• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI LaNyalla Ingatkan Pentingnya Data dalam Distribusi BSU

Rabu, 06/4/22 | 10:05 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com — Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi rencana pemerintah yang akan menyalurkan Bantuan Subsidi Uang (BSU) kepada 8,8 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp3 juta.

LaNyalla mengingatkan Kemenaker untuk memperhatikan ketepatan data penerima sehingga tidak salah sasaran.

“Kita apresiasi langkah pemerintah. Namun ini kita bicara keadilan. Jangan sampai orang-orang yang berhak menerima malah terlewat, sedangkan orang yang masuk kategori mampu malah mendapatkannya. Ini seringkali terjadi dan akurasi data ini perlu dipastikan benar oleh pemerintah supaya tepat sasaran,” ujar LaNyalla, saat kunjungan dapil di Jawa Timur, Rabu (6/4).

LihatJuga

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

13 Bank Bangkrut Ditutup Hingga September 2026, Termasuk 3 BPR di Sumbar

Rabu, 16/9/26 | 22:07 WIB
19
Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Kawasan Danau Maninjau Jadi Fokus Pengembangan Destinasi Prioritas Provinsi

Rabu, 16/9/26 | 21:37 WIB
13
DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

DPD RI Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp760 Triliun

Rabu, 16/9/26 | 21:18 WIB
9

Dijelaskan LaNyalla, penyaluran BSU akan sulit dilakukan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sebab faktanya, banyak sekali pekerja penerima upah berkisar Rp3 juta yang tidak terdaftar dalam kepesertaan BPJS tersebut.

Oleh karena itu, LaNyalla yang sedang kunjungan dapil di Surabaya menyarankan agar sebaiknya Kemenaker memiliki data back up yang menunjukkan angka riil para pekerja Indonesia baik yang formal maupun yang non formal.

“Saat ini banyak buruh yang bekerja dengan sistem outsourcing. Biasanya durasi waktu kontrak 3 bulan, 6 bulan atau satu tahun. Alih-alih memikirkan iuran bulanan, mereka ini sangat berat bebannya karena harus kembali menganggur setelah habis masa kontrak kerja dan mencari pekerjaan lainnya
lagi,” imbuh LaNyalla.

Dalam permasalahan ini Kemenaker perlu sensitif. Harus mempertimbangkan bahwa banyak perusahaan yang memberlakukan sistem kontrak dengan durasi waktu pendek.

Makanya agar basis penerimanya kuat, Kemenaker perlu melakukan sensus di perusahaan-perusahaan di wilayah yang UMR-nya kecil.

“Kelompok inilah yang rentan dan lebih memerlukan bantuan subsidi,” ujarnya.

Selain itu, BSU kalau bisa diperluas ke pekerja informal yang jumlahnya banyak dan sebagian besar mempunyai gaji di bawah 3 juta.

“Contohnya guru honorer, mereka tidak mungkin ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan kewajiban membayar sejumlah uang sementara honornya sangat jauh dari standar UMR,” tuturnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 407
ShareSendShare
Previous Post

Senator Filep Harap Dokumen Pendukung dari NGO Terkait Kasus Haris-Luhut Dibuka ke Publik

Next Post

Presiden Larang Kabinet Bicara 3 Periode, LaNyalla: Menteri Harus Taat!

Next Post
Presiden Larang Kabinet Bicara 3 Periode, LaNyalla: Menteri Harus Taat!

Presiden Larang Kabinet Bicara 3 Periode, LaNyalla: Menteri Harus Taat!

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,369)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,566)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,202)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,851)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,819)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,183)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,218)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,674)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,642)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,662)

Berita Lainnya

Ini Saran Senator Papua Barat untuk Calon Kapolri yang Baru

Ini Saran Senator Papua Barat untuk Calon Kapolri yang Baru

Jumat, 15/1/21 | 17:09 WIB
3

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Komjen Listyo Sigit Prabowo akhirnya menjadi calon tunggal Kapolri. Presiden menggunakan hak prerogatifnya untuk menunjuk Kabareskrim Polri tersebut...

Yuliandre Darwis Raih Gelar Doktor Keduanya di PTIQ Jakarta dalam Bidang Ilmu Al Qur’an dan Tafsir

Yuliandre Darwis Raih Gelar Doktor Keduanya di PTIQ Jakarta dalam Bidang Ilmu Al Qur’an dan Tafsir

Rabu, 23/10/24 | 18:09 WIB
74

Yuliandre Darwis didampingi istri dan anak-anak. (Foto : Ist) JAKARTA, AmanMakmur ---Yuliandre Darwis, Ketua dan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)...

Senator Gus Hilmy Dukung Qatar Larang LGBT di Gelaran Piala Dunia

Senator Gus Hilmy Dukung Qatar Larang LGBT di Gelaran Piala Dunia

Kamis, 24/11/22 | 18:58 WIB
34

Senator Hilmy Muhammad, atau Gus Hilmy. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Sejak awal kick off, gelaran piala dunia menuai...

Saatnya Putra Tanah Datar Duduk di DPR RI, Masyarakat Tumpangkan Harapan pada Arkadius di Pemilu 2024

Saatnya Putra Tanah Datar Duduk di DPR RI, Masyarakat Tumpangkan Harapan pada Arkadius di Pemilu 2024

Selasa, 17/1/23 | 13:25 WIB
55

Arkadius Dt Intan Bano. (Foto : FM) TANAH DATAR, AmanMakmur --- Panggung politik mulai riuh jelang Pemilu Serentak 2024 mendatang....

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.