• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI: Pemuda Harus Menjadi Pelurus Bangsa

Kamis, 17/3/22 | 14:52 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI menyerahkan buku kepada Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITBis) Lembah Dempok, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Dr Elvera, Kamis (17/3). Dalam acara itu hadir Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, Ketua Yayasan ITBis Lendy Rahmadi, dan Direktur Pascasarjana ITBis Lembah Dempo Dr Sastra Mico. (Foto : dpd)

SUMATERA SELATAN, AmanMakmur.com — Saat mengisi Kuliah Umum di Kampus Institut Teknologi dan Bisnis (ITBis) Lembah Dempo, Pagar Alam, Sumatera Selatan, Kamis (17/3), Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyebut pemuda harus mengambil peran sebagai pelurus bangsa.

Untuk itu, LaNyalla meminta kepada anak muda untuk peduli politik. Karena, mahasiswa dan pemuda adalah benerasi penerus pemegang estafet kepemimpinan bangsa ini.

“Selain pemuda harus beribadah, mahasiswa juga harus memiliki peran pemuda dalam pembangunan, menurut saya yang paling penting adalah mahasiswa dan pemuda harus sadar politik. Memahami situasi kebangsaan. Karena ini persoalan yang paling fundamental,” katanya.

LihatJuga

Sudah 8 Bulan Belum Juga Ada Kabar, Sivitas Akademika Unand: “Ryan Pulanglah”

Sudah 8 Bulan Belum Juga Ada Kabar, Sivitas Akademika Unand: “Ryan Pulanglah”

Senin, 13/7/26 | 16:52 WIB
11
Secara Aklamasi, Alexandra Ilyas Diamanahkan Jadi Ketua Umum SPSC Periode 2026-2030

Secara Aklamasi, Alexandra Ilyas Diamanahkan Jadi Ketua Umum SPSC Periode 2026-2030

Senin, 13/7/26 | 14:35 WIB
7
Muhammadiyah Siapkan Gedung Auditorium Senilai Rp235 Miliar Sebagai Lokasi Muktamar ke-49 di Deli Serdang Sumut

Muhammadiyah Siapkan Gedung Auditorium Senilai Rp235 Miliar Sebagai Lokasi Muktamar ke-49 di Deli Serdang Sumut

Minggu, 12/7/26 | 15:08 WIB
10

Senator asal Jawa Timur itu menegaskan, mahasiswa dan para pemuda harus tampil sebagai pelurus bangsa.

“Pemuda bukan cuma penerus bangsa, tapi lebih dari itu, yaitu pelurus bangsa. Kalianlah yang harus meletakkan kembali dasar negara ini,” katanya.

Dijelaskannya, arah perjalanan bangsa ini telah banyak dibelokkan.

“Kalau kita meneruskan yang sekarang, sekarang ini kondisinya sedang dibelok belokin. Kita ini sudah dibuat belok kanan kiri. Kita tahu semua air, bumi dan isinya ini adalah punya negara. Punya rakyat. Tapi kita semua sudah tahu, itu sudah dikuasai asing,” katanya.

Menurutnya, hal itu termasuk juga munculnya usulan presiden menjabat 3 periode atau perpanjangan masa jabatan dengan menunda pemilu.

“Loh, secara konstitusi itu kan melanggar. Apa Anda setuju presiden menjabat tiga periode?” tanyanya langsung dijawab serentak, “Tidak”, ujar mahasiswa yang hadir.

Dijelaskan LaNyalla, kepedulian ini turut menentukan masa depan para pemuda dan mahasiswa.

“Apakah di masa depan kalian sebagai warga bangsa ini akan berdaulat dan berdikari, atau menjadi buruh dari perusahaan-perusahaan asing yang berdiri di sini, semua akan sangat tergantung dari sistem politik negara ini dan pemahaman mahasiswa terkait politik,” katanya.

LaNyalla juga mengajak mahasiswa dan pemuda untuk memahami situasi kebangsaan. Salah satu syaratnya, menjaga diri dengan istiqomah beribadah shalat dan memperbanyak puasa dan ibadah sunnah lainnya.

“Jadi kita akan diangkat derajat oleh Allah. Shalat bukan hanya shalat lima waktu, tapi juga lakukan yang sunnah yakni Tahajud dan Dhuha. Dan yang terpenting adik adik semua harus bertekad untuk menjalankan ibadah sunnah lainnya, termasuk puasa Daud,” tandas LaNyalla yang memang dikenal sebagai pelaku puasa Daud.

Karena, tambahnya, kita akan dijaga dari hal-hal yang jahat. Puasa Daud membuat kita terjaga dalam menjaga politik dan berpolitik. Saya sampaikan ini bukan untuk pamer, tapi saya kasih tahu kunci utama saya jadi ketua DPD RI kepada kalian semua,” kata LaNyalla.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengaku sengaja tidak berbicara soal-soal yang ada di Hilir.

