• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tingginya Angka Anak Putus Sekolah di Pessel, Arif Yumardi Minta Wajib Belajar Dievaluasi

Jumat, 18/2/22 | 10:02 WIB
in Berita
0
Arif Yumardi, putra Pessel yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar. (Foto : Riko)

PADANG, AmanMakmur.com—Adanya data yang disampaikan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) mencatat bahwa di tahun 2021 sebanyak 5988 orang anak miskin di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang tidak bersekolah, sehingga sulit keluar dari kemiskinan.

Kemudian Badan Pusat Statistik (BPS) Pessel menyampaikan bahwa tingginya angka putus sekolah, khususnya pada masyarakat kurang mampu dapat memicu kemiskinan struktural yang tinggi di Pessel. Dari data yang ada pada tahun 2021, sebanyak 7,92% masyarakat miskin Pessel, atau sebanyak 37.410 jiwa.

Mencermati itu, Arif Yumardi, putra Pessel yang saat ini menjabat Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) Sumbar, ikut angkat bicara terhadap kampung halamannya yang berjuluk “Negeri Sejuta Pesona” itu.

LihatJuga

Bupati Benni Warlis Hadiri Silaturahmi dan HBH IKAT Kota Padang, Harap Perantau Dukung Program Pemkab Agam

Bupati Benni Warlis Hadiri Silaturahmi dan HBH IKAT Kota Padang, Harap Perantau Dukung Program Pemkab Agam

Minggu, 26/4/26 | 19:45 WIB
20
Kecam Kekerasan Terhadap Anak, Senator Yashinta Dukung Langkah Pemda Tertibkan Seluruh Daycare

Kecam Kekerasan Terhadap Anak, Senator Yashinta Dukung Langkah Pemda Tertibkan Seluruh Daycare

Minggu, 26/4/26 | 17:52 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Ikuti Forum Ekselerator Negeri yang Digelar oleh Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Ikuti Forum Ekselerator Negeri yang Digelar oleh Kemendagri

Minggu, 26/4/26 | 17:38 WIB
5

“Wajib belajar (wajar) 12 tahun yang dicanangkan Pemkab Pessel sejak 2009 sepertinya perlu dievaluasi pelaksanaannya, kalau mendengar 5.988 anak keluarga miskin putus sekolah,” ujar Arif, Jumat (18/2), di Padang.

Karena dengan program wajib belajar, lanjut Arif, artinya tidak ada pungutan biaya sekolah yang dilakukan oleh pihak sekolah, dari SD sampai tingkat SMP, sesuai kewenangan kabupaten.

“Nah, ini yang perlu dievaluasi secara menyeluruh. Apakah Angka Partisipasi Masyarakat (APM) dalam melaksanakannya rendah. Ini perlu peran aktif Dinas Pendidikan Kubupaten Pessel menelusurinya,” tukas mantan Ketua KNPI Pessel ini.

Bagaimanapun, menurut Ketua Gebu Minang Pessel ini, pendidikan merupakan sektor utama prioritas pemerintahan sekarang sebagaimana yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Pessel.

“Jangan sampai tenaga pendidik yang berkualitas dipindahkan menjadi camat atau kabid pada tempat yang bukan kemampuannya, sehingga berdampak pada merendahnya kualitas pendidikan dan rendahnya usia sekolah,” pungkas Arif, yang digadang-gadang jadi calon Anggota DPD RI pada Pileg 2024 mendatang.

(Ika)

Post Views: 294
ShareSendShare
Previous Post

Sultan B Najamudin Sebut Gugatan PT 20% Terganjal Putusan MK

Next Post

Soal Pemekaran Daerah, Komite I DPD RI Desak Pemerintah Perhatikan Aspirasi Nyata OAP

Next Post
Soal Pemekaran Daerah, Komite I DPD RI Desak Pemerintah Perhatikan Aspirasi Nyata OAP

Soal Pemekaran Daerah, Komite I DPD RI Desak Pemerintah Perhatikan Aspirasi Nyata OAP

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,155)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,355)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,984)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,620)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,930)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,039)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,460)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,403)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,482)

Berita Lainnya

Bupati Hamsuardi: Gerakan Tahfiz Qur’an, Program Prioritas Pemkab Pasaman Barat

Bupati Hamsuardi: Gerakan Tahfiz Qur’an, Program Prioritas Pemkab Pasaman Barat

Senin, 06/3/23 | 08:04 WIB
10

Bupati Pasaman Barat serahkan hadiah pada tahfidz saat Wisuda Tahfidzul Qur'an se-Kenagarian Bahoras. (Foto : gmz) PASAMAN BARAT, AmanMakmur--- Gerakan...

Ketua DPD RI Minta Daerah Lain Tiru “Kebun Si Pintar” Pemkab Lutra Sulsel

Ketua DPD RI Minta Daerah Lain Tiru “Kebun Si Pintar” Pemkab Lutra Sulsel

Rabu, 07/4/21 | 12:07 WIB
6

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi program inovasi pelayanan publik yang dicetuskan Pemerintah Kabupaten Luwu...

Lolos Verifikasi Internal, Perindo Sumbar Siap Ikuti Pemilu 2024

Lolos Verifikasi Internal, Perindo Sumbar Siap Ikuti Pemilu 2024

Kamis, 23/6/22 | 08:38 WIB
17

Ketua DPW Perindo Sumbar bersama Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibyo. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com ---Setelah melalui verifikasi internal...

LaNyalla Dukung Pemprov Jatim Buka Akses Perdagangan ke Daerah Lain

LaNyalla Dukung Pemprov Jatim Buka Akses Perdagangan ke Daerah Lain

Minggu, 27/2/22 | 13:07 WIB
4

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.