
JAKARTA, AmanMakmur.com —Saiful Mujani Research Consulting (SMRC) mempublis hasil survei terkait pemilu, satu di antaranya adalah mengenai Pilpres 2024.
Survei sendiri dilakukan SMRC pada Maret 2022, hasilnya menunjukkan ada harapan baru pada pilihan capres 2024.
“Anies-AHY berhasil mencolek perhatian publik, terutama responden survei SMRC. Kami bersyukur pasangan Anies-AHY menjadi salah satu pasangan yang mendapat perhatian publik cukup bagus saat ini,” ujar Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Imelda Sari kepada media, Jumat (8/4), di Padang.
Tercermin dari hasil survei Maret, kata Imelda Sari, itu artinya masyarakat punya harapan pada Pemilu 2024 mendatang jauh lebih besar untuk terlaksananya Pilpres.
“Buat kami (Demokrat, -red) sekali lagi survei adalah potret masyarakat kita saat ini, tentu saja jadi penyemangat Ketum AHY dan Partai Demokrat untuk terus bekerja keras dalam memenangkan Pemilu 2024,” ujar Imelda, putri Minang yang merupakan alumni Unand.

Lanjut Imelda Sari, kini Ketum AHY selain fokus konsolidasikan Partai Demokrat. Ternyata AHY dan pimpinan partai juga terus melakukan komunikasi politik ke berbagai kalangan.
“Terutama melakukan silaturahmi dengan parpol-parpol lainnya, juga terus menyapa warga dan para tokoh , alim ulama di daerah. Seperti saat ini Ketum AHY melakukan Safari Ramadan di Jawa Tengah, setelah sebelumnya di DKI dan Jogja. Juga akan ke beberapa daerah lainnya di Indonesia,” ujar Imelda.
Partai Demokrat sebagai partai yang berada di luar pemerintahan, kata Imelda Sari, menerima hasil survei ini sebagai cemeti penyemangat akan konsistensi sikap Partai Demokrat.
“Hasil Survei SMRC makin mematri kami kader Partai Demokrat se Indonesi untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti mahalnya harga harga kebutuhan pokok saat ini yang menjadi sorotan kami dan menolak perpanjangan masa jabatan Presiden karena melanggar konstitusi,” ujar Imelda Sari.
Dan dari survei SMRC ini, kata Imelda Sari, juga jelas sikap masyarakat tercermin harapan yang besar akan Pemilu 2024 dapat terselenggara sesuai pada waktunya, yakni 14 Februari 2024.
“Jangan ada lagi wacana pemilu ditunda, karena rakyat ingin perubahan pada 2024 mendatang,” ujar Imelda Sari.
(Rel/Adt)











