• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Wujudkan Akuntabilitas, Penting Bagi Pemda Jalankan Rekomendasi BPK RI

Rabu, 22/5/24 | 05:27 WIB
in Berita
0
Komite IV raker dengan BPK Perwakilan Jawa Tengah. (Foto : dpd)

JAWA TENGAH, AmanMakmur — Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah, dalam rangka tindak lanjut atas Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHPS) BPK RI Semester II tahun 2023, Senin (20/5/2024).

“Kami sangat bersyukur Anggota Komite IV dapat berkunjung ke Jawa Tengah hari ini mengingat bahwa Jawa Tengah sebagai Provinsi yang cukup besar, tentunya memiliki permasalahan yang cukup kompleks juga terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan BPK RI, dan selaku Anggota DPD dari dapil Jawa Tengah berharap pertemuan hari ini dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi seluruh stakeholder, khususnya di Jawa Tengah” kata Casytha Kathmandu dalam sambutannya selaku koordinator tim Kunjungan kerja.

Ketua Komite IV DPD RI KH Amang Syafrudin menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi BPK Jawa Tengah yang telah berkenan menerima Komite IV untuk bersama-sama berdiskusi dengan BPK terkait permasalahan-permasalahan yang menjadi Temuan BPK.

LihatJuga

Walikota Pariaman Buka Gala Premier Film Dokumenter “Rabab Galuk”

Walikota Pariaman Buka Gala Premier Film Dokumenter “Rabab Galuk”

Senin, 14/9/26 | 18:17 WIB
3
Terima Rektor KMO University, Ketua DPD RI Sultan: Indonesia Butuh Banyak SDM Kemaritiman

Terima Rektor KMO University, Ketua DPD RI Sultan: Indonesia Butuh Banyak SDM Kemaritiman

Senin, 14/9/26 | 17:16 WIB
3
Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Ikut Main Basket di Turnamen Basket Piala Panglima TNI

Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Ikut Main Basket di Turnamen Basket Piala Panglima TNI

Senin, 14/9/26 | 17:01 WIB
7

“Kami mencermati bahwa dari hasil Pemeriksaan BPK RI yang disampaikan pada IHPS II 2023, khususnya terkait hasil pemeriksaan terhadap pemerintah daerah, ternyata terdapat peningkatan jumlah dan nilai temuan dalam IHPS II tahun 2023, yakni 1.818 temuan senilai Rp750,21 M
miliar pada IHPS II tahun 2022 menjadi 3.266 temuan senilai Rp1,27 triliun pada IHPS II tahun 2023” kata Amang Syafrudin dalam sambutannya.

“Permasalahan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan juga menjadi perhatian kami di Komite IV” tambah Senator Dapil Jawa Barat ini.

Diketahui bahwa dari IHPS II 2023, terungkap adanya peningkatan jumlah permasalahan ketidakpatuhan pada hasil pemeriksaan pemda dan BUMD yakni sebanyak 1.252 permasalahan senilai Rp710,78 miliar pada IHPS II tahun 2022 menjadi 2.292 permasalahan senilai Rp1,17 triliun.

Menanggapi apa yang disampaikan Komite IV, dalam paparannya Kepala BPK Perwakilan Jateng Hari Wiwoho, menyebutkan bahwa penyebab utama terjadinya peningkatan temuan dan permasalahan di Jawa Tengah tersebut dapat dilihat dari beberapa sisi di antaranya adanya peningkatan anggaran Rencana Kegiatan Pemeriksaan (RKP) BPK Perwakilan Jawa Tengah.

Kemudian, lanjutnya, adanya peningkatan profesionalisme pemeriksa BPK Perwakilan Jawa Tengah dalam kegiatan pemeriksaan, yaitu meningkatnya kompetensi pemeriksa sehingga pemeriksaan dilakukan secara lebih mendalam, dan adanya penambahan SDM pemeriksa. “Itu kalau dilihat dari sisi BPK sebagai Pemeriksa” ungkap Hari Wiwoho.

Namun jika dilihat dari sisi Pemerintah Daerah selaku yang diperiksa, peningkatan temuan dan permasalahan disebabkan karena secara umum, anggaran pemerintah daerah mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sehingga cakupan pemeriksaan menjadi bertambah.

“Terkait dengan peningkatan jumlah permasalahan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan pada Pemda dan BUMD di Jawa Tengah, secara umum hal tersebut terjadi karena beberapa hal di antaranya tidak adanya sanksi yang tegas pada para pihak yang melakukan pelanggaran oleh Pemerintah Daerah,” katanya.

Terus, belum adanya sistem yang mengaitkan antara ketidakpatuhan dengan penilaian kinerja pegawai, regulasi dan sistem yang sering berubah tanpa diimbangi kemauan untuk meng-update pengetahuan serta kurangnya sosialisasi dan pelatihan yang mengakibatkan adanya kekurangpahaman terhadap suatu aturan.

“Terkait dengan dana desa, diharapkan dalam melaksanakan pemeriksaan, BPK dapat mempertimbangkan kondisi desa yang berbeda-beda, misalnya dari sisi kualitas SDM, jumlah SDM dan lain-lain,l,” kata Casytha dalam sesi diskusi.

