• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Hasan Basri Apresiasi Kebijakan Kemenkes Beri Insentif Dokter yang Sedang Pendidikan

Rabu, 28/12/22 | 18:02 WIB
in Berita
0
Hasan Basri, Ketua Komite III DPD RI. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com –— Indonesia saat ini masih kekurangan jumlah dokter spesialis. Kondisi ini berdampak kepada penanganan pasien di fasilitas kesehatan sehingga pasien berujung meninggal dunia.

Menkes menyebut, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang menerapkan Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis pendidikan sehingga semula dokter tidak mendapatkan gaji.

Kementerian Kesehatan RI akan mengubah proses PPDS dari semula berbasis pendidikan, kini ditambahkan berbasis rumah sakit.

LihatJuga

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Sabtu, 31/10/26 | 20:02 WIB
2
Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kamis, 29/10/26 | 21:32 WIB
79
SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

Kamis, 29/10/26 | 11:05 WIB
4

Artinya, mahasiswa belajar sambil bekerja di RS dan dipastikan mendapat upah atau gaji.

Kemenkes juga akan menambah kuota beasiswa kedokteran dan fellowship sebanyak 82 prodi pada tahun 2023 mendatang.

Adapun 82 prodi yang ditambahkan terdiri dari 51 prodi untuk dokter spesialis dan subspesialis, 29 fellowship dan 2 dokter spesialis kedokteran layanan primer.

Menanggapi apa yang disampaikan oleh Kemenkes, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri mendukung penuh langkah Kemenkes untuk memberikan beasiswa sekaligus memberikan insentif terhadap dokter umum maupun dokter spesialis yang sekolah sambil kerja di Rumah Sakit.

Pasalnya Hasan Basri menilai langkah yang dilakukan oleh Kemenkes adalah sebagai salah satu bentuk solusi untuk menjamin pemerataan dokter umum dan dokter spesialis di seluruh wilayah Indonesia.

“Jadi yang sebenarnya problem menonjol adalah maldistribusi. Oleh karena itu, kebijakan yang akan diterapkan oleh Kemenkes sangatlah tepat,” lanjut Hasan Basri.

Hasan Basri juga berharap dengan adanya kebijakan ini dapat menambah semangat serta memudahkan para dokter untuk berpenghasilan di tengah mahalnya biaya pendidikan kedokteran.

Selain daripada itu, untuk mendukung dan menguatkan kebijakan yang akan diterapkan oleh Kemenkes, Ketua Komite III DPD RI yang akrab disapa HB mengusulkan kepada Pemerintah untuk membentuk metode campuran (mix method) Pendidikan Kedokteran di Perguruan Tinggi dalam RUU tentang Kesehatan.

Menurutnya, yaitu sebuah metode University Based dan Hospital Based. Metode Campuran yang dimaksud adalah para mahasiswa kedokteran tetap melakukan kontribusi pembayaran perkuliahan di perguruan tinggi (jika berbayar) tersebut, namun tetap bisa ikut magang di rumah sakit pendidikan tertentu dengan mendapatkan gaji.

“Menurut saya kalau kita buat 1-2 di university-based tetap ada sekalipun, tetap nanti proses magangnya juga di rumah sakit pendidikan,” ujar Hasan Basri.

Meski demikian, menurutnya, sebaiknya tetap ada proses tertentu untuk melakukan magang. Sehingga mahasiswa dapat meraih predikat spesialis.

Ia pun menjelaskan bahwa saat ini perguruan tinggi kedokteran kita tidak menganut sepenuhnya dengan university based secara murni.

Maka dari itu, diperlukan suatu kebijakan yang pasti dan jelas untuk mengakomodir metode University Based dan Hospital Based dalam RUU tentang Kesehatan.

Hasan Basri pun menyampaikan sistem pelayanan kesehatan suatu negara yang baik memerlukan infrastruktur pelayanan kesehatan memadai, selain pengadaan sumber daya manusia yang andal.

(Rel/dpd)

Views: 332
ShareSendShare
Previous Post

Saat Pergantian Tahun, LaNyalla Minta Masyarakat Waspada Bencana

Next Post

Nevi Zuairina: Atlet Panjat Tebing Sumbar Ikuti Kejurnas di Babel 

Next Post
Nevi Zuairina: Atlet Panjat Tebing Sumbar Ikuti Kejurnas di Babel 

Nevi Zuairina: Atlet Panjat Tebing Sumbar Ikuti Kejurnas di Babel 

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,464)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,642)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,284)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,934)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,882)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,271)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,292)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,752)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,721)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,735)

Berita Lainnya

Peringati Idul Adha 1445H, Kesetjenan DPD RI Ajak Pentingnya Berbagi pada Sesama

Peringati Idul Adha 1445H, Kesetjenan DPD RI Ajak Pentingnya Berbagi pada Sesama

Kamis, 20/6/24 | 11:09 WIB
11

Ketua DPD RI LaNyalla serahkan sapi kurban ke Sekjen DPD RI Rahman Hadi untuk disembelih. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur...

Bincang-bincang Energi Singgalang: Soal Kelangkaan Solar Perlu Dibangun Kesadaran Bersama

Bincang-bincang Energi Singgalang: Soal Kelangkaan Solar Perlu Dibangun Kesadaran Bersama

Rabu, 23/2/22 | 04:41 WIB
53

Suasana acara bincang-bincang energi yang yang diadakan Harian Singgalang dengan tema "Energi untuk Rakyat, Masih Adakah?" (Foto : Ika) PADANG,...

Pasca Kenaikan Harga BBM, Sultan Minta Pemerintah Perbarui Definisi Kemiskinan

Pasca Kenaikan Harga BBM, Sultan Minta Pemerintah Perbarui Definisi Kemiskinan

Selasa, 06/9/22 | 14:39 WIB
23

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin...

Terkait Isu Rangkap Jabatan, Ini Klarifikasi Ketua KI Sumbar Musfi Yendra

Terkait Isu Rangkap Jabatan, Ini Klarifikasi Ketua KI Sumbar Musfi Yendra

Jumat, 09/8/24 | 10:16 WIB
8

Musfi Yendra, Ketua KI Sumbar. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur -- Terkait kesimpangsiuran informasi mengenai adanya rangkap jabatan, yakni sebagai...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.