• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar: Bergerak di Jalan Sunyi

Sabtu, 30/11/24 | 09:28 WIB
in Berita
0
Leaflet acara 75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar. (Foto : Dok)

PADANG, AmanMakmur —-Kalau tidak ada aral melintamg, rencananya Hamas (Himpunan Media Sumbar) akan kembali menggelar acara berkesenian dan berkebudayaan dengan mengangkatkan acara “75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar”, Sabtu 4 Januari 2025, di Auditorium Istana Gubernuran Jl Sudirman Padang.

Sebagaimana diketahui Prof Harris Effendi Thahar merupakan seorang Sastrawan, Wartawan dan Akademisi asal Ranah Minang, yang karya-karya sastranya fenomenal dan banyak terbit di media nasional.

Menurut Isa Kurniawan dari Hamas, selaku pelaksana acara, kegiatan ini akan berisikan; Orasi Budaya oleh Prof Harris Effendi Thahar, kemudian akan ada Testimony Speech, dari orang-orang yang mengenal dekat Prof Harris selama ini, baik sesama sastrawan/wartawan maupun di kalangan kampus.

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
11
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
3

Sebagai penghargaan atas dedikasi Prof Harris di dunia sastra, wartawan dan akademisi, Hamas akan memberikan Life Achievement Award.

“Sebelum acara tanggal 4 Januari itu, akan digelar diskusi berupa Bedah Cerpen Prof Harris, di antaranya yang berjudul Si Padang dan Arwana, yang sempat menjadi trending, karena menyangkut adat dan budaya di Minang,” ujar Isa, Sabtu (30/11/2024).

“Pemilihan tanggal 4 Januari, karena bertepatan dengan 4 Januari 2025 Prof Harris genap berumur 75 tahun. Beliau kelahiran 1950,” tambah owner forumsumbar.com ini.

Seterusnya, lanjut Isa lagi, akan ada Parade Baca Puisi oleh para penyair, ASN/profesional, dosen, guru, mahasiswa dan siswa.

Ditambahkan Isa bahwa acara berkesenian dan berkebudayaan ini merupakan yang kelima kalinya diadakan oleh Hamas. Sebelumnya sudah pula menggelar; “Peringatan 88 Tahun Rusli Marzuki Saria”, “Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar”, “Mengenang Sang Legenda Chairul Harun,” dan “Parade Baca Puisi Karya Upita Agustine” yang baru lalu.

“Semua ini merupakan sebagai penghargaan terhadap para sastrawan, wartawan dan akademisi, yang telah mengharumkan nama Sumbar, atau katakanlah Ranah Minang, dengan karya-karya mereka yang fenomenal dan melegenda,” tutur Isa.

“Kalau tidak kita-kita yang menghargai siapa lagi?” tegasnya.

Juga, kata Isa, sekaligus untuk memantik semangat kaum muda Minang agar bisa pula berkesenian dan berkebudayaan dengan menghasilkan karya-karya, yang kalau bisa lebih hebat dari para pendahulu.

“Karena berkesenian dan berkebudayaan itu bergerak di jalan sunyi, semoga acara ini mendapatkan dukungan dari semua pihak,” harap Isa.

Punggawa Hamas bersama Prof Harris Effendi Thahar. (Foto : Dok)

Sekilas Prof Harris Effendi Thahar

Prof Dr Harris Effendi Thahar, MPd (lahir 4 Januari 1950) merupakan seorang Sastrawan, Wartawan dan Akademisi, yang juga guru besar Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP), yang banyak menulis cerita pendek (cerpen) dan sajak. Namanya tercatat sebagai salah satu penyair angkatan 1970-an di Sumatera Barat.

Harris, anak ketujuh dari sebelas bersaudara, lahir dari pasangan Thahar Umar dan Nurijah Rasyad asal Minangkabau. Kedua orang tuanya gemar membaca, yang kemudian memberikan pengaruh terhadap pembentukan dirinya.

Setelah lulus STM jurusan Bangunan Air di Padang, Harris melanjutkan pendidikannya di IKIP Padang dengan mengambil jurusan Pendidikan Teknik Arsitektur. Tahun 1986, ia memperoleh gelar sarjana muda.

Harris meneruskan pendidikannya di universitas yang sama hingga memperoleh gelar sarjana (1994) dan master (2000). Tahun 2006, ia meraih titel doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dan empat tahun kemudian ia dikukuhkan sebagai guru besar UNP, dalam bidang Pendidikan Sastra Indonesia.

Kemudian, Harris memulai kariernya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan IKIP Padang. Bersamaan dengan itu ia bekerja sambilan sebagai wartawan di SKM Canang terbitan Padang.

Di IKIP Padang, ia menjadi dosen di Fakultas Bahasa, Sastra, dan Seni. Tahun 1995, ia sempat mengajar Sastra Indonesia di Universitas Tasmania, Hobart, Australia.

Selain mengajar dan menjadi wartawan, ia juga aktif menulis. Menulis dijadikannya sebagai sarana untuk mengungkapkan kegelisahan-kegelisahannya.

