
PADANG, AmanMakmur.com— Komisi Informasi (KI) Pusat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Daerah Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) di Padang, di Hotel Kyriad Bumi Minang Padang, Jumat (10/6)
“FGD ini dalam rangka upgrading kuisioner yang diinput lewat google form oleh sembilan Informan Ahli Sumbar,” ujar Komisioner KI Pusat, Gede Narayana.
Pada FGD ini potret keterbukaan informasi publik Sumbar telah dicurahkan dalam isian kuisioner.
“Ajang FGD ini finalisasi nilai IKIP yang nanti akan diakumulasikan dengan IKIP se Indonesia, sehingga muncul IKIP nasional,” ujar Gede Narayana, yang beberapa waktu lalu dilantik kembali menjadi Komisioner KI Pusat untuk periode kedua.
Sembilan Informan Ahli ditetapkan KI Pusat telah melakukan kusioner dan memberikan nilai.
“Ada sekitar 85 pertanyaan dan peryataan serta skor yang diberikan berdasarkan fakta kekinian keterbukaan informasi publik,” ujar Ketua KI Sumbar Nofal Wiska.
Sembilan Informan Ahli yang mencurahkan pikiran dan memberikan penilaian dalam rangka IKIP 2022: Asisten I Setdako Sumbar Devi Kurnia, Sekdako Pariaman Yota Balad, Praktisi Hukum Miko Kamal (Ketua Peradi Padang), akademisi Khairul Fahmi, dari tokoh masyarkat Khairul Anwar Tan Rajo, Yulia Agusta, Novia Hartini (perempuan pengusaha) dan Ramal Saleh selaku pengusaha yang juga Ketua Kadin Sumbar.
“Silahakan ber-FGD, supaya IKIP ini hasilkan potret riil dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Gede Narayana.
(Rel/ki)











