• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

IPM Papua-Papua Barat Terendah, Senator Filep Tekankan Sejumlah Poin Penting

Selasa, 07/6/22 | 12:15 WIB
in Berita
0
Senator Papua Barat Dr Filep Wamafma SH, MHum bersama anak-anak Papua. (Foto : dpd)

PAPUA, AmanMakmur.com — Persoalan ketimpangan capaian pembangunan manusia nampaknya masih menjadi tantangan sekaligus isu penting bagi pemerintah dalam mencapai pemerataan pembangunan nasional.

Belum lama ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mempublikasikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2021 dengan capaian IPM tertinggi oleh Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Papua-Papua Barat berada di posisi terendah.

Berdasarkan data BPS pada Mei 2022 ini, capaian IPM nasional tercatat sebesar 72,29. Adapun 3 provinsi dengan capaian IPM tertinggi adalah Provinsi DKI Jakarta (81,11), Provinsi DI Yogyakarta (80,22) dan Provinsi Kalimantan Timur (76,88).

LihatJuga

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Djohermansyah Djohan Ingatkan Indonesia Terancam Kembali ke Era Sentralisasi, Jika Otonomi Daerah Terus Dikebiri

Sabtu, 31/10/26 | 20:02 WIB
2
Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kelurahan Ulak Karang Selatan Padang Bakal Gelar Pemilihan Ketua RT dan RW Secara Serentak

Kamis, 29/10/26 | 21:32 WIB
79
SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

SMP IT Fitrah Hanniah Bekasi Angkat Isu Karhutla di Hari Sumpah Pemuda, Ada Apa di Baliknya?

Kamis, 29/10/26 | 11:05 WIB
4

Sedangkan, 3 provinsi dengan capaian IPM terendah yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur (65,28), Provinsi Papua Barat (65,26) dan Provinsi Papua (60,62).

Menanggapi hal itu, Senator Papua Barat Dr Filep Wamafma SH, MHum menekankan orientasi pembangunan manusia di tanah Papua harus berfokus pada sektor-sektor substansial yakni sektor pendidikan, kesehatan dan penguatan ekonomi.

Menurutnya, masih banyak persoalan mendasar di daerah yang harus ditangani secara serius untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Capaian IPM Papua-Papua Barat yang selalu berada di dua terendah nasional tentu menjadi evaluasi dan autokritik terutama bagi pemerintah dalam membangun Papua selama ini. Kami juga apresiasi program Digitalisasi Sekolah Kemdikbud, namun perlu diperhatikan yang utama adalah bagaimana kita terus meningkatkan kualitas SDM Papua, transfer pengetahuan dan skill secara terstruktur, masif dan kontinyu,’ ujar Filep, melalui keterangan persnya, Selasa (7/6).

“Artinya, penguatan kapasitas para pendidik dan penambahan tenaga pendidik berkualitas hingga ke pelosok desa di wilayah Papua perlu menjadi fokus dan tujuan utama. Apalagi konsep pembangunan manusia pada dasarnya memposisikan manusia sebagai kekayaan bangsa yang sesungguhnya,” tambahnya.

Selain itu, Filep juga menyoroti angka stunting di Papua Barat cukup tinggi dan membutuhkan perhatian serius. Angka stunting di Papua Barat pada tahun 2022 secara nasional berada pada angka 26,2 persen dari 13 kabupaten dan kota. Bahkan enam daerah diantaranya memiliki prevalensi balita stunting di atas 30 persen.

“Prevalensi stunting anak yang lebih tinggi dari presentase nasional tentu sangat memprihatinkan. Hal ini sangat berkaitan dengan tingkat kemampuan anak menyerap pelajaran. Efek dari kondisi ini akan melahirkan generasi yang lemah. Untuk itu, perlu ada intervensi kesehatan segera dari pemerintah,” ungkapnya.

