• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Dikbud dan Ristek Dilebur, Fahira Idris: Segera Reorientasi Pembangunan Iptek

Sabtu, 01/5/21 | 12:03 WIB
in Berita
0

JAKARTA, AmanMakmur.com ––Nomenklatur baru kementerian akhirnya terkuak setelah pelantikan Nadiem Anwar Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) oleh Presiden, Rabu (28/4).

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi merupakan peleburan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Terlepas dari pro kontra yang terjadi di masyarakat, peleburan dua kementerian ini diharapkan merupakan kebijakan yang tepat dan strategis dalam memajukan pembangunan riset, ilmu pengetahuan, dan teknologi di Indonesia yang memang saat ini belum terlalu menggeliat.

LihatJuga

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 13/1/26 | 17:12 WIB
29
GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, salah satu pekerjaan penting yang harus segera dilakukan Mendikbud Ristek terutama dalam bidang penelitian, riset dan pengembangan teknologi adalah melakukan reorientasi pembangunan iptek ke depan, yaitu dengan menjadikan setiap denyut aktivitas iptek dan negeri ini berorientasi kepada kebutuhan nyata rakyat dan potensi bangsa.

Riset Indonesia tidak bisa lagi didasarkan hanya atas keingintahuan peneliti, tetapi didasarkan atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat sekaligus melihat kebutuhan pasar.

Artinya lembaga penelitian terutama yang berada di bawah koordinasi Mendikbud Ristek harus segera menghasilkan berbagai produk yang berguna bagi masyarakat dan dunia usaha. Jika dalam beberapa tahun ke depan gebrakan seperti ini lahir, maka peleburan kedua kementerian ini adalah kebijakan yang tepat.

“Untuk itu yang sangat perlu segera dilakukan adalah memformulasikan berbagai kebijakan dan regulasi agar pembangunan iptek terintegrasi dalam satu sistem pembangunan ekonomi bangsa atau tidak bisa lagi dilakukan secara parsial,” ujar Fahira Idris, Sabtu (1/5).

Menurut Fahira, salah satu pilar penting dalam upaya reorientasi pembangunan iptek adalah mahasiswa. Dalam pembangunan riset dan iptek saat ini dan ke depan mahasiswa harus dipandang sebagai sumber daya kreatif yang setiap tahun terbarukan atau sumber daya potensial yang akan terus lahir.

Di banyak negara sangat sering ditemui berbagai riset dan inovasi yang berawal dari berbagai tugas mahasiswa. Melalui kolaborasi dengan kampus dan dosen, ide dan gagasan segar dari mahasiswa yang sering sekali berangkat dari kebutuhan masyarakat dan dunia usaha banyak dilirik sehingga mendapatkan hibah riset baik dari investor, dunia usaha maupun pemerintah.

“Saya meyakini banyak mahasiswa cerdas di Indonesia dan mereka harus dilibatkan dalam pembangunan riset dan iptek di negeri ini. Artinya Kementerian yang baru ini harus mempunyai sistem dan mekanisme untuk ‘memanen’ ide-ide kreatif dari mahasiswa di seluruh Indonesia sehingga kampus benar-benar menjadi wadah pengembangan iptek yang bersifat eksploratif. Ke depan perguruan tinggi di Indonesia harus menjadi salah satu sumber gagasan utama inovasi bagi industri,” pungkas Fahira Idris.

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Apresiasi Pemerintah Jerman Beri Penghormatan untuk KRI Nanggala-402

Next Post

Dampingi Menteri KKP ke Lamongan, Anggota DPD RI Adilla Azis Dukung Pengembangan Pelabuhan Perikanan

Next Post
Dampingi Menteri KKP ke Lamongan, Anggota DPD RI Adilla Azis Dukung Pengembangan Pelabuhan Perikanan

Dampingi Menteri KKP ke Lamongan, Anggota DPD RI Adilla Azis Dukung Pengembangan Pelabuhan Perikanan

Berita Lainnya

DPD RI Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok dan Kelancaran Arus Mudik 2025

DPD RI Minta Pemerintah Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok dan Kelancaran Arus Mudik 2025

Jumat, 14/3/25 | 22:19 WIB
13

Suasana Rapat Paripurna. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---DPD RI meminta pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok serta memberikan...

TOP100 Peduli Bantu 1000 Paket Peralatan Sekolah untuk Siswa di Daerah Bencana

TOP100 Peduli Bantu 1000 Paket Peralatan Sekolah untuk Siswa di Daerah Bencana

Rabu, 20/3/24 | 23:30 WIB
5

Leaflet TOP100 Peduli. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur----Bencana banjir dan longsor yang mendera Sumbar 7 Maret 2024 lalu, menyisakan duka...

Bupati Sijunjung Bantu Korban Kebakaran Toko di Nagari Palangki

Bupati Sijunjung Bantu Korban Kebakaran Toko di Nagari Palangki

Rabu, 07/12/22 | 06:57 WIB
14

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir meninjau dan beri bantuan langsung korban kebakaran di Nagati Palangki. (Foto : Nof) SIJUNJUNG, AmanMakmur.com...

Senator Abraham: Tinjau Kembali JHT yang Baru Bisa Dicairkan di Usia 56 Tahun

Senator Abraham: Tinjau Kembali JHT yang Baru Bisa Dicairkan di Usia 56 Tahun

Rabu, 16/2/22 | 12:47 WIB
9

Anggota Komite I DPD RI Abraham Liyanto. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota Komite I DPD RI Abraham Liyanto meminta...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.