• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Syech Fadhil: Potensi Ganja untuk Medis di Aceh Sangat Besar

Senin, 04/7/22 | 16:35 WIB
in Berita
0
Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, mengatakan usulan legalisasi ganja untuk keperluan medis patut dipertimbangkan.

“Penekanannya, ganja untuk keperluan medis ya. Jangan salah persepsi,” kata senator yang dekat dengan para ulama di Aceh ini.

Hal ini disampaikan senator asal Aceh ini di hadapan wartawan sejumlah media, Jumat 1 Juli 2022. Mencuatnya isu legalisasi ganja untuk keperluan medis di Indonesia menjadi pembahasan menarik di Nusantara.

LihatJuga

Pelaku Deklarasi Damai Malino dan Poso; Ceramah JK di UGM Sesuai Narasi Sejarah

Pelaku Deklarasi Damai Malino dan Poso; Ceramah JK di UGM Sesuai Narasi Sejarah

Rabu, 22/4/26 | 07:44 WIB
4
Adminduk Indonesia Bukan Tertinggal, Prof Djohermansyah Djohan: Hanya Belum Terorkesttasi

Adminduk Indonesia Bukan Tertinggal, Prof Djohermansyah Djohan: Hanya Belum Terorkesttasi

Rabu, 22/4/26 | 07:19 WIB
3
Di Momen Hari Kartini, Putri Nabila Damayanti Serukan Perempuan Muda Harus Bangkit

Di Momen Hari Kartini, Putri Nabila Damayanti Serukan Perempuan Muda Harus Bangkit

Rabu, 22/4/26 | 06:58 WIB
6

Salah seorang politisi yang berkomentar terkait usulan legalisasi ganja untuk medis adalah senator Aceh tadi.

“Di Aceh itu, ada profesor yang telah mengkaji manfaat ganja untuk kesehatan. Beliau itu Profesor Musri Musman. Dosen sekaligus peneliti dari Universitas Syiah Kuala. Dalam konteks wacana legalisasi ganja untuk medis, beliau mungkin bisa dilibatkan,” kata pria yang akrab disapa Syech Fadhil.

Syech Fadhil menyebutkan, legalisasi ganja untuk medis sebenarnya bukanlah hal yang baru di dunia.

“Thailand sudah terlebih dahulu. Negara-negara di Amerika selatan. Italia dan Kanada juga. Kemudian ada beberapa negara lainnya,” kata dia.

Di Indonesia, kata Syech Fadhil, penggunaan ganja medis terganjal Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana, ganja dimasukan dalam narkotika kelas satu.

“Namun bukan berarti undang-undang ini tidak bisa direvisi. Kalau manfaatnya besar dan sudah ada kajian ilmiahnya, kenapa tidak? Profesor Musri dari USK sudah melakukan penelitian terkait hal ini,” kata Syech Fadhil.

“Legalisasi ganja untuk medis bukan berarti nantinya ganja bisa ditanam bebas. Tetap ada prosedur dan aturan yang ketat. Ini poin pentingnya. Contoh hanya tempat yang disetujui dan pihak tertentu yang bisa menanamnya. Tanam hanya untuk keperluan medis serta dijaga dengan ketat. Sangat memungkinkan,” kata dia.

“Contoh lain, tanah Aceh sangat subur. Ketika UU Narkotika direvisi dan ganja tak lagi masuk sebagai narkotika kelas satu, maka memungkinkan di Aceh ada tempat khusus budidaya ganja untuk keperluan medis. Diawasi serta dikawal dengat ketat tentunya agar tidak dipergunakan ke hal-hal yang merusak.”

“Jadi bukan berarti dengan legalisasi ganja untuk medis, maka semua bisa tanam sesuka hati. Tetap ada aturannya. Yang menyalahgunakan ganja tetap ditangkap.”

“Potensi ganja untuk keperluan medis di Aceh sangat besar. Tanda kutip ya, ganja untuk medis. Jangan disalah-artikan. Nanti ditulis, senator dukung pemakaian ganja. Bisa bahaya. Apalagi saya berasal dari Aceh,” ujar sahabat UAS ini sambil tersenyum.

“Kalau bicara Aceh, jelas ya. Mayoritas muslim dan melaksanakan syariat. Kita tahu hukum. Tapi kalau ditanya, mungkin tidak UU Narkotika direvisi? Jawabannya sangat memungkinkan. Mungkin tidak ganja dilegalkan untuk medis? Jawabannya sangat memungkinkan. Mungkin tidak tanah subur di Aceh dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman ganja untuk medis? Jawabannya sangat mungkin dan potensi luar biasa. Tapi tentu perlu diatur aturan hukumnya dan prosedurnya,” kata dia lagi.

(Rel/dpd)

Post Views: 247
ShareSendShare
Previous Post

PKDP Sumbar Apresiasi Pembangunan Kota Pariaman di Bawah Kepemimpinan Genius-Mardison

Next Post

Komunitas Senam Sehat Al Zamzam dan Sahabat Ummat Cilodong Gelar Family Gathering

Next Post
Komunitas Senam Sehat Al Zamzam dan Sahabat Ummat Cilodong Gelar Family Gathering

Komunitas Senam Sehat Al Zamzam dan Sahabat Ummat Cilodong Gelar Family Gathering

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,153)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,351)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,979)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,614)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,926)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,034)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,457)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,397)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Tingkatkan Kualitas Data Statistik,  Diskominfo Sijunjung Luncurkan Aplikasi Desa Cantik

Tingkatkan Kualitas Data Statistik,  Diskominfo Sijunjung Luncurkan Aplikasi Desa Cantik

Minggu, 08/9/24 | 22:08 WIB
9

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sijunjung David Rinaldo. (Foto : Alex) SIJUNJUNG, AmanMakmur ---Pemerintah Kabupaten Sijunjung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika...

Di Workshop Perwakilan BPKP Sumbar, Leonardy: Kaji Ulang Ketentuan Penggunaan dan Pengelolaan Dana Desa

Di Workshop Perwakilan BPKP Sumbar, Leonardy: Kaji Ulang Ketentuan Penggunaan dan Pengelolaan Dana Desa

Jumat, 15/9/23 | 07:09 WIB
6

Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa menjadi salah satu narasumber pada acara workshop yang dilaksanakan Perwakilan BPKP Sumbar....

151 Orang CPNS Sijunjung Terima SK Pengangkatan

151 Orang CPNS Sijunjung Terima SK Pengangkatan

Selasa, 12/1/21 | 11:09 WIB
13

SIJUNJUNG, AmanMakmur.com ---Sebanyak 151 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 di Kabupaten Sijunjung terima SK Pengangkatan di...

Adityawarman Percepat Regenerasi Pengurus, Gina Didapuk Jadi Ketua Mubes IKA FHUA

Adityawarman Percepat Regenerasi Pengurus, Gina Didapuk Jadi Ketua Mubes IKA FHUA

Rabu, 05/1/22 | 06:30 WIB
551

Ketua Umum DPP IKA FHUA Adityawarman bersama pengurus DPP IKA FHUA lainnya Gina Mulyati, Zenwen Pador dan Ophe. (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.