• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Warga Sipil Terus Jadi Korban, Senator Filep Desak Pemerintah Segera Damaikan Papua

Senin, 18/7/22 | 14:40 WIB
in Berita
0
Senator Papua Barat Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Senator Papua Barat Filep Wamafma mendesak pemerintah segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelesaikan konflik bersenjata di tanah Papua. Pasalnya, konflik tersebut telah lama berlarut-larut dan mengakibatkan banyak korban jiwa berjatuhan terutama dari kalangan warga sipil.

“Peristiwa ini sudah tidak bisa lagi dipandang enteng dan dibiarkan begitu saja. Peristiwa kekerasan atas nama apapun juga tidak dibenarkan terjadi, karena ini terkait dengan banyaknya warga sipil menjadi korban, warga yang seharusnya dilindungi dan berhak merasakan kedamaian. Warga sipil tidak patut menjadi korban atas kepentingan apapun,” tegas Filep, Senin (18/7/2022).

Senator Papua Barat ini mengaku prihatin atas konflik yang berkepanjangan ini dan menyebabkan rakyat Papua terus hidup dalam kekhawatiran. Sebagai perwakilan daerah, Filep telah berulang kali menyampaikan cara-cara penyelesaian konflik bersenjata di Papua kepada pemerintah, namun belum mendapat respons yang baik.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Kita memandang belum ada konsep yang menyeluruh untuk menciptakan Papua itu benar-benar sebagai Papua tanpa konflik bersenjata. Kami sebenarnya sudah seringkali menyampaikan masukan dan saran kepada pemerintah namun pandangan-pandangan dan hasil-hasil rapat terkait dengan Papua tidak diindahkan oleh pemerintah,” ungkapnya.

“Salah satu rekomendasi kita DPD RI terhadap kekerasan di Papua adalah dengan jalan dialog atau rekonsiliasi. Peristiwa kekerasan, penembakan hingga pembunuhan baik yang terjadi terhadap warga non Papua maupun warga Papua hari ini merupakan dampak atas intensitas tingginya konflik politik bersenjata itu,” jelas Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini.

Filep juga menyoroti upaya pemerintah yang mengambil peran dalam menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya, konflik bersenjata di Papua yang terus meradang telah jelas nampak di depan mata mendesak untuk diselesaikan daripada berfokus pada konflik di belahan dunia lain.

“Saya memandang terlalu jauh kita berpikir tentang bagaimana konflik Rusia-Ukraina itu, padahal di depan mata kita ada konflik bersenjata yang sudah puluhan tahun terjadi di Tanah Papua. Kita sering mengingatkan pemerintah untuk menjadikan Aceh sebagai contoh dalam menyelesaikan konflik bersenjata di Papua. Kenapa itu tidak dilakukan?” katanya.

Filep Wamafma lantas mempertanyakan keseriusan pemerintah dalam mengakhiri konflik bersenjata ini. Ia pun menekankan agar Papua tidak dijadikan ladang bisnis oleh pihak-pihak yang berkepentingan yang justru mengakibatkan warga sipil menjadi korban.

Atas persoalan ini, Filep Wamafma meminta kepada Presiden, Panglima TNI dan Kapolri untuk mengambil langkah-langkah konkret yang humanis dan mengedepankan dialog damai agar tidak menimbulkan gejolak politik maupun sosial sehingga rakyat Papua dapat hidup dengan tenang dan damai.

“Hari ini warga jadi korban, kemudian pendekatan militer dilakukan dan kemudian warga sipil akan menjadi korban lagi. Saya ingin ingatkan kepada semua pihak bahwa warga sipil patut dilindungi apapun alasannya warga sipil jangan dijadikan sebagai kambing hitam atau korban kepentingan,” tandas Filep.

Seperti diketahui, konflik bersenjata di Papua telah memakan banyak korban dari kedua pihak baik para prajurit TNI-Polri, warga sipil Papua dan non Papua termasuk dari kalangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Pada Sabtu (16/7/2022) lalu, sebanyak 10 warga sipil di Nduga meninggal dunia dan 2 lainnya mengalami luka-luka berat akibat serangan KKB ini. Bahkan diantara korban tersebut diketahui merupakan seorang ustadz dan pendeta.

Pihak Kepolisian menyebutkan, dalam peristiwa itu sekitar puluhan anggota KKB melakukan penyerangan dan sebagian besar dari mereka membawa senjata api laras panjang dengan perkiraan berjumlah 15 senjata api.

(Rel/dpd)

Post Views: 315
ShareSendShare
Previous Post

Lagi, Anggota DPRD Sumbar HM Nurnas Bantu Alsintan

Next Post

Komite II DPD RI Dialog dengan Nelayan di Padang

Next Post
Komite II DPD RI Dialog dengan Nelayan di Padang

Komite II DPD RI Dialog dengan Nelayan di Padang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,194)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,389)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,034)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,678)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,658)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,975)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,075)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,512)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,445)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,515)

Berita Lainnya

Sultan B Najamudin Harap Presiden Berikutnya Tidak Lagi Angkat Ketum Parpol Jadi Menteri Kabinet

Sultan B Najamudin Harap Presiden Berikutnya Tidak Lagi Angkat Ketum Parpol Jadi Menteri Kabinet

Sabtu, 20/5/23 | 12:50 WIB
10

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menaruh...

Ketua DPD RI Berharap Kekayaan Budaya Kalimantan Jadi Ikon IKN Baru

Ketua DPD RI Berharap Kekayaan Budaya Kalimantan Jadi Ikon IKN Baru

Selasa, 06/4/21 | 04:13 WIB
12

KALIMANTAN TIMUR, AmanMakmur.com--- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap kekayaan budaya Kalimantan menjadi ikon ibu kota baru. Sebagaimana...

Nevi Zuairina Salurkan TJSL dari Bank Mandiri dan Pegadaian di Beberapa Daerah di Sumbar

Nevi Zuairina Salurkan TJSL dari Bank Mandiri dan Pegadaian di Beberapa Daerah di Sumbar

Kamis, 29/9/22 | 14:17 WIB
14

Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina serahkan bantuan untuk beberapa lembaga di Sumbar. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Anggota...

Kapolda Sumbar: Restorative Justice Penyelesaian Perkara Berlandaskan Kearifan Lokal

Kapolda Sumbar: Restorative Justice Penyelesaian Perkara Berlandaskan Kearifan Lokal

Rabu, 29/6/22 | 01:51 WIB
27

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa sedang diwawancara wartawan. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com --- Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.