Menanggapi paparan tentang TLRHP, Afnan Hadikusumo dari Dapil Yogyakarta menyoroti terkait rekomendasi yang tidak dapat ditindaklanjuti. “Apa ada kriteria tertentu sehingga dinyatakan tidak dapat ditindaklanjuti?” tanya Afnan.

Tanggapan atas paparan BPK juga datang dari Senator Provinsi Riau Edwin Pratama Putra. “Saya mengapresiasi apa yang disampaikan BPK Jateng, secara data, apa yang dipaparkan baik, namun saya berpesan jangan sampai pemeriksaan yang dilakukan oleh BPK tidak mengejar yang substantif karena saya melihat BPK seolah-olah tidak berperan dalam pelaksanaan pemilu kemarin, jangan sampai apa yang dilakukan BPK hanya prosedural saja” pesan Edwin untuk BPK.

“Bagaimana pandangan BPK, apakah UU BPK yang ada saat ini yaitu UU No 15 tahun 2006 ini masih cukup efektif untuk menangani permasalahan yang dihadapi BPK dalam melaksanakan pemeriksaan BPK, lalu terkait dengan tindak lanjut rekomendasi, seberapa besar kekuatan BPK untuk dapat mendorong agar rekomendasinya ditindaklanjuti oleh entitas, apakah UU BPK ini masih kuat sebagai payung hukum dan pedoman dalam melakukan pemeriksaan sehingga tidak terjadi temuan berulang?” tanya Ketua Komite IV beruntun.

Menyambung KH Amang Syafrudin, Senator Maluku Novita Anakotta menyoroti banyaknya temuan di daerah mengenai aset. “info yang kami dapat di daerah, temuan aset ini terjadi berulang karena juknis BPK atas pemeriksaan terhadap aset yang cukup menyulitkan daerah,” katanya.

Sementara itu, BPK Jawa Tengah berpandangan bahwa sinergi antara BPK RI dan DPD RI sangat penting dalam mengoptimalkan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan negara dan daerah.

“Harapan kami DPD dapat menggunakan hasil pemeriksaan BPK untuk melakukan evaluasi dan memberikan masukan terkait pengelolaan keuangan daerah, dan terkait dengan pengawasan dana desa,” ujar Kepala BPK Jawa Tengah.

“Kami juga berharap DPD dapat melakukan pengawasan dengan mengadakan kunjungan kerja ke desa-desa, mendiskusikan hasil temuan BPK dengan pemerintah desa, serta memastikan bahwa dana desa digunakan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Dan yang tak kalah penting adalah dalam hal peningkatan transparansi dan akuntabilitas, BPK harapkan DPD dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan dengan menyelenggarakan forum-forum diskusi publik dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam pengawasan.

(Rel/dpd)

Post Views: 257
ShareSendShare
Previous Post

Tim Dosen Upertis Beri Pelatihan Membuat VCO pada Masyarakat Nagari Padang Laweh Malalo

Next Post

Komite IV DPD RI Harap Jawa Tengah Tekan Laju Inflasi Melalui Pemberdayaan UMKM

Next Post
Komite IV DPD RI Harap Jawa Tengah Tekan Laju Inflasi Melalui Pemberdayaan UMKM

Komite IV DPD RI Harap Jawa Tengah Tekan Laju Inflasi Melalui Pemberdayaan UMKM

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,362)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,561)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,193)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,845)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,814)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,174)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,213)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,670)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,636)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,658)

Berita Lainnya

Rumah Yatim Hadirkan BTS, Peserta JBB Amal Salih Senyum Bahagia

Rumah Yatim Hadirkan BTS, Peserta JBB Amal Salih Senyum Bahagia

Senin, 24/10/22 | 15:01 WIB
6

Anak-anak yatim menerima.bantuan dari donatur. (Foto : ybas) PADANG, AmanMakmur.com -- Peserta Jumat Berkah Berbagi (JBB) Amal Salih dapat paket...

Kunjungi Ende, LaNyalla Datangi Rumah Pengasingan Bung Karno

Kunjungi Ende, LaNyalla Datangi Rumah Pengasingan Bung Karno

Minggu, 29/5/22 | 15:16 WIB
10

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengunjungi Rumah Pengasingan Bung Karno yang berada di Ende, Nusa Tenggara Timur. (Foto...

Silang Sengkarut UU Cipta Kerja dan Otonomi Khusus Papua  

Silang Sengkarut UU Cipta Kerja dan Otonomi Khusus Papua  

Rabu, 20/10/21 | 05:04 WIB
26

Dr Filep Wamafma, SH, MHum, Anggota DPD RI Dapil Papua Barat. (Foto : dpd) PADA tahun 2020, salah satu penelitian...

Nevi Zuairina: Atlet Panjat Tebing Sumbar Ikuti Kejurnas di Babel 

Nevi Zuairina: Atlet Panjat Tebing Sumbar Ikuti Kejurnas di Babel 

Rabu, 28/12/22 | 22:25 WIB
12

Atlet Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumbar ikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing pada 19-24 Desember 2022 lalu, di Kota...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.