
PADANG, AmanMakmur –Eka Teresia, SPd, MM, seorang guru di SMKN 6 Padang, bakal tampil membacakan puisi karya Hamid Jabbar di acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar (Penyair Indonesia dari Ranah Minang), yang digelar oleh Hamas (Himpunan Media Sumbar) dengan tajuk “Setitik Nur”, pada tanggal 29 Mei 2024 mendatang.
“Suatu kehormatan bagi saya diundang untuk membacakan puisi karya sastrawan ternama almarhum Pak Hamid Jabbar,” ujar Buk Guru Eka, Minggu (21/4/2024).
Eka sangat mengapresiasi acara “Setitik Nur”, dimana dalam dunia puisi yang sepi penghargaan, Hamas malah menggelar acara Peringatan 20 Tahun Wafatnya Hamid Jabbar dengan baca puisi, orasi budaya, dan pemberian award.
Lanjut Eka, jarang sekali ada peringatan acara terhadap sastrawan hebat yang sudah wafat. Namanya seakan hilang ditelan bumi. Tapi karyanya masih menggema di dunia sastra.
“Jangankan acara peringatan wafatnya sastrawan hebat, acara teatrikal yang digelar seniman dan sastrawan hebat saja sepi penonton,” ucapnya.
Eka berharap, mudah-mudahan ke depan, para seniman dan sastrawan lebih banyak menggelar acara seperti ini. “Agar sastrawan tidak dipandang sebelah mata, dan dunia puisi serta literasi bisa lebih bersinar lagi”, tukas anggota SatuPena Sumbar ini.
Selain Buk Guru Eka, pembaca puisi lainnya yang rencananya ikut tampil; Buya H Mas’oed Abidin (HMA) yang merupakan kakak dari almarhum Hamid Jabbar, “Raja Penyair” Pinto Janir, Musfi Yendra (Ketua KI Sumbar), Rahmat Saleh (Anggota DPRD Sumbar), Ekos Albar (Wawako Padang), Dr Sheiful Yazan (Dosen UIN Imam Bonjol/Budayawan/Seniman), Dr Andria Catri Tamsin (Dosen UNP/Sastrawan), Dr Hermawan (Dosen Universitas Rokania Riau/Sastrawan), Dr Abdullah Khusairi (Dosen UIN Imam Bonjol/Penulis), Jack Jalal (Broadcaster Senior), dan Afiqa Carissa Makmur (Siswi SD DEK Padang/Penyair Cilik).

Siapa Eka Teresia?
Eka Teresia, lahir di Padang, pada 23 Juni 1975, dan menyelesaikan pendidikan S-1 Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Universitas Negeri Padang UNP pada tahun 1992, dan S-2 Jurusan Manajemen Sumber Daya Manusia di UPI YPTK (2010).
Eka Teresia merupakan seorang guru yang memulai karirnya dari menjadi PNS di SMAN 11 Padang pada tahun 2005-2009, kemudian dipercaya menjadi Kepala Sekolah di SMA Baiturrahmah Padang pada tahun 2009-2013.
Kemudian, menjadi guru PNS di SMKN 6 Padang dari tahun 2013. Menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dari tahun 2020-2023 dan dipercayakan sebagai pembina Literasi Nasional dan Narasumber Nasional.
Eka memiliki segudang prestasi, di antaranya; Pembaca Puisi Terpuji Antar Guru dan Dosen se-Indonesia tahun 2020.
Menerima piagam penghargaan Rekor MURI yang diselenggarakan Perkumpulan Rumah Seni Asnur sebagai Penulis terbanyak buku kumpulan gurindam kalbu se-ASEAN pada tahun 2022.
Pernah meraih favorit II pembacaan video Gurindam tingkat ASEAN yang diselenggarakan PERUAS pada tahun 2022. Dan di tahun berikutnya kembali menerima Anugerah Syair Juara I video syair untuk negeri, internasional yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Rumah Seni Asnur pada tahun 2023.
Eka 4 Tahun berturut-turut meraih penghargaan sebagai guru berprestasi Literasi Nasional oleh GSMB Nasional dan Dispudik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemudian menjadi Guru Terbaik tahun 2022 yang diselenggarakan oleh PLN yang diseleksi Dinas Pendidikan dan kebuadayaan Provinsi Sumbar.
Baru-baru ini Eka diundang oleh Kerajaan Malaysia untuk tampil teaterikal sebagai delegasi Indonesia dan menerima piagam penghargaan dari delegasi resmi CIPTA CITRA pada Hari puisi SEDUNIA WORLD POETRY DAY di Ipoh, Perak, Malaysia, sebagai penyair pada tahun 2024.
Adapun Eka sudah menerbitkan 5 buku tunggal dan 68 buku Antologi.
(Putrie)











