• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator NTT: Perlu Diskusi Kembali dengan Australia Terkait Pulau Pasir

Minggu, 05/2/23 | 21:31 WIB
in Berita
0
Abraham Liyanto, Anggota DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur — Anggota DPD RI dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Abraham Liyanto meminta pemerintah agar melakukan diskusi kembali dengan Australia terkait klaim Pulau Pasir yang berada di sebelah selatan Pulau Rote. Pulau yang lebih dekat ke wilayah Indonesia itu tidak bisa diklaim sebagai bagian dari wilayah Australia.

“Pemerintah jangan terima saja klaim dari Australia. Harus ada upaya supaya pulau itu masuk wilayah Indonesia,” kata Abraham, Minggu (5/2/2023), melalui keterangan persnya.

Ia meragukan pulau itu tidak masuk wilayah Indonesia hanya karena tidak masuk wilayah jajahan pemerintahan Hindia Belanda. Alasannya, wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ada saat ini adalah hanya yang mencakup bekas jajahan Belanda. Sementara Pulau Pasir bekas jajahan Inggris bersama Australia.

LihatJuga

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Senin, 13/7/26 | 21:49 WIB
4
Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Senin, 13/7/26 | 21:34 WIB
7
DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

Senin, 13/7/26 | 20:40 WIB
5

“Dulu, Belanda mungkin memang tidak sampai ke Pulau Pasir. Mungkin karena terlalu jauh atau merasa sudah cukup sampai di Rote atau Kupang saja. Tapi itu bukan alasan lalu Pulau Pasir bukan wilayah Indonesia,” tegas Abraham.

Senator yang sudah tiga periode ini menyebut sejumlah fakta yang menunjukkan Pulau Pasir bagian dari Indonesia. Pertama, sejak awal abad ke-18, Pulau Pasir telah menjadi tujuan para nelayan NTT. Mereka datang mengumpulkan burung, kerang, telur burung, penyu, teripang, dan telur penyu untuk dikonsumsi.

Kedua, terdapat kuburan para leluhur orang-orang Rote di Pulau Pasir. Ketiga, selama ini, para nelayan Indonesia yang ingin ke Pulau Pasir wajib kantongi izin dari pemerintah Kabupaten Kupang.

Keempat, jarak Pulau Pasir dari lepas pantai barat laut Australia sekitar 320 kilometer (km). Sementara jarak dari sebelah selatan Pulau Rote hanya 170 km. Itu artinya pulau tersebut lebih dekat ke Indonesia.

“Kalau benar itu bukan bagian wilayah Indonesia, kenapa ada kuburan nenek moyang orang Indonesia di sana? Dari dulu sampai sekarang, nelayan-nelayan dari Rote dan Kupang pergi mencari ikan dan teripang di sana. Bagaimana bisa dibilang bukan wilayah Indonesia?” tanya Abraham.

Dia berharap Indonesia bisa memperjuangkan Pulau Pasir menjadi wilayah Indonesia dengan membuka kembali diskusi atau dialog dengan Australia untuk membicarakan pulau tersebut. Pemerintah tidak boleh terpaku pada Memorandum of Understanding (MoU) di masa lalu.

“Kasihan kami orang NTT kalau tidak diperjuangkan. Di sana ada kuburan nenek moyang orang NTT. Fakta ini pemerintah harus peka,” tutur pemilik Universitas Citra Bangsa Kupang ini.

Abraham juga meminta pemerintah meninjau kembali MoU antara Indonesia dengan Australia tahun 1974. Dalam MoU itu, nelayan Indonesia hanya diizinkan untuk singgah, mengambil air bersih, dan mengunjungi makam leluhurnya di wilayah Pulau Pasir. Sementara pulau pasir sendiri dinyatakan sebagai bagian dari wilayah Australia.

“Perlu diskusi lagi supaya tidak menjadi perdebatan berkepanjangan,” saran anggota Komite I DPD RI ini.

Dalam Rapat Kerja (Raker) dengan Staf Ahli bidang Hubungan Antarlembaga Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Muhsin Syihab di DPD RI, Kamis, 2 Februari 2023, Abraham telah mempertanyakan masalah Pulau Pasir tersebut. Dia meminta pemerintah lewat Kemenlu agar memperjuangkan Pulau Pasir sebagai milik Indonesia.

Muhsin sendiri tidak berkomentar banyak terkait sengketa pulau pasir tersebut karena bukan bidangnya. Dia hanya berjanji akan meneruskan masalah tersebut ke pejabat terkait di internal Kemenlu.

(Rel/dpd)

Post Views: 343
ShareSendShare
Previous Post

Terendah Ketiga di ASEAN, Pemerintah Harus Penuhi Kebutuhan Dokter di Tanah Air

Next Post

Musala Baitul Ilmi Komplek Aldi Residence Nagari Saruaso Gelar Tablig Akbar

Next Post
Musala Baitul Ilmi Komplek Aldi Residence Nagari Saruaso Gelar Tablig Akbar

Musala Baitul Ilmi Komplek Aldi Residence Nagari Saruaso Gelar Tablig Akbar

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,266)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,456)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,095)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,741)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,715)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,053)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,124)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,566)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,519)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,571)

Berita Lainnya

Unand Resmi Jadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum

Unand Resmi Jadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum

Jumat, 03/9/21 | 14:25 WIB
15

Prof Yuliandri, Rektor Unand. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com ---Usaha yang melewati proses panjang yang dilakukan bersungguh-sungguh akhirnya tidak mengkhianati hasil....

Kunjungi Addatuang Sidenreng, LaNyalla Bahas Kekuatan Bangsa Selain Parpol

Kunjungi Addatuang Sidenreng, LaNyalla Bahas Kekuatan Bangsa Selain Parpol

Rabu, 17/11/21 | 09:52 WIB
19

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berkunjung ke Kerajaan Addatuang Sidenreng di Saoraja Wanio Addatuang Sidenreng, Sulsel. (Foto :...

JKA-Nita Azis, Kepemimpinan Empati dan Kolaboratif

JKA-Nita Azis, Kepemimpinan Empati dan Kolaboratif

Kamis, 18/6/26 | 21:36 WIB
19

Bupati Padang Pariaman JKA dan istri Hajjah Christanti Azis, SH (Nita Azis). (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior)...

Resmikan MSF, LaNyalla Tegaskan Lapangan Berstandar Profesional Elemen Penting Football Development 

Resmikan MSF, LaNyalla Tegaskan Lapangan Berstandar Profesional Elemen Penting Football Development 

Selasa, 17/1/23 | 21:07 WIB
20

Ketua DPD RI LaNyalla meresmikan beroperasinya Maguwoharjo Soccer Field (MSF) di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto : dpd) YOGYAKARTA,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.