• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Regenerasi Petani Lambat, Ketua DPD RI: Pekerjaan Serius Jatim sebagai Lumbung Padi

Jumat, 19/1/24 | 21:56 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur — Sebagai lumbung padi peringkat teratas nasional, lambannya regenerasi petani di Jawa Timur adalah persoalan yang serius. Oleh karena itu, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menekankan pentingnya percepatan regenerasi petani untuk menjaga ketahanan pangan di Indonesia.

“Soal regenerasi petani, ini masalah yang dihadapi oleh Jatim dan mungkin juga semua provinsi di Indonesia. Lambannya regenerasi petani menyebabkan terus terjadi penurunan jumlah petani muda. Oleh karena itu saya meminta pemerintah Pusat dan Jatim serius dalam mengeksekusi persoalan ini,” ujar LaNyalla, Jumat (19/1/2024).

Berkurangnya jumlah petani muda, lanjut LaNyalla, akan berpengaruh kepada produktivitas pertanian yang pada akhirnya berdampak pada turunnya stok pangan nasional.

LihatJuga

Bupati Padang Pariaman JKA Resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama

Bupati Padang Pariaman JKA Resmikan Jembatan Rajang Kampuang Dama

Jumat, 24/4/26 | 22:17 WIB
6
Geopolitik Timur Tengah Memanas, DPD RI Ingatkan Pengaruhnya Terhadap Stabilitas Ekonomi Nasional dan Daerah

Geopolitik Timur Tengah Memanas, DPD RI Ingatkan Pengaruhnya Terhadap Stabilitas Ekonomi Nasional dan Daerah

Jumat, 24/4/26 | 18:34 WIB
8
Parade Baca Puisi Meriahkan 70 Tahun Unand, 70 Tahun Syarifuddin Arifin dan 90 Tahun Rusli Marzuki Saria

Parade Baca Puisi Meriahkan 70 Tahun Unand, 70 Tahun Syarifuddin Arifin dan 90 Tahun Rusli Marzuki Saria

Jumat, 24/4/26 | 14:57 WIB
18

Hal itu, kata LaNyalla, tidak boleh terjadi. Mengingat krisis pangan diperkirakan menjadi salah satu tantangan terbesar yang akan dihadapi masyarakat dunia menjelang tahun 2040 hingga 2050 mendatang. Bahkan Badan Pangan Dunia (FAO) memprediksi akan terjadi peningkatan kebutuhan pangan sebesar 60 persen di tahun tersebut dibanding sekarang.

“Kondisi ini harus benar-benar menjadi perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah di daerah. Tidak hanya mencari solusi untuk swasembada, tapi juga mengambil peluang. Karena Jawa Timur salah satu penjaga kedaulatan pangan Indonesia dan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi lumbung pangan dunia,” tukas dia.

Menurut LaNyalla, tantangan dunia pertanian sangat kompleks sehingga untuk mengejar swasembada perlu diperjuangkan lebih keras lagi. Selain berkurangnya minat anak muda bertani, kondisi tersebut diperparah dengan beberapa permasalahan lain, seperti alih fungsi lahan yang sedemikian cepat, fluktuasi harga panen, perubahan iklim dan cuaca yang sulit diprediksi, faktor kenaikan harga BBM dan lain-lain.

“Kita memang harus memaksimalkan segala potensi untuk swasembada, meskipun sangat berat. Karena kondisi di Indonesia dari data Kementerian ATR/BPN, setiap tahun alih fungsi lahan sawah menjadi non-sawah yang terjadi di Indonesia mencapai hampir sekitar 100 ribu hektare. Artinya, kalau dalam 10 tahun, sudah satu juta hektare. Ini tentu harus dicegah dan dicarikan solusinya,” ujar LaNyalla.

Indonesia, lanjutnya, juga memiliki persoalan tentang luasan lahan sawah yang dimiliki petani di Indonesia. Dihitung rata-rata, sekitar 80 persen petani di Indonesia memiliki lahan kurang dari satu hektare.

“Ini menyulitkan bagi kita untuk mengejar swasembada. Makanya kita dorong percepatan regenerasi petani karena saya yakin di tangan anak muda, di tangan petani milenial, pertanian akan kembali berjaya karena dengan pola pikir maju dari mereka dalam memanfaatkan teknologi, hasil-hasil pertanian akan sangat menjanjikan,” papar dia.

Saat ini di Jatim, berdasarkan hasil Sensus Pertanian 2023, petani milenial yang berumur 19-39 tahun, baik menggunakan maupun tidak menggunakan teknologi digital, sebanyak 971.102 orang (17,63 persen dari total petani di Jawa Timur yang sebanyak 5.507.699 orang).

Sementara itu, petani yang berumur lebih dari 39 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 2.264.127 orang (41,11 persen) dan petani yang berumur kurang dari 19 tahun dan menggunakan teknologi digital sebanyak 616 orang (0,01 persen).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada tahun 2023 terdapat 6,18 juta petani muda yang berada di rentang usia 19-39 tahun. Petani muda ini menyentuh 21,93 persen dari jumlah petani di Indonesia.

(Rel/dpd)

Post Views: 313
ShareSendShare
Previous Post

Bahas Percepatan Jalur Dua, Bupati Hamsuardi Rapat Khusus dengan BPN Pasaman Barat

Next Post

Sosialisasi Empat Pilar, Nono Sampono Ajak Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pemilu 2024

Next Post
Sosialisasi Empat Pilar, Nono Sampono Ajak Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pemilu 2024

Sosialisasi Empat Pilar, Nono Sampono Ajak Jaga Persatuan dan Kesatuan Jelang Pemilu 2024

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,154)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,352)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,981)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,617)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,928)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,037)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,458)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,401)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,481)

Berita Lainnya

Hadir di Pengukuhan Guru Besar, LaNyalla: Kontribusi UNUSA Sangat Ditunggu

Hadir di Pengukuhan Guru Besar, LaNyalla: Kontribusi UNUSA Sangat Ditunggu

Sabtu, 16/10/21 | 07:34 WIB
4

Ketua DPD RI saat menghadiri pengukuhan Prof Dr Mulyadi, dr, Sp.P(K), FISR sebagai Guru Besar di bidang Pulmonologi dan KedokteranRespirasi...

81 Nakes Terima SK PPPK, Bupati Sijunjung: Bekerjalah dengan Sungguh-sungguh

81 Nakes Terima SK PPPK, Bupati Sijunjung: Bekerjalah dengan Sungguh-sungguh

Rabu, 21/6/23 | 19:05 WIB
29

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir berfoto bersama dengan 81 PPPK yang baru dilantik. (Foto : Nov) SIJUNJUNG, AmanMakmur---Bupati Sijunjung Benny...

John Kenedy Azis, Simbol Kesepakatan

John Kenedy Azis, Simbol Kesepakatan

Jumat, 06/12/24 | 22:31 WIB
23

John Kenedy Azis, Bupati Padang Pariaman Terpilih. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) TERPILIHNYA John Kenedy Azis sebagai...

Bupati Dharmasraya Annisa Kupas Tuntas Masalah Fiskal Daerah Saat Musrenbang

Bupati Dharmasraya Annisa Kupas Tuntas Masalah Fiskal Daerah Saat Musrenbang

Jumat, 28/3/25 | 17:22 WIB
14

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani sedang memberikan sambutan. (Foto : Kominfo) DHARMASRAYA, AmanMakmur ---Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani secara lugas...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.