“Persoalan ketersediaan tenaga kesehatan, rasio jumlah bidan dan perawat berikut fasilitas-fasilitas dasar yang dibutuhkan harus segera ditangani secara serius. Papua Barat harus secepatnya bebas dari masalah stunting,” sambungnya.

Di sisi lain, tingkat pengangguran di Papua dan Papua Barat juga masih menjadi persoalan. Saat ini Tingkat Pengangguran di Provinsi Papua mencapai 3,2 persen. Meskipun kondisi itu masih lebih baik dibandingkan tahun 2020, saat tingkat pengangguran terbuka Papua mencapai 4 persen akibat pandemi Civid-19.

Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Papua Barat pada Februari 2022 menyentuh angka sebesar 5,78 persen.

Menurut Filep, masih tingginya angka pengangguran ini harus dibarengi dengan berbagai program yang tepat sasaran seperti penyediaan lapangan pekerjaan yang lebih luas, kesempatan kerja dan peningkatan keterampilan maupun keahlian tertentu terutama bagi masyarakat asli Papua.

Lebih lanjut, sesuai dengan konsep dasar pembangunan manusia, Filep berharap akan tercipta lingkungan yang memungkinkan bagi rakyat Papua untuk menikmati umur panjang, sehat, dan menjalankan kehidupan yang produktif. Terlebih, hal ini sejalan dengan Nawa Cita ketiga Presiden, “Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah dan Desa dalam Kerangka Negara Kesatuan”.

(Rel/dpd)

Views: 474
ShareSendShare
Previous Post

Rehafzan Juara Dua Nasional KOSSMI Disambut Bak Pahlawan

Next Post

DPD RI Ingatkan Pemerintah Harus Realistis Patok Target Pertumbuhan Ekonomi

Next Post
DPD RI Ingatkan Pemerintah Harus Realistis Patok Target Pertumbuhan Ekonomi

DPD RI Ingatkan Pemerintah Harus Realistis Patok Target Pertumbuhan Ekonomi

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,463)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,642)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,283)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,934)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,881)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,270)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,289)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,749)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,720)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,734)

Berita Lainnya

Peduli Konstituen, Manufer Bantu Sarana Olahraga Komplek ABI Kayu Kalek

Peduli Konstituen, Manufer Bantu Sarana Olahraga Komplek ABI Kayu Kalek

Kamis, 25/3/21 | 13:52 WIB
39

PADANG, AmanMakmur.com ---Menunjukkan kepedulian terhadap konstituen di daerah pemilihan (dapil)-nya Kecamatan Koto Tangah, Anggota DPRD Padang Manufer Putra Firdaus membantu...

Pilkada Dharmasraya 2024: PKS Menjaga Konsistensi di Tengah Perebutan Dukungan

Pilkada Dharmasraya 2024: PKS Menjaga Konsistensi di Tengah Perebutan Dukungan

Minggu, 15/9/24 | 01:44 WIB
9

Bendera PKS. (Foto : Dok) Oleh: Dheka (Relawan ASLI) PKS (PARTAI KEADILAN SEJAHTERA) dikenal sebagai partai yang berintegritas, dan hal...

DPD RI Beri Penghargaan pada Dinas Dukcapil DKI Jakarta

DPD RI Beri Penghargaan pada Dinas Dukcapil DKI Jakarta

Selasa, 05/10/21 | 11:51 WIB
15

Anggota DPD RI Fahira Idris berikan Piagam Penghargaan dari DPD RI sebagai tanda ucapan terimakasih atas partisipasi aktif dalam dedikasi...

Ketua DPD RI Ziarah ke Makam Pangeran Sambernyawa dan Presiden Soeharto

Ketua DPD RI Ziarah ke Makam Pangeran Sambernyawa dan Presiden Soeharto

Sabtu, 05/6/21 | 05:02 WIB
130

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyempatkan diri berziarah ke Astana Mangadeg dan Astana Giribangun, Jumat (4/6) malam. (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.