• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Filep Sebut Kewenangan Papua Bagai Harimau Tak Bertaring

Kamis, 16/6/22 | 06:03 WIB
in Berita
0
Filep Wamafma, wakil daerah Papua Barat di DPD RI. (Foto : dpd)

PAPUA BARAT, AmanMakmur.com — Dua puluh satu tahun Otonomi khusus di tanah Papua. Harapannya, terdapat perubahan signifikan ke arah Papua yang lebih baik. Nyatanya, Papua Barat masih termasuk kategori provinsi yang berstatus belum mandiri bersama dengan 9 provinsi lainnya (Aceh, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku dan Maluku Utara).

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR RI pada tahun 2020 dalam penelaahan atas Dana Otonomi Khusus Provinsi Papua juga menyebutkan hal senada. Provinsi Papua memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap keberlanjutan Dana Otonomi Khusus dan Dana Tambahan Infrastruktur yang mendominasi total pendapatan daerah sebesar 64,50 persen pada Tahun Anggaran 2018.

Tak hanya itu, dari hasil PDTT (Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu) dan LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) BPK RI mengungkap, terdapat temuan dan permasalahan terkait dengan Dana Otonomi Khusus. Temuan itu dilihat dari permasalahan sistem pengendalian intern maupun kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

LihatJuga

Walikota Pariaman Buka Gala Premier Film Dokumenter “Rabab Galuk”

Walikota Pariaman Buka Gala Premier Film Dokumenter “Rabab Galuk”

Senin, 14/9/26 | 18:17 WIB
3
Terima Rektor KMO University, Ketua DPD RI Sultan: Indonesia Butuh Banyak SDM Kemaritiman

Terima Rektor KMO University, Ketua DPD RI Sultan: Indonesia Butuh Banyak SDM Kemaritiman

Senin, 14/9/26 | 17:16 WIB
3
Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Ikut Main Basket di Turnamen Basket Piala Panglima TNI

Dankodiklatad Letjen TNI Mohammad Hasan Ikut Main Basket di Turnamen Basket Piala Panglima TNI

Senin, 14/9/26 | 17:01 WIB
6

Filep Wamafma selaku wakil daerah Papua Barat di DPD RI turut memberikan catatan. Ia menyebut bahwa persoalan kemandirian harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait.

“Salah satu tujuan Otsus ialah menciptakan kemandirian daerah agar dapat berdiri di atas kaki sendiri, menciptakan kesejahteraan dengan sumberdaya sendiri dalam batas-batas peraturan perundang-undangan. Karena itu, segala temuan terhadap Papua harapannya menjadi bahan evaluasi bersama jika kita benar-benar berharap adanya perubahan,” ujar Filep, melalui keterangan persnya, Kamis (16/6/2022)

Wakil Ketua I Komite I DPD RI ini menyebut, bahwa setiap kewenangan terkait Papua yang diatur pada UU Otsus merupakan hal mutlak yang wajib dijalankan dan dicapai oleh Papua.

Sayangnya, dalam seluruh pelaksanaan Otsus selama ini, kemandirian tersebut belum dapat dicapai. Apalagi kritik soal kewenangan yang dianggap tidak memiliki “gigi” ini telah lama disampaikan oleh daerah. Salah satunya oleh gubernur Lukas Enembe.

“Kita dapat berkaca pada satu kasus. Kebijakan pemekaran DOB dapat dilakukan oleh Pemerintah Pusat, top down, tanpa melalui proses umum pemekaran yang biasanya dimulai dari usulan masyarakat di daerah (bottom up), atau syarat-syarat dimekarkannya wilayah. Inilah salah satu bentuk “arogansi” negara yang tanpa disadari mengikis kemandirian daerah. Papua dibuat seperti harimau tak bertaring.” Tandasnya.

Menurutnya, memahami secara utuh adanya otonomi khusus Papua dapat berdampak signifikan membantu kemandirian Provinsi di Papua.

