
PASAMAN BARAT, AmanMakmur — Elit politik asal Pasaman Barat dan Pasaman yang saat ini duduk di DPRD Sumbar menggelar diskusi membahas arah pembangunan dan pengembangan dua kabupaten bersaudara itu, bertempat di gedung DPRD Sumbar, Jl Khatib Sulaiman Padang, Jumat (3/2/2023).
Turut serta dalam pertemuan khusus itu Ketua Komisi III DPRD Pasaman Barat Baharuddin R.
Di antara elit politik asal Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman itu adalah; Muzli M Nur (Anggota Fraksi PAN/Ketua BK) DPRD Sumbar), Zulkenedi Said (Ketua Komisi II DPRD Sumbar), dan ikut nimbrung Muhayatul, Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar dan juga Sekretaris DPW PAN Sumbar.
Anggota DPRD Sumbar asal Kecamatan Sasak Ranah Pasisir Kabupaten Pasaman Barat Zulkenedi Said melalui akun WhatsApp (WA)-nya menyampaikan, banyak hal sebenarnya yang patut dikaji, didiskusikan dan dirembukkan secara bersama, bagaimana menjadikan Pasaman Barat dengan Pasaman, bisa berkembang dan sejajar dengan kabupaten/kota lain.
Sebagai daerah yang berada di perbatasan provinsi, antara Sumatera Barat dengan Sumatera Utara, otomatis menjadi daerah perlintasan di kawasan Sumatera.
“Sebagai daerah perbatasan sekaligus perlintasan, tentu banyak persoalan yang dihadapi bersama,” ujar Zulkenedi.
Pertemuan sangat berharga dan luar biasa tersebut, ulas Zulkenedi Said, idealnya tidak cukup hanya satu, dua atau tiga kali saja. Tapi harus dilaksanakan secara terprogram dan terjadwal, agar ada hasil, manfaat dan disikapi dari diskusi bersama ini.
Sebagai putera asal Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, kata Zulkenedi Said, memang banyak pekerjaan rumah yang harus didiskusikan secara bersama. Hasil diskusi ini, selanjutnya dijadikan bahan kajian dan diharapkan dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman.
“Banyak cerita, diskusi, informasi, pengalaman dan pemikiran tentang banyak hal ke depan yang menjadi pedoman, dan perlu diteruskan oleh generasi. Salut dan bangga bisa ketemu dgn seorang senior sekaligus tokoh seperti ini, semoga sehat selalu senior, jangan pernah berhenti mengabdi untuk masyarakat, bangsa dan negara”, kata Zulkenedi Said mengakui.
Anggota DPRD Sumbar asal Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Muzli M Nur, mengakui peran putra daerah yang saat ini dipercaya menjadi wakil rakyat provinsi, memang disikapi dan dibahas secara bersama. Kendati demikian, pemikiran, saran dan pemikiran dari elit politik di DPRD Sumbar, dan dari provinsi lain di Tanah Air, tentu diserahkan kepada kepala daerah yang bersangkutan untuk melaksanakannya atau tidak.
Tokoh masyarakat Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman, Baharuddin R, terang Muzli M Nur, sangat merespons, mendukung dan menyambut baik gagasan yang dilakukan elit politik asal Pasaman Barat dan Pasaman atas karya nyata yang dilaksanakan, kiranya bisa disikapi Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman ke depan.
(gmz)











