• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kunker ke Yogyakarta, Komite II DPD RI Pertegas Perairan Indonesia Harus Digunakan untuk Kemakmuran Rakyat

Rabu, 25/1/23 | 20:48 WIB
in Berita
0
Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur — Komite II DPD RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka inventarisasi materi Penyusunan RUU Perubahan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

RUU ini menjawab kegelisahan banyak pihak atas belum optimalnya pemanfaatan potensi perikanan yang dimiliki Indonesia, padahal sektor perikanan merupakan salah satu sektor potensial yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia.

Komite II DPD RI diterima langsung oleh Gubernur DIY beserta jajaran, Kepala Dinas Perikanan seluruh kabupaten di Yogyakarta serta perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

LihatJuga

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Pastikan Pengelolaan Anggaran Transparan dan Akuntabel, Pemkab Tanah Datar dan Kejari Tandatangani PKS

Senin, 13/7/26 | 21:49 WIB
5
Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Mulai Konsolidssi Organisasi, Partai Ummat Optimis Hadapi Tahapan Pemilu 2029

Senin, 13/7/26 | 21:34 WIB
22
DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

DPD RI: Kesejahteraan Masyarakat Kepulauan Adalah Benteng Pertama Pertahanan Negara

Senin, 13/7/26 | 20:40 WIB
7

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komite II Lukky Semen, menyatakan UU No 31 Tahun 2004 belum memberikan implikasi positif terhadap pengelolaan perikanan di Indonesia. Terutama bagi peningkatan perekonomian di daerah. Sehingga salah satunya perlu dilakukan sinkronisasi dan harmonisasi antara undang-undang tentang perikanan dengan undang-undang eksisting seperti Undang-Undang Pemerintahan Daerah.

“Komite II menitikberatkan pada 12 poin dalam perubahan undang-undang ini, dimana yang paling utama ialah peningkatan kesejahteraan bagi para nelayan serta masyarakat yang berkecimpung dalam usaha perikanan, termasuk juga perikanan air tawar,” ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menegaskan bahwa banyak permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dengan terbitnya Permen-KP No 18 tahun 2021. Hal ini yang perlu dievaluasi melalui perubahan undang-undang tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY Raden Kadarmanta Baskara Aji, yang membacakan sambutan Gubernur menjelaskan DIY memiliki potensi perikanan tangkap di laut selatan yang mencapai 320.600 ton per tahun, sedangkan potensi yang lebih luas di Samudera Hindia mencapai 906.340 ton per tahun.

“Bila dilihat lebih luas, DIY berada dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573 yang mencakup 8 provinsi yang meliputi selatan Jawa hingga Nusa Tenggara dengan total potensi 491.700 ribu ton/tahun. Namun salah satu kendala perikanan yang dihadapi yaitu keberadaan nelayan andon yang datang dari luar DIY dan menjadi pesaing bagi nelayan asli DIY,” ujarnya.

Selanjutnya Kadis Perikanan Gunung Kidul mengeluh terhadap persoalan harga pakan. Menurutnya kenaikan harga pakan yang terjadi terus menerus tidak sebanding dengan kenaikan harga ikan yang justru bergerak lambat. Alhasil banyak peternak ikan yang pendapatanya menjadi berkurang.

“Kami berharap persoalan pakan ini juga menjadi perhatian dan dimasukkan dalam materi perubahan RUU. Kemudian juga tentang benih, dimana kualitas benih harus dimulai dari penyediaan induk yang bagus,” tuturnya.

Sedangkan perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diwakili Direktur Pakan dan Obat Ikan Ujang Komarudin menjelaskan, terdapat kendala di kementerian yaitu terkait dengan penelitian dan pengembangan perikanan.

“Dulu kita punya para ahli yg melakukan penelitian secara mandiri, baik penelitian benih maupun bibit unggul. Namun sekarang, para peneliti tersebut telah bermigrasi ke BRIN. Sehingga kita tidak mampu lagi menghasilkan produk produk yang berkualitas,” jelasnya.

Dirinya berharap permasalahan ini juga dimasukkan ke dalam pembahasan perubahan undang-undang ini.

Dalam kunjungan ini, Komite II juga berkesempatan meninjau langsung Pusat Pelatihan Mandiri Kelautan dan Perikanan (P2MKP) di Turi, Sleman. Selama peninjauan, Komite II mengapresiasi serta menerima masukan dari kelompok masyarakat Mina Taruna Bakti sebagai pengelola tempat tersebut.

(Rel/dpd)

Post Views: 340
ShareSendShare
Previous Post

Bentuk Ketahanan Keluarga yang Berkualitas, Nevi Zuairina Resmikan RKI Lambah

Next Post

Alhamdulillah, Hotel Balairung Teken Kontrak Rp1,1 Miliar dengan Kantor Penghubung Provinsi Jambi 

Next Post
Alhamdulillah, Hotel Balairung Teken Kontrak Rp1,1 Miliar dengan Kantor Penghubung Provinsi Jambi 

Alhamdulillah, Hotel Balairung Teken Kontrak Rp1,1 Miliar dengan Kantor Penghubung Provinsi Jambi 

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,266)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,456)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,095)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,742)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,717)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,053)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,124)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,567)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,520)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,571)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Dapat Gelar Kehormatan Datuk dari Kesultanan Pontianak

Ketua DPD RI Dapat Gelar Kehormatan Datuk dari Kesultanan Pontianak

Minggu, 13/6/21 | 15:50 WIB
22

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mendapat gelar kehormatan, Datuk, saat berkunjung ke Keraton Kadriah Kesultanan Pontianak, Minggu (13/6)....

Zulkenedi Said Temui Warga Komunitas Jawa di Pujurahayu LND Pasaman Barat

Zulkenedi Said Temui Warga Komunitas Jawa di Pujurahayu LND Pasaman Barat

Selasa, 07/3/23 | 07:25 WIB
29

Anggota DPRD Sumbar asal Kecamatan Sasak Ranah Pasisir Pasaman barat, Zulkenedi Said bersilaturahmi dengan warga Pujurahayu, Kecamatan Luhak Nan Duo,...

Sultan: DPD RI Siap Berkolaborasi dengan Kepala Daerah

Sultan: DPD RI Siap Berkolaborasi dengan Kepala Daerah

Jumat, 21/2/25 | 00:54 WIB
5

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin hadiri pelantikan kepala daerah di Istana Negara. (Foto : dpd) JAKARTA,...

Sultan B Najamudin: Penistaan Agama Hancurkan Jiwa Kehidupan Berbangsa

Sultan B Najamudin: Penistaan Agama Hancurkan Jiwa Kehidupan Berbangsa

Rabu, 21/4/21 | 03:29 WIB
56

BENGKULU, AmanMakmur.com ---Beberapa waktu ke belakang kehidupan berbangsa kita terganggu oleh beberapa kasus penistaan agama. Adapun ini dilakukan oleh oknum...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.