
JAWA TIMUR, AmanMakmur –— Muhammadiyah kini semakin memperbanyak jangkauan dakwahnya di sektor bisnis dan usahanya. Terkini, Muhammadiyah menggandeng PT Petrokimia Gresik untuk membuka usaha produksi pupuk petrogranik.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti dalam sambutannya menyatakan komitmen Muhammadiyah untuk memperluas kebermanfaatan dakwah Muhammadiyah melalui sektor-sektor strategis.
“Dakwah itu maknanya sangat luas. Kalau rakyat sejahtera, itu sejatinya juga bagian dari dakwah,” ujar Sayuti sebagaimana ia nyatakan pada acara tasyakuran penerbitan SPJB Petroganik PT Mentari Niaga Utama (MNU) di Arjuna Lounge PT MNU, Sentolo, Kulonprogo, Rabu (21/10/2026), seperti dilansir muhammadiyah.or.id.
Ketua Dewan Pengawas Dapen Syariah itu selanjutnya menyebut ketahanan pangan yang menjadi pilar penting bagi masyarakat dunia, tak terkecuali Indonesia. Oleh karena itu, pengembangan sektor usaha di bidang pupuk petroganik ini sekaligus menjawab tantangan kemandirian sektor pertanian dan peternakan dalam negeri.
“Oleh karena itu Muhammadiyah perlu masuk tidak hanya mengurusi pendidikan, masjid, kotoran hewan juga harus kita urus,” katanya.
Selanjutnya ia menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan dalam negeri harus kompetitif. Ia menyatakan, jika sektor pertanian dan perikanan tidak kompetitif, hal itu merupakan salah satu faktor kegagalan umat muslim untuk menjadi umat yang terbaik.
Dalam hal ini ia menilai, umat muslim harus terus menjadi umat yang terbaik dan mampu mandiri, dapat memenuhi kebutuhannya sendiri lalu selanjutnya menebar kebermanfaatan bagi umat kemanusiaan secara universal.
“Tentu Ini menjadi lahan dakwah yang sangat menantang. Bagaimana mengurus kotoran hewan sehingga menjadi pupuk untuk kemandirian pangan kita,” ujar Sayuti.
Melalui acara ini, Sayuti sekaligus memohon dukungan dari berbagai pihak agar amanah dalam memproduksi 2000 ton pupuk petroganik dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
“Di Muhammadiyah itu prinsipnya ihsan. Dalam hal ini, implementasinya pupuk itu harus bagus. Menyiapkan pupuk itu sama artinya dengan memberi makan perut banyak orang. Yang inshaAllah menjadi amal sholeh kita semua,” pungkasnya.
(R/pp-muhammadiyah)











