• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Leonardy Harmainy: Perkuat Penerapan Nilai-nilai Pancasila di Kalangan Generasi Milenial

Rabu, 01/6/22 | 14:46 WIB
in Berita
0
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH. (Foto : Dok)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati. Tidak boleh ada yang mengganti Pancasila sebagai ideologi negara.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH usai peringatan Hari Pancasila di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (1/6).

“Selamat Hari Pancasila buat seluruh elemen bangsa. Ingatlah selalu, Pancasila adalah ideologi negara kita, tidak boleh diganti oleh yang lainnya. Pancasila yang mempersatukan bangsa ini. Generasi muda bangsa pun harus terus disosialisasikan tentang ideologi negara ini,” tegasnya.

LihatJuga

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Kamis, 16/4/26 | 21:39 WIB
10
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Kamis, 16/4/26 | 11:55 WIB
10
KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

Kamis, 16/4/26 | 10:31 WIB
7

Sosialisasi tentang nilai-nilai Pancasila sangat diperlukan oleh generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Jangankan generasi muda, generasi tua yang sudah mengikuti berbagai sosialisasi, bimtek, pelatihan tentang Pancasila saja bisa juga terpapar dengan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.

Generasi muda harus dipahamkan bahwa Pancasila adalah sistem nilai yang saling terkait dari lima nilai moral berbangsa dan bernegara dan telah dimuat dalam Pembukaan UUD 1945 pada alenia IV.

Kelima sila telah diakui oleh para leluhur bangsa Indonesia sebagai nilai moral yang dipercaya bisa menuntun peradaban kita sebagai negara dan bangsa.

Sebagai tanda terima kasih kepada bapak pendiri bangsa tersebut, hendaknya setiap tata laku dan kebijakan kita sebagai warga negara Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara harus bercermin pada nilai Pancasila.

Agar terbangun harmoni kebangsaan, rasa persatuan dan kebersamaan
perlu diperbanyak kegiatan atau acara yang berkaitan dengan penanaman nilai-nilai Pancasila.

Hal ini, kata Senator asal Sumatera Barat ini, dimaksudkan agar generasi muda tidak lupa. Dengan tertanamnya nilai-nilai Pancasila dalam diri mereka, maka mereka bisa menjaga jati diri bangsa Indonesia.

Menurut Leonardy, karakter dan tingkah laku generasi milenial saat ini sangat mudah dipengaruhi oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Di lain pihak mereka dituntut untuk berlomba-lomba menciptakan inovasi dan juga berpikiran kreatif agar bisa eksis.

“Kita khawatir generasi muda bangsa kita mulai melupakan jati diri mereka dan jati diri bangsa Indonesia. Akibat pengaruh dari perkembangan ilmu dan teknologi tersebut, Pancasila kini sedikit demi sedikit mulai tergerus oleh arus globalisasi,” terangnya.

Dikatakan Leonardy, penggunaan internet sangat meningkat di kalangan generasi milenial. Anak berusia 7 tahun ke atas sudah bisa membuka segala macam hal yang terdapat di internet lewat gadget-nya.

“Maka dari itu mari kita isi waktu luang mereka untuk melakukan hal-hal positif. Beri kesibukan mereka dan pantau kesibukan mereka dengan bijaksana,” tegasnya.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH di Amerika Serikat waktu kunker baru-baru ini. (Foto : Dok)

Tentu harus dipikirkan bagaimana cara yang efektif dalam penanaman nilai-nilai Pancasila pada generasi milenial. Menurut Leonardy, metode doktrin mungkin kurang cocok dengan pola pikir milenial.

“Budaya mendengar sepertinya lebih baik untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila ini. Dengar apa yang anak milenial inginkan tentang Pancasila. Manfaatkan aplikasi media sosial maupun teknologi informasi yang ada. Bisa juga dengan memanfaatkan tokoh-tokoh berpengaruh (influencer) di media sosial tersebut,” ulasnya.

Lebih jauh Leonardy menyebutkan, pengamalan Pancasila dengan membangun semangat kebhinekaan bagus juga diterapkan. Tunjukkan bagaimana kebijakan pemerintah berisi pengakuan terhadap perbedaan yang ada, perlakuan yang sama terhadap berbagai elemen masyarakat, penghargaan yang tinggi terhadap hak asasi manusia.

Kata Leonardy lagi, praktik yang terjadi dalam kehidupan sosial masyarakat kadang banyak yang kontradiksi dengan nilai-nilai Pancasila juga membuat generasi milenial berkurang kebanggaannya dengan ber-Pancasila. Ini harus jadi perhatian kita secara komprehensif, dan harus ada upaya terintegrasi dan berkesinambungan.

