• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir: Ormas Keagamaan Tidak Boleh Jadi Benalu

Selasa, 30/4/24 | 21:51 WIB
in Berita
0
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto : Dok)

YOGYAKARTA, AmanMakmur—Organisasi sosial kemasyarakatan (ormas) berbasis agama harus memiliki kesadaran untuk berubah, naik kelas, tidak boleh jadi benalu, dan harus mandiri dalam gerakan. Sebab tugasnya membangun keberdayaan umat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PP Muhammadiyah dengan Baznas RI di Kantor PP Muhammadiyah, Yogyakarta, Senin (29/4/2024)

Umat menurut Haedar harus dibangun mental muzakkinya, hal itu bisa dimulai dari membangun kesadaran ormas keagamaan supaya tidak jadi benalu yang menempel pada kekuasaan tanpa memiliki daya juang untuk mandiri.

LihatJuga

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 09/7/26 | 22:00 WIB
5
Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 09/7/26 | 21:47 WIB
2
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Kamis, 09/7/26 | 21:32 WIB
9

“Di tokoh-tokoh umat itu harus ada kesadaran baru, bahwa memberdayakan, mencerdaskan, memajukan, memberadabkan umat dan masyarakat itu menjadi sesuatu yang wajib,” kata Haedar, seperti dikutip dari suaramuhammadiyah.id.

Mewujudkan umat dan bangsa yang unggul, kata Haedar, dimulai dari kesadaran di ormas yang tidak ingin menjadi benalu yang menempel di induk semang, tidak ingin bekerja keras, namun ingin tetap hidup.

Tugas yang diemban oleh Ormas keagamaan sebagai pemberdaya umat bisa dijalankan dengan sebaiknya, tidak malah sebaliknya yang bertugas memberdayakan yang terjadi justru memperdaya umat.

Oleh karena itu melalui program penyaluran dana ZIS, Haedar meminta supaya dilakukan pemetaan untuk menentukan gerakan menaikkan kelas umat, dari yang awalnya sebagai mustahik atau penerima zakat, menjadi muzakki atau yang mengeluarkan zakat.

Melalui penghimpunan dan penyaluran potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dilakukan menurut Haedar menjadi langkah peta jalan ormas Islam dalam membangun umat, dan itu sudah menjadi concern Muhammadiyah.

“Selama tidak ada progres ke situ, kita umat Islam itu dalam kekuatan-kekuatan umat akan jalan di tempat saja. Padahal kondisi umat kita masih berada di situasi-situasi struktural yang belum bisa beranjak,” katanya.

Penandatanganan kerjasama antara PP Muhammadiyah dan Baznas RI. (Foto : suaramuhammadiyah.id)

Melihat realitas umat Islam yang masih sering menjadi ‘objek penderita’, diperlukan rekonstruksi di dalam. Hematnya, jika umat Islam masih sebagai mustahik akan berdampak pada lemahnya sektor pendidikan, ekonomi, sosial, sampai politik.

Dalam membangun umat di sektor-sektor strategis tersebut, Muhammadiyah telah melakukan gerakan yang tidak hanya bersifat kerelawanan – filantropis, tapi sudah bergerak secara struktural – strategis membangun kekuatan umat.

Di hadapan Ketua Baznas RI Noor Achmad dan jajaran, Haedar menyampaikan berbagai gerakan kebajikan yang dilakukan Muhammadiyah di sektor-sektor strategis di berbagai belahan Tanah Air Indonesia.

Guru Besar Ilmu Sosiologi ini menjelaskan, gerakan pemberdayaan umat yang dilakukan oleh Muhammadiyah selain dilakukan secara kultural, juga bersinergi dengan pendekatan struktural agar umat dan bangsa semakin maju.

“Ini harus perlu menjadi concern semuanya, hiruk pikuk politik dan segala macam itu dinamika bangsa dan negara. Tapi pada saat yang sama perhatian terhadap problem real masyarakat juga perlu menjadi concern bahkan umat, bangsa, dan bahkan partai politik,” katanya.

Haedar mengkalkulasi, jika problem real yang dihadapi oleh umat dan bangsa Indonesia saat ini menjadi fokus bersama, umat dan bangsa akan cepat naik kelas menjadi maju.

(Tan/diko)

Sumber : suaramuhammadiyah.id

Post Views: 352
ShareSendShare
Previous Post

Upertis Berkolaborasi dengan UiTM Malaysia Laksanakan PKM Internasional di Batipuh Selatan Tanah Datar

Next Post

Bakal Calon Bupati Bakri M Resmi Mendaftar ke Partai Demokrat, PKB dan PAN Pessel

Next Post
Bakal Calon Bupati Bakri M Resmi Mendaftar ke Partai Demokrat, PKB dan PAN Pessel

Bakal Calon Bupati Bakri M Resmi Mendaftar ke Partai Demokrat, PKB dan PAN Pessel

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,262)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,450)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,087)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,737)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,711)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,046)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,118)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,562)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,512)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,564)

Berita Lainnya

Arisal Aziz Foundation Hadir untuk Indonesia

Arisal Aziz Foundation Hadir untuk Indonesia

Selasa, 08/8/23 | 11:42 WIB
146

H Arisal Aziz dan istri Hj Putri Lenggogeni. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) "KADANG dapat pinjaman beras...

Elektabilitas Demokrat Terus Naik, Imelda: Karena Peduli Permasalahan Rakyat

Elektabilitas Demokrat Terus Naik, Imelda: Karena Peduli Permasalahan Rakyat

Sabtu, 05/11/22 | 16:30 WIB
2

Host Silek Lidah dan Ngopi ToAd, Adrian Tuswandi, berdialog dengan Wasekjen DPP Partai Demokrat Imelda Sari. (Foto : adr) PADANG,...

Salat Idul Adha di Masjid Al Ukhuwah H Zainal Bakar, Khatib: Tidak akan Pernah Rugi Orang yang Berkurban

Salat Idul Adha di Masjid Al Ukhuwah H Zainal Bakar, Khatib: Tidak akan Pernah Rugi Orang yang Berkurban

Rabu, 28/6/23 | 22:48 WIB
18

Khatib Ust Juprizen sedang memberikan khutbah. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur ---Salat Idul Adha 1444 H/2023 M dilaksanakan oleh pengurus...

Jokowi Larang Ekspor CPO, LaNyalla Dukung Sebagai Terapi Kejut: Tetapi Bukan Itu Jurusnya

Jokowi Larang Ekspor CPO, LaNyalla Dukung Sebagai Terapi Kejut: Tetapi Bukan Itu Jurusnya

Minggu, 24/4/22 | 06:24 WIB
16

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Presiden Joko Widodo melarang ekspor CPO dan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.