Sebagai seorang penulis, Harris ikut terlibat dalam kelompok diskusi “Kerikil Tajam” bersama para penulis lainnya seperti Hamid Jabbar dan Darman Moenir.

Cerpen-cerpennya banyak menyoroti budaya dan masyarakat Minang, antara lain “Si Padang” yang menggambarkan perilaku para tokoh panutan di rantau yang justru tidak pantas untuk diteladani.

Cerpen ini dimuat di harian Kompas pada tanggal 14 September 1986, dan sempat menghebohkan orang Minang perantauan. Cerpen lainnya “Arwana” juga menyodorkan sisi lain orang Minang yang berlatar militer.

Cerpen-cerpennya juga sering muncul di majalah Horison, antara lain “Lurus” di edisi Mei 1981, “Pemilihan Umum” di edisi Juni 1981, “Berburu di Belantara Jakarta” di edisi Mei 1983, dan “Diam” di edisi Desember 1988.

Selain cerpen, puisinya juga pernah muncul di majalah tersebut, di antaranya “Mengapa Aku Diam” dan “Bukit Cina”. Keduanya di edisi Januari 1975.

Karya-karyanya kemudian diterbitkan dalam bentuk buku kumpulan sajak “Lagu Sederhana Merdeka” (1979) dan dua buku kumpulan cerpen “Si Padang” (2003) serta “Anjing Bagus” (2005). Selain itu ia juga menulis buku yang berjudul “Kiat Menulis Cerpen” (1999).

Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Sumatera Barat (DKSB) periode 2007-2010.

Pada 2020 terbit dua buku terbarunya, “Kopi Rasa Bahagia” (kumpulan kolom, diterbitkan Kabarita), dan “Rumah Ibu” (kumpulan cerpen, diterbitkan Penerbit Buku Kompas).

Adapun karya-karya Harris Effendi Thahar di antaranya sebagai berikut;
Si Padang (cerpen, 1986);
Arwana (cerpen, 2006);
Lagu Sederhana Merdeka (kumpulan sajak, 1979);
Kado Istimewa: Cerpen Pilihan KOMPAS (1992);
Pelajaran Mengarang: Cerpen Pilihan KOMPAS (1993);
Lampor: Cerpen Pilihan KOMPAS (1994);
Laki-Laki yang Kawin dengan Peri: Cerpen Pilihan KOMPAS (1995);
Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan: Cerpen Pilihan KOMPAS (1997)
Kiat Menulis Cerpen (1999);
Dua Tengkorak Kepala: Cerpen Pilihan KOMPAS (2000);
Beautiful Eyes: Cerpen Pilihan KOMPAS (2001);
Si Padang (kumpulan cerpen, 2003);
Anjing Bagus (kumpulan cerpen, 2005);
Riwayat Negeri yang Haru: Cerpen KOMPAS Terpilih 1981-1990 (2006);
Kopi Rasa Bahagia (kumpulan kolom, 2020);
Rumah Ibu (kumpulan cerpen, 2020).

(Ika)

Post Views: 628
ShareSendShare
Previous Post

Satgas Garuda BGC 39 F Monusco Perkenalkan Camilan Khas Indonesia di Kongo

Next Post

Inyiak Rajo: Saatnya Bangun Padang Pariaman Lebih Baik

Next Post
Inyiak Rajo: Saatnya Bangun Padang Pariaman Lebih Baik

Inyiak Rajo: Saatnya Bangun Padang Pariaman Lebih Baik

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,178)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,378)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,018)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,660)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,644)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,958)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,062)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,489)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,429)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,504)

Berita Lainnya

Ketua DPD Minta Pemerintah Segera Atasi Limbah yang Cemari Pulau Untung Jawa

Ketua DPD Minta Pemerintah Segera Atasi Limbah yang Cemari Pulau Untung Jawa

Rabu, 28/4/21 | 04:38 WIB
9

JAKARTA, AmanMakmur.com --- Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) mencemari Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta, sejak beberapa waktu terakhir....

Kunjungi Radar Banjarmasin, LaNyalla Sampaikan Peran DPD RI dalam Membangun Daerah

Kunjungi Radar Banjarmasin, LaNyalla Sampaikan Peran DPD RI dalam Membangun Daerah

Minggu, 23/5/21 | 08:34 WIB
12

KALIMANTAN SELATAN, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengisi kunjungan kerjanya ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan mengunjungi kantor...

LaNyalla: Konstitusi Perlu Penyempurnaan Agar Kembali pada Demokrasi Pancasila

LaNyalla: Konstitusi Perlu Penyempurnaan Agar Kembali pada Demokrasi Pancasila

Jumat, 10/12/21 | 04:32 WIB
11

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti. (Foto : dpd) RIAU, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattaliti berharap...

Setelah Puluhan Tahun, Alumni BM PAN Sumbar Gelar Silaturahmi dan Reuni

Setelah Puluhan Tahun, Alumni BM PAN Sumbar Gelar Silaturahmi dan Reuni

Minggu, 03/7/22 | 12:51 WIB
23

Alumni BM PAN di Sumbar berfoto bersama selepas silaturahmi dan reuni. (Foto : ika) PADANG, AmanMakmur.com---Menapaktilasi kebersamaan puluhan tahun yang...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.