• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Kritisi Penyebutan OAP Target Pembinaan Cartenz

Kamis, 13/1/22 | 08:32 WIB
in Berita
0
Senator Dr Filep Wamafma, SH MHum, asal Papua Barat. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Senator Papua Barat Dr Filep Wamafma, SH MHum, mengkritisi pernyataan Polri yang menyebutkan Orang Asli Papua (OAP) sebagai target pembinaan dalam Operasi Damai Cartenz 2022. Ia menilai penyebutan OAP dalam operasi ini terkesan menggeneralisasi, merendahkan bahkan bersifat rasis bahwa seolah-olah seluruh OAP adalah orang-orang yang menciptakan gangguan keamanan di Papua.

“Pernyataan terkait dengan hal tersebut di atas menurut saya sangat bersifat merendahkan orang asli Papua atau dalam bahasa hukumnya dapat dikategorikan bernuansa rasis atau kriminalisasi seluruh orang asli Papua. Bahwa seolah-olah seluruh orang asli Papua adalah orang-orang yang menciptakan gangguan keamanan, gangguan kamtibmas sehingga Kepolisian melakukan upaya-upaya untuk menyasar orang asli Papua,” ujar Filep, melalui keterangan persnya,Kamis (13/1).

Senator Papua Barat yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini meminta kepada Kapolri untuk mengklarifikasi pernyataan tersebut. Menurutnya, pernyataan ini sangat menyudutkan dan menjustifikasi seluruh orang asli Papua sebagai pelaku kriminal atau pelaku tindak pidana kejahatan di tanah Papua.

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
11
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
4

“Hal ini sangat mencoreng harkat dan martabat kami manusia khususnya orang asli Papua. Oleh sebab itu saya minta agar definisi orang asli Papua yang dijadikan sebagai objek dalam program ini harus dihapuskan. Bahwa kalau disebut sebagai orang asli Papua berarti mungkin realisasinya semua orang asli Papua dalam peristiwa ini, tapi ini harusnya menyasar kepada oknum, orang-orang yang memiliki paham yang berbeda itu,” ungkap Filep.

Lebih lanjut, Filep Wamafma memandang apabila ada unsur generalisasi seluruh OAP dalam program, maka akan berdampak sangat buruk bagi OAP untuk mengembangkan karir dalam berbagai bidang. Menurutnya, hal ini sangat merendahkan dan perlu diklarifikasi serta diluruskan oleh Kapolri agar tidak terkesan menyudutkan orang asli Papua.

Sebagaimana diketahui, Kepolisian Negara RI (Polri) akan memberlakukan Operasi Damai Cartenz saat berakhirnya Operasi Nemangkawi pada 25 Januari 2022 mendatang. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, operasi Damai Cartenz ini menyasar Orang Asli Papua (OAP) sebagai target utama pembinaan.

“(OAP) sebagai target operasi, maksudnya target pembinaan,” ujar Brigjen Ahmad Ramadhan dikutip dari Kompas, Rabu (12/1/).

Ia menambahkan, Operasi Damai Cartenz di antaranya berupa kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua terutama OAP. Menurutnya, operasi ini memiliki fokus pembinaan yang disebut sebagai pendekatan pembinaan masyarakat (binmas) noken.

“Jadi ada upaya-upaya Polri bersama masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tujuannya menyejahterakan masyarakat. Namanya itu binmas noken atau pendekatan kepada masyarakat,” ujar dia.

Selain itu, dalam Operasi Damai Cartenz juga akan dilaksanakan upaya penegakan hukum saat dibutuhkan. Akan tetapi menurutnya, upaya-upaya preventif akan lebih diutamakan daripada upaya penegakan hukum. Artinya, penegakan hukum ditempatkan sebagai fungsi pendukung.

Operasi Damai Cartenz ini mengedepankan tiga fungsi. Fungsi yang dimaksud merupakan fungsi intelijen, fungsi bimas, dan fungsi humas. Ramadhan menegaskan penindakan hukum masih dilakukan dalam Operasi Damai Cartenz oleh satgas gakkum. Hanya, penindakan hukum tidak dikedepankan.

“Cara bertindak yang dikedepankan dalam Operasi Damai Cartenz ini persuasif dan preventif. Dengan kedepankan fungsi intelijen, fungsi binmas, dan fungsi humas dengan didukung fungsi lain. Fungsi preventif sabhara dan gakkum,” sambungnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 286
ShareSendShare
Previous Post

IPHUIN Curhat Pembimbing Manasik Haji Tersertifikasi ke Ketua DPD RI 

Next Post

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Jelas

Next Post
Wakil Ketua DPD RI Mahyudin: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Jelas

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Tidak Jelas

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,181)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,380)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,018)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,661)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,645)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,961)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,064)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,492)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,432)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,505)

Berita Lainnya

Mahasiswa Unand Gelar Aksi Damai Bela Palestina

Mahasiswa Unand Gelar Aksi Damai Bela Palestina

Selasa, 24/10/23 | 20:42 WIB
29

Mahasiswa Unand gelar Aksi Damai Bela Palestina. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur --- Mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang berasal dari...

Pantau Nataru 2024/2025 di Sulut, Senator Stefa Dapat Masukan dari Kadis dan Sopir

Pantau Nataru 2024/2025 di Sulut, Senator Stefa Dapat Masukan dari Kadis dan Sopir

Rabu, 18/12/24 | 07:14 WIB
19

Anggota DPD RI Ir Stefanus B.A.N Liow, MAP melakukan kunjungan kerja dan pertemuan dengan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulut. (Foto...

Hermawi Taslim: Nasdem Urung Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Hermawi Taslim: Nasdem Urung Masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Senin, 14/10/24 | 22:22 WIB
20

Hermawi Taslim, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nasdem. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nasdem Hermawi Taslim mengklaim partainya memutuskan...

Senator Filep Minta Kejagung Usut Tuntas Mafia Lain Terkait Kasus Minyak Goreng

Senator Filep Minta Kejagung Usut Tuntas Mafia Lain Terkait Kasus Minyak Goreng

Rabu, 20/4/22 | 10:05 WIB
12

Wakil Ketua I Komite I DPD RI, Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Gonjang-ganjing kelangkaan minyak goreng akhirnya mulai...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.