“Sistem seperti ini (kebijakan top-down) menenggelamkan wewenang Pemda Provinsi, dan karena itu Pemda hanya berdiri sebagai penonton. Dari sini saja dapat dikatakan bahwa ketergantungan Pemda akan semakin besar kepada Pemerintah Pusat, agaknya seperti sudah didesain sedemikian rupa sehingga pola-pola pembangunannya tetap mengikuti keinginan Pemerintah Pusat,” tandas akademisi Papua Barat ini.

“Lalu di mana kemandirian Otsus itu? Selamanya Pemda Provinsi berharap pada kucuran dana Otsus, padahal esensi otsus bukan hanya soal dana. Rencana pembangunan lebih dipahami oleh Pemerintah Pusat. Pengelolaan sumberdaya daerah menjadi tidak optimal, dan kepala daerah menjadi tidak kreatif dalam membangun daerah. Inilah keprihatinan yang tidak pernah disuarakan.” tegasnya.

Filep menyebut, jika kewenangan tidak diberikan secara utuh, maka sumber daya alam Papua hanya menjadi “tabungan” untuk kepentingan segelintir orang, dengan feedback yang tidak sebanding dengan kekayaan Papua.

“Kita boleh menyalahkan kurang optimal dan terarahnya pemakaian dana Otsus, namun kita juga boleh mempertanyakan dimana kemandirian daerah pada saat Pemerintah Pusat mendesain ketergantungan daerah kepadanya,” tutup politisi muda tersebut.

(Rel/dpd)

Post Views: 385
ShareSendShare
Previous Post

Bertemu Sandiaga Uno, Nono Sampono Bahas Pengembangan Pariwisata Indonesia Timur

Next Post

Sultan Dukung Usulan Jaksa Agung Terkait Tim Terpadu Pendamping Desa

Next Post
Sultan Dukung Usulan Jaksa Agung Terkait Tim Terpadu Pendamping Desa

Sultan Dukung Usulan Jaksa Agung Terkait Tim Terpadu Pendamping Desa

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,362)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,561)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,193)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,845)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,814)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,174)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,213)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,670)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,636)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,658)

Berita Lainnya

Nevi Zuairina Dukung Atlet Indonesia Jadi Juara Dunia di IFSC Climbing World Cup

Nevi Zuairina Dukung Atlet Indonesia Jadi Juara Dunia di IFSC Climbing World Cup

Minggu, 25/9/22 | 07:50 WIB
20

Anggota DPR RI Hj Nevi Zuairina yang juga Ketua FPTI Sumbar memberi dukungan penuh pada atlet panjat tebing Indonesia untuk...

Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Sijunjung Gelar Pentas Seni

Sosialisasikan Pilkada 2024, KPU Sijunjung Gelar Pentas Seni

Sabtu, 19/10/24 | 22:05 WIB
11

Suasana sosialisasi yang digelar KPU Sijunjung. (Foto : Alex) SIJUNJUNG, AmanMakmur ---Kembali KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Sijunjung, lakukan  pendidikan...

Nevi Zuairina Terima Penghargaan atas Kepeduliannya Terhadap PDRI

Nevi Zuairina Terima Penghargaan atas Kepeduliannya Terhadap PDRI

Kamis, 19/1/23 | 15:01 WIB
8

Suasana Upacara Peristiwa Situjuah. (Foto : nzcenter) LIMAPULUH KOTA, AmanMakmur --- Anggota DPR RI asal Sumbar II Hj Nevi Zuairina...

Ketua DPD RI dan Tiga Komunitas Relawan Jokowi Bahas UMKM Hingga Pemimpin Bangsa

Ketua DPD RI dan Tiga Komunitas Relawan Jokowi Bahas UMKM Hingga Pemimpin Bangsa

Rabu, 14/4/21 | 12:13 WIB
15

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, membahas mengenai perlunya menggairahkan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.