• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sultan Dorong Lembaga Keuangan Syariah Bangun Kemitraan dengan Pelaku Agribisnis Berbasis Digital

Jumat, 04/3/22 | 03:18 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin mendorong lembaga keuangan syariah seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk tidak khawatir melakukan pembiayaan dengan membangun kemitraan bersama segmen industri pertanian, khususnya agribisnis tanaman pangan dengan pendekatan digital.

Menurut mantan Ketua HIPMI Bengkulu ini, permasalahan kemandirian pangan harus turut menjadi perhatian lembaga keuangan. Lembaga keuangan syariah khususnya BSI tentu memiliki kepentingan untuk membantu pemerintah dalam memberikan suplai modal usaha bagi petani.

“Kita patut bersyukur bahwa lembaga keuangan syariah menjadi institusi keuangan yang mampu tumbuh positif di tengah periode krisis pandemi kemarin. Hal ini tidak terlepas dari fungsi ta’awan atau fungsi sosial dari beberapa skema pembiayaan yang dimiliki dalam instrumen keuangan syariah”, ungkap Anggota Komite IV DPD RI ini melalui keterangan persnya, Kamis (3/3).

LihatJuga

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 09/7/26 | 22:00 WIB
6
Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 09/7/26 | 21:47 WIB
3
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Kamis, 09/7/26 | 21:32 WIB
9

Memiliki daya tahan yang tangguh di tengah krisis adalah keunggulan tersendiri bagi BSI dalam melakukan penetrasi pasar pada sektor rill dan pelaku bisnis skala kecil hingga menengah yang notabene lebih nyaman dengan skema pembiayaan yang sederhana.

BSI harus memiliki bisnis model yang lebih sederhana dan ramah bagi masyarakat khususnya pelaku industri pertanian. Meskipun permasalahan terkait gap periode dan resiko bisnis pada industri pertanian cukup tinggi.

“Fenomena pinjaman online adalah contoh betapa pentingnya faktor kemudahan dan penyederhanaan proses pembiayaan dari sebuah lembaga keuangan. Namun harus tetap wajib memperhatikan sisi resiko kemampuan mengembangkan dan mengembalikan atau non performing fund (NPF)”, ujarnya.

Selama ini, lanjutnya, kami melihat BSI dan beberapa lembaga keuangan syariah non bank cenderung hanya membiayai kebutuhan nasabah yang bersifat konsumtif dengan akad murabahah atau jual beli. Dengan menjadikan UMK sebagai segmen pasar, BSI diharapkan mampu menjadi solusi bagi pembiayaan dan penggunaan teknologi dalam industri pengolahan dan manufaktur skala kecil dan menengah.

“Manufaktur dan industri pengolahan kita menjadi salah satu yang cukup terdampak oleh krisis pandemi. Pembiayaan yang mudah pada penggunaan teknologi sektor ini akan menjadi loncatan produktivitas yang positif bagi perekonomian nasional”, terangnya.

Selain itu, Sultan juga berharap BSI bersedia membangun kolaborasi dengan semua kelompok UMK atau kelompok petani dan nelayan dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan syariah dengan pendekatan platform digital. Terutama pelaku agribisnis tanaman palawija seperti kedelai dan jagung.

Ketergantungan terhadap produk pangan impor seperti kedelai harus menjadi perhatian BSI, karena salah satu masalah utama pengembangan industri pangan adalah akses modal petani, urainya.

“Harus diakui bahwa perbankan syariah masih punya kelemahan seperti model bisnis, indeks literasi dan inklusi, kuantitas dan kualitas SDM dan teknologi yang belum memadai. Sehingga diperlukan transformasi agar jadi perbankan syariah yang berdaya saing tinggi”, tutupnya.

Menurut data OJK,, pangsa pasar keuangan syariah hampir mencapai Rp2.000 triliun pada Juli 2021. Nilai itu di luar saham syariah.

Angka itu market share sebesar 10,11% dari total industri keuangan nasional. Sementara itu jika dilihat dari sisi industri perbankan sendiri maka angka market share-nya baru mencapai 6,59%.

(Rel/dpd)

Post Views: 266
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Dukung Program Milenial dengan 11 Cabang Rumah Tahfidz

Next Post

Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Atasi Kelangkaan Bahan Pangan Jelang Ramadan

Next Post
Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Atasi Kelangkaan Bahan Pangan Jelang Ramadan

Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Atasi Kelangkaan Bahan Pangan Jelang Ramadan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,262)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,450)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,087)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,737)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,711)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,047)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,118)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,562)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,514)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,564)

Berita Lainnya

PP Perlindungan Khusus Bagi Anak Penting Segera Diimplementasikan, Terutama Bagi Anak Korban Pandemi

PP Perlindungan Khusus Bagi Anak Penting Segera Diimplementasikan, Terutama Bagi Anak Korban Pandemi

Rabu, 25/8/21 | 16:50 WIB
6

Anggota DPD RI Fahira Idris. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com--—Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP)  Nomor 78 Tahun 2021 tentang Perlindungan...

Sawit Hingga Kopi RI Ditolak Eropa, Sultan Minta Pemerintah Tetapkan Regulasi Pertanian Berkelanjutan

Sawit Hingga Kopi RI Ditolak Eropa, Sultan Minta Pemerintah Tetapkan Regulasi Pertanian Berkelanjutan

Rabu, 24/5/23 | 13:23 WIB
11

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin dalam sebuah acara. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan...

Soal Program Makan Siang Gratis, Senator Filep Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli

Soal Program Makan Siang Gratis, Senator Filep Tekankan Langkah Antisipatif Cegah Pungli

Senin, 30/12/24 | 22:41 WIB
6

Senator Filep Wamafma. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Menyikapi penyelenggaraan program Makan Siang Gratis era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,...

Ketua DPD RI Peroleh Gelar Adat Petta Punggawae To Mappatunru dari Addatuang Sidenreng

Ketua DPD RI Peroleh Gelar Adat Petta Punggawae To Mappatunru dari Addatuang Sidenreng

Rabu, 17/11/21 | 09:34 WIB
21

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Kali ini, LaNyalla diberikan gelar Petta Punggawae To Mappatunru saat berkunjung ke Addatuang...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.