• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Komite III DPD RI: BPOM Harus Maksimal Jalankan Tupoksinya!

Rabu, 23/11/22 | 07:49 WIB
in Berita
0
Komite III DPD RI bangun kesepahaman saat rapat kerja (raker) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BPOM) RI terkait kasus gagal ginjal akut pada anak. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —- Komite III DPD RI mengadakan rapat kerja (raker) dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan  (BPOM) RI terkait kasus gagal ginjal akut pada anak akibat keracunan etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG) yang terdapat pada obat sirop. Komite III DPD RI memandang perlunya penjelasan dari BPOM RI sebagai pihak yang dianggap paling bertanggung jawab dalam hal penerbitan izin edar dan pengawasan peredaran obat.

“Adapun dari kasus ini kami berharap agar BPOM dapat segera berbenah dan melakukan penguatan kelembagaan. Komite III DPD RI juga berharap BPOM  mampu menjalankan tugasnya dengan maksimal untuk mendeteksi, mencegah, dan mengawasi produk-produk yang beredar, dan juga untuk melindungi keamanan, keselamatan dan kesehatan konsumen,” kata Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri dalam raker yang digelar di DPD RI, Selasa (22/11/2022).

Hasan juga berpendapat, kasus gagal ginjal akut pada anak akibat kelalaian pengawasan obat ini dapat dijadikan sebagai momentum percepatan pembahasan RUU tentang Pengawasan Obat dan Makanan yang diinisiasi DPD RI.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Kami berharap agar RUU tentang Pengawasan Obat dan Makanan yang telah masuk dalam prolegnas 2023 dapat segera dijadikan prioritas pembahasan,” sambung Hasan.

Kepala BPOM RI Penny Lukito sebelumnya membenarkan keterlambatan penanggulangan atas meluasnya kasus ini.

Menurutnya, selama ini BPOM telah melakukan pengawasan post market yaitu pemantauan setelah obat terdistribusi. Dirinya juga menjelaskan, pengawasan post market tersebut melibatkan tenaga kesehatan (nakes) sebagai mitra BPOM yang bertugas melaporkan apabila ditemukan pasien yang mengalami sakit akibat efek samping obat.

“Namun kelihatannya sistem kerja sama ini belum menjadi mindset para nakes. Padahal kami berharap agar tenaga kesehatan dapat menjadi mitra pengawasan yang dapat segera melaporkan apabila ada Kejadian Tidak Diinginkan (KTD) akibat Efek Samping Obat (ESO) melalui aplikasi e-MESO. Hal ini bertujuan agar kami dapat dengan cepat melakukan investigasi terhadap obat berbahaya agar dampaknya tidak meluas,” ucap Penny.

Dalam rapat tersebut, Senator asal Bengkulu Eni Khairani menyatakan keprihatinannya atas banyaknya korban dari anak-anak dalam kasus ini. Eni juga menganggap BPOM telah lalai atas fungsi pengawasan yang seharusnya dimiliki BPOM.

“Harus ada evaluasi terhadap kelalaian sistem ini, karena kasus ini telah merenggut banyak sekali calon penerus bangsa. Itu pun saya yakin jumlah korbannya lebih banyak lagi karena tidak semua terlapor dan tercatat. Fungsi pengawasan BPOM itu seharusnya saat sebelum dan sesudah obat beredar bukan setelah ada kasus,” tegas Eni.

Penny kembali menegaskan bahwa kasus gagal ginjal pada anak ini bukan murni kelalaian BPOM, walaupun diakui banyak hal yang belum dilakukan secara optimal.

Menurutnya, seluruh prosedur pengawasan pre dan post market telah dilaksanakan. BPOM saat ini juga terus mengoptimalkan pencegahan kejadian tidak diinginkan dan peningkatan jaminan mutu.

Menurut Penny, kasus ini disebabkan karena adanya oknum industri farmasi yang melakukan penggantian bahan baku pelarut pharmaceutical grade dengan chemical grade dalam periode tertentu dengan alasan keterbatasan bahan baku dan harga tanpa sepengetahuan BPOM.

“Kami akui bahwa kami belum optimal karena belum adanya acuan standar cemaran EG/DEG bahkan pada skala internasional. Saat ini kami fokus pada penguatan pengawasan pre-post market, penetapan persyaratan batasan, identifikasi parameter cemaran dan penegakan sanksi administratif dan pidana terhadap industri farmasi yang melanggar,” ujar Penny.

Di akhir acara, Hasan Basri mengimbau agar BPOM dapat cepat melakukan langkah edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mengkonsumsi obat dan makanan.

“Kami mengimbau agar BPOM segera melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Saya temukan di beberapa daerah masih ada masyarakat yang mengkonsumsi obat sirop karena keterbatasan informasi. Kami juga berharap agar BPOM RI dapat mengikutsertakan Komite III DPD RI dalam kegiatan pengawasan kasus ini ke daerah,” tutup Hasan yang juga Senator dari Kalimantan Utara ini.

(Rel/dpd/hes)

Post Views: 260
ShareSendShare
Previous Post

Gubernur Sumbar Mahyeldi Lepas Studi Tiru PJKIP ke Bali

Next Post

Senator Filep: Kehadiran Papua Barat Daya Harus Mampu Jawab Masalah Pendidikan dan Kesehatan

Next Post
Senator Filep: Kehadiran Papua Barat Daya Harus Mampu Jawab Masalah Pendidikan dan Kesehatan

Senator Filep: Kehadiran Papua Barat Daya Harus Mampu Jawab Masalah Pendidikan dan Kesehatan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,200)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,393)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,039)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,684)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,664)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,979)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,079)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,519)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,449)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,519)

Berita Lainnya

Kursi Kosong Wawako Padang, Mastilizal Aye: Sebaiknya Segera Diisi

Kursi Kosong Wawako Padang, Mastilizal Aye: Sebaiknya Segera Diisi

Selasa, 03/8/21 | 10:37 WIB
22

PADANG, AmanMakmur.com ---Soal kekosongan kursi Wakil Walikota (Wawako) Padang terus mendapatkan sorotan. Kalangan DPRD Padang menilai soal berlarutnya pengisian kursi...

Awali 2021, KI Sumbar Gelar Dua Sidang Sengketa Informasi Publik

Awali 2021, KI Sumbar Gelar Dua Sidang Sengketa Informasi Publik

Rabu, 13/1/21 | 17:51 WIB
3

PADANG, AmanMakmur.com ---Komisi Informasi (KI) Sumbar memulai kewenangannya di awal 2021 ini, Rabu (13/1), melaksanakan dua sidang sengketa informasi publik....

Netizen Marak Soroti Masalah Turis Onar di Bali, Ketua DPD RI Minta Stakeholder Pariwisata Respons

Netizen Marak Soroti Masalah Turis Onar di Bali, Ketua DPD RI Minta Stakeholder Pariwisata Respons

Selasa, 28/5/24 | 16:35 WIB
5

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) BALI, AmanMakmur ---- Maraknya perilaku tidak terpuji, bahkan aktivitas kriminal...

Soal Bawang Impor, Sultan B Najamudin Pertanyakan RIPH dan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir

Soal Bawang Impor, Sultan B Najamudin Pertanyakan RIPH dan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir

Kamis, 16/12/21 | 05:23 WIB
18

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --Meskipun dikenal sebagai negara tropis yang subur dan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.