“Paling penting dari semua itu, karena Pancasila dihasilkan dari akar budaya masyarakat Indonesia, makanya kearifan lokal harus dibawa serta jika ingin mengenalkan apalagi menanamkan nilai-nilai Pancasila,” tegasnya.

Untuk itu, Leonardy berharap, Pendidikan Pancasila dihidupkan lagi. Dia beralasan Pancasila adalah ideologi negara, artinya Pancasila itu nyawa bangsa Indonesia yang kita yakini bisa mempersatukan bangsa, hendaknya dipelajari secara terstruktur dan sistematis.

Semua tentu tak ingin generasi penerus bangsa ini menjadi generasi yang membuat korupsi makin merajalela, membudayakan hedonisme, melakukan praktik-praktik yang melanggar hukum secara brutal.

“Mari kita jadikan Pancasila wujud dalam kehidupan. Bagaimana semua melihat nilai-nilai Pancasila mampu mengentaskan kemiskinan, membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi anak bangsa, dan warga negara merasakan kekayaan negerinya,” ujarnya.

Leonardy optimis, jika ini terjadi, maka generasi milenial akan bangga dengan Pancasila. Mereka bangga menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata. Dan mereka bangga berbangsa, bernegara dan berbahasa Indonesia. Selanjutnya mau berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negaranya.

Leonardy mengatakan saat ini, Anggota MPR RI yang terdiri dari Anggota DPD RI dan Anggota DPR RI wajib melaksanakan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam setiap kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut, kata Leonardy, selalu dia ingatkan kepada peserta sosialisasi untuk menyebarluaskan ilmu yang dia dapatkan dari kegiatan tersebut kepada yang lainnya. Bahkan untuk organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan yang punya basis di daerah-daerah tingkat dua (kota/kabupaten), dia meminta agar materi empat pilar kebangsaan dimasukkan ke materi-materi pelatihan yang mereka lakukan.

Leonardy mengungkapkan generasi dia dan sesudahnya yang dulu sering ikut pelatihan/penataran tentang Pancasila yang dinamai Penataran P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila) hingga 125 jam.

Di tahun pertama duduk di sekolah menengah dan perguruan tinggi harus ikut P4 pun masih ada juga yang bisa dibelokkan ke paham lain.

(Zul)

Post Views: 256
ShareSendShare
Previous Post

Fahira Idris: Nilai Pancasila Sudah Dipraktikkan Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Next Post

Nono Sampono: Bangsa Indonesia Jangan Pernah Melupakan Pancasila

Next Post
Nono Sampono: Bangsa Indonesia Jangan Pernah Melupakan Pancasila

Nono Sampono: Bangsa Indonesia Jangan Pernah Melupakan Pancasila

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,148)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,349)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,974)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,632)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,610)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,922)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,030)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,455)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,387)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Minta Dana Pinjaman Kebencanaan dari Jepang Dikelola Profesional

Ketua DPD RI Minta Dana Pinjaman Kebencanaan dari Jepang Dikelola Profesional

Selasa, 06/4/21 | 08:59 WIB
13

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Badan Kerjasama Internasional Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA) memberikan pinjaman 50 miliar yen atau sekitar Rp6,5 triliun...

Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Cek Kelaikan Kendaraan Dinas

Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Cek Kelaikan Kendaraan Dinas

Rabu, 17/4/24 | 20:41 WIB
4

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan melakukan inspeksi kendaraan dinas. (Foto : kominfo) DHARMASRAYA, AmanMakmur---Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan...

Ketua DPD RI Warning Kemenkes: Setelah Gagal Ginjal Anak, Kini Angka Diabetes Melambung

Ketua DPD RI Warning Kemenkes: Setelah Gagal Ginjal Anak, Kini Angka Diabetes Melambung

Selasa, 06/6/23 | 18:24 WIB
15

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Setelah kasus penyakit gagal ginjal menyerang anak-anak,...

Perayaan Idul Adha 1445 H, Bupati Eka Putra: Momentum Tanah Datar Tetap Kuat dan Bangkit

Perayaan Idul Adha 1445 H, Bupati Eka Putra: Momentum Tanah Datar Tetap Kuat dan Bangkit

Senin, 17/6/24 | 15:04 WIB
8

Bupati Tanah Datar Eka Putra sedang memberikan sambutan. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur --- Pelaksanaan Salat Idul Adha 1445...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.