
PARIAMAN, AmanMakmur.com –Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan ‘Aisyiah yang akan berlangsung pada 18-20 November 2022 mendatang di Solo Jawa Tengah, dengan segala ragam agenda pendukungnya diharapkan menjadi momentum syi’ar dan kegembiraan warga Muhammadiyah menyambut muktamar.
Untuk menyemarakkan pelaksanaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 tersebut, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar melaksanakan sosialisasi di Kota Pariaman, bertempat di MTs Muhammadiyah Kurai Taji, Sabtu (15/10/2022).
Acara sosialisasi dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pariaman Hasan Basri, yang juga Ketua Baznas Kota Pariaman, beserta pengurus PDM lainnya.
Kemudian hadir Kepala Sekolah MTsM, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah dan Madrasah Ibtidaiyah se Kota Pariaman, Pimpinan Daerah Aisyiah (PDA), serta cabang dan ranting Muhammadiyah dan Aisyiah se Kota Pariaman.
Boiziardi AS, Ketua Majelis Hukum dan HAM PWM Sumbar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerinduan warga Muhammadiyah terhadap muktamar sudah membuncah karena tertunda akibat pandemi. Seharusnya pelaksanaan muktamar itu pada tahun 2020.
“Muktamar selalu disambut dengan penuh kebersamaan dan ukhuwah yang mendalam. Diperkirakan puluhan ribu muktamirin dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri, akan tumpah ruah di Solo,” tukas Boiziardi, yang beberapa waktu lalu secara terbuka menyatakan maju jadi calon Anggota DPD RI pada Pemilu 2024 mendatang.
Kemudian di samping mengenai muktamar, Boiziardi mengingatkan pentingnya pendataan aset-aset Muhammadiyah, baik yang bergerak maupun tidak bergerak.
“Kita siap melakukan advokasi terhadap aset-aset Muhammadiyah, terutama tanah-tanah wakaf yang telah diserebot orang yang tidak bertanggung-jawab,” pungkas mantan Anggota KPU Kota Padang ini.
Dalam rombongan PWM yang hadir ke Pariaman, tampak Ketua Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Muhammadiyah Sumbar Apris, Ketua MDMC Sumbar Marhadi Effendi, dan Sekretaris Majelis Tabligh PWM Sumbar Syamsurizal,
(Ika)