“Apalagi memberi harapan palsu dengan mengatakan bahwa kita akan memasuki era Bonus Demografi, kita akan menjadi negara the big five di Asia. Padahal, roadmap ke arah itu tidak terbaca,” kata LaNyalla.

Menurutnya, Indonesia akan susah menjadi negara besar, bila prasyarat untuk menjadi negara besar tidak kita temukan. Salah satunya adalah kekuatan Ideologi bangsa, yang memperkuat kedaulatan, kemandirian dan berdikarinya sebuah bangsa.

“Bagaimana mungkin kita menjadi negara besar, bila pemikiran luhur para pendiri bangsanya telah dibuang ke tempat sampah dan dijauhkan dari generasi muda penerus bangsa. Jadi, jika Anda para pemuda ingin berperan dalam pembangunan bangsa. Anda harus belajar dan membaca situasi kebangsaan hari ini,” katanya.

LaNyalla juga mengingatkan agar jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Karena bangsa ini adalah bangsa yang besar. Bangsa yang lahir dari sejarah peradaban kerajaan dan kesultanan nusantara yang diakui oleh dunia.

“Jika Anda telah tercerabut dari akar dan dari watak serta dari DNA Asli bangsa ini, maka Anda bukan siapa-siapa. Anda hanya menjadi bagian dari permainan arus global dunia tanpa batas yang akan memaksa manusia hanya menjadi obyek dan pasar,” jelasnya.

Oleh karena itu, LaNyalla mengajak para mahasiswa dan pemuda Indonesia berani bangkit.

“Kalian harus berani menjadi generasi pelurus sejarah bangsa. Jangan biarkan bangsa ini bengkok tak tentu arah dan terombang-ambing dalam kendali Oligarki. kita sebagai warga negara harus sadar dan peduli dengan kondisi kebangsaan yang menentukan masa depan Indonesia,” ajaknya.

Kuliah Umum LaNyalla juga dihadiri jug oleh Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, Rektor ITBis Lembah Depok Dr Elvera, Ketua Yayasan ITBis Lendy Rahmadi, dan Direktur Pascasarjana ITBis Lembah Dempo Dr Sastra Mico.

Walikota Alpian Maskoni mengaku sudah sejak lama mengikuti kiprah LaNyalla.

“Pak LaNyalla adalah orang yang tegas. Tokoh kelahiran Sulawesi, lahir di jakarta dan besar di Surabaya, menjadi tokoh Surabaya, namun kini menjadi milik Indonesia. Beliau adalah orang ke 7 di negeri ini. Dan tidak lama lagi akan menjadi orang nomor 1 di negeri ini,” katanya.

Menurutnya, LaNyalla adalah sosok yang tegas, yang berani melawan ketidakbenaran.

“Melawan kezaliman dan selalu berpegang teguh bahwa kebenaran bisa disalahkan, tapi kebenaran tidak bisa dikalahkan. Sekali layak terkembang surut kita berpantang, ” tegasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 317
ShareSendShare
Previous Post

Beri Kuliah Umum di ITBis Pagar Alam, Ketua DPD RI Ajak Pemuda Melek Politik

Next Post

Mahyudin Dukung Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan

Next Post
Mahyudin Dukung Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan

Mahyudin Dukung Pencak Silat Masuk Kurikulum Pendidikan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,266)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,456)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,094)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,741)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,715)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,053)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,124)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,566)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,519)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,571)

Berita Lainnya

Kementerian PU Siapkan Program Perwujudan Asta Cita Melalui Quick Wins Infrastruktur

Kementerian PU Siapkan Program Perwujudan Asta Cita Melalui Quick Wins Infrastruktur

Sabtu, 09/11/24 | 07:26 WIB
9

Pembukaan Rapat Koordinasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (Rakorbangwil) Bidang Pekerjaan Umum tahun 2024. (Foto : pu) JAKARTA, AmanMakmur ---Kementerian PU...

Pimpinan DPD RI: Demi Pancasila, Kembalikan Presiden Sebagai Mandataris MPR

Pimpinan DPD RI: Demi Pancasila, Kembalikan Presiden Sebagai Mandataris MPR

Kamis, 24/6/21 | 12:08 WIB
141

Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wacana amandemen kelima Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia...

Kumpulkan Masukan, Komite IV DPD RI Bahas RPJPN 2025-2045 dengan Pemprov Sulsel

Kumpulkan Masukan, Komite IV DPD RI Bahas RPJPN 2025-2045 dengan Pemprov Sulsel

Kamis, 18/1/24 | 18:03 WIB
7

Pimpinan Komite IV DPD RI saat kunker di Sulsel. (Foto : dpd) SULAWESI SELATAN, AmanMakmur --- Komite IV DPD RI...

Profesor Siti Zuhro: Indonesia Perlu Sosok Seperti LaNyalla

Profesor Siti Zuhro: Indonesia Perlu Sosok Seperti LaNyalla

Minggu, 10/4/22 | 23:24 WIB
32

Prof Siti Zuhro. Peneliti Senor Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Di tengah kondisi...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.