatangan bapak ke nagari kami membawa berkah. Ada jalan yang tampak oleh bapak agar irigasi yang rusak itu segera dapat diperbaiki. ini harapan umum dari masyarakat kami,” ujarnya.

Juga dikatakannya, bencana banjir juga menghantui nagarinya. Terutama Korong Guguak, sepanjang 7 kilometer perlu dinormalisasi agar banjir tidak terjadi lagi.

Menanggapi hal ini, Senator Leonardy menegaskan untuk soal irigasi dan bendungan memang sebaiknya ke PSDA Sumbar jika sawah yang dialirinya sangat luas.

Leonardy akan coba memfasilitasi ke PSDA. Diajak orang PSDA ke VII Koto Sungai Sariak untuk melihat bendungan Sawah Aru dan Batang Paraman. Sekalian meliihat Batang Mangoi.

Dengan melihat kondisi lapangan, orang PSDA bisa membuat perencanaan beserta anggarannya (detailed engineering design/DED). Jika sudah DED ini, akan lebih mudah merealisasikan usulan normalisasi di Batang Paraman Gadang dan Batang Mangoi.

“Jika belum ada DED, berapapun banyak usulan, akan sulit direalisasikan,” tegasnya.

Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di Nagari Lurah Ampalu, Leonardy menyarankan agar nagari mulai memikirkan pembibitan tanaman yang bernilai ekonomis tinggi. Dengan luas nagari 19 kilometer persegi lebih, banyak tanah yang bisa dimanfaatkan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Leonardy menyarankan untuk menghitung luas lahan dan kebutuhan bibit. Pembibitan saja sudah membuka lapangan kerja. Apalagi setelah bibit siap ditanam.

“Ketika panen, nagari lewat BUMNag membeli hasil tanaman masyarakat, untuk menjaga harga tidak anjlok seperti jika dibiarkan pedagang yang mengambilnya. Artinya nagari sudah membantu perekonomian warganya,” ujar Senator asal Sumbar itu.

Anggota DPD RI Leonardy Harmainy berfoto bersama dengan Walinagari Lurah Ampalu, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. (Foto : Zul)

Perlu Dimekarkan

Waliangari Ais Surya memaparkan, nagarinya merupakan yang paling banyak korongnya. Ada 15 korong di Lurah Ampalu.

Luas nagari ada seperempat luas Kota Pariaman. “Nagari kami luasnya 19 kilometer persegi, sementara Kota Pariaman luasnya 79 kilometer persegi. Perlu dimekarkan,” ungkapnya.

Pemekaran menjadi harapan selanjutnya dari masyarakat Lurah Ampalu. Sebab masyarakat Korong Guguk harus menempuh jarak 7 kilometer untuk berurusan ke kantor walinagari.

“Persyaratan sudah kami lengkapi dan telah diserahkan ke DPMD Padang Pariaman. Namun belum ada kepastian apakah Lurah Ampalu bisa dimekarkan atau tidak,” urainya.

Menurut Leonardy, Lurah Ampalu memang sudah seharusnya dimekarkan. Tujuannya mempercepat pembangunan dan mendekatkan layanan.

Jika perlu dimekarkan lebih dari dua. Namun terhalang oleh jumlah KK. “Kita akan dorong agar pemekaran bisa terlaksana. Kita berdoa pemekaran segera terealisasi,” harap Ketua Badan Kehormatan DPD RI itu.

(Rel/Zul)

Post Views: 345
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD Minta Polisi Tangkap Pihak yang Ancam Pelapor Pemotongan Bansos

Next Post

Sengketa Informasi Syarif Isran dan Setdakab Agam Berujung Mediasi

Next Post
Sengketa Informasi Syarif Isran dan Setdakab Agam Berujung Mediasi

Sengketa Informasi Syarif Isran dan Setdakab Agam Berujung Mediasi

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,332)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,522)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,162)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,805)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,781)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,136)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,176)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,635)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,589)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,628)

Berita Lainnya

Sidang di KI Sumbar, LAI dan Dinas Kebudayaan Sumbar Sepakat Damai

Sidang di KI Sumbar, LAI dan Dinas Kebudayaan Sumbar Sepakat Damai

Rabu, 13/4/22 | 08:49 WIB
25

LAI dan Dinas Kebudayaan Pemprov Sumbar sepakat berdamai dalam sengketa informasi yang di sidangkan KI Sumbar. (Foto : ki) PADANG,...

Hadir di Sidang MK, LaNyalla: Pasal 222 UU Pemilu Langgar Konstitusi dan Berpeluang Lumpuhkan Negara

Hadir di Sidang MK, LaNyalla: Pasal 222 UU Pemilu Langgar Konstitusi dan Berpeluang Lumpuhkan Negara

Selasa, 26/4/22 | 10:42 WIB
80

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Tingkatkan Kapasitas, LPM Nagari se-Dharmasraya Ikuti Pelatihan 

Tingkatkan Kapasitas, LPM Nagari se-Dharmasraya Ikuti Pelatihan 

Rabu, 17/3/21 | 14:05 WIB
64

PADANG, AmanMakmur.com ---Kekinian, peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) makin dibutuhkan di desa dan nagari. Tidak saja unsur penting dalam merencanakan...

Kasus Antigen Bekas, Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat!

Kasus Antigen Bekas, Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika Dipecat!

Minggu, 16/5/21 | 03:58 WIB
99

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Kementerian BUMN memecat seluruh direksi Kimia Farma Diagnostika (KFD). Dimana langkah ini diambil sebagai tindak lanjut atas kasus...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.