• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pansus PCR DPD RI Gelar Rapat dengan Wamenkes dan Kepala BNPB

Selasa, 15/2/22 | 13:05 WIB
in Berita
0
Ketua Pansus PCR DPD RI, Fahira Idris. (Rel/dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com –— Ketua Pansus PCR DPD RI, Fahira Idris mengatakan perlunya menggali informasi yang lebih dalam tentang kebijakan pemerintah terkait tes PCR.

“Inilah yang melatarbelakangi Pansus PCR mengundang pihak pemerintah dalam rapat kerja hari ini,” ujarnya saat membuka raker Pansus dengan Kementerian Kesehatan dan BNPB, Selasa (15/2).

“Pada raker yang lalu, kami sudah mendengar analisa Faisal Basri sebagai ekonom dan akademisi, serta Akbar Faizal selaku analis kebijakan publik. Kami mendapat banyak masukan dari kedua pakar itu. Faisal Basri misalnya, menilai bahwa pemerintah mengambil sudut pandang yang keliru terhadap tes PCR. Tes PCR diperlakukan sebagai public good, bukan public heath. Akibatnya, tes PCR dilihat sebagai peluang bisnis untuk mengeruk keuntungan. Bukan sebagai instrumen untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Fahira mengutip keterangan Faisal Basri, Ekonom UI.

LihatJuga

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Beri Kuliah Umum di PAMU, LaNyalla Singgung Ancaman Hedonisme

Jumat, 08/5/26 | 21:06 WIB
3
BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

BPBD Agam Salurkan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor di Sungai Landia

Jumat, 08/5/26 | 20:57 WIB
3
Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Diskominfo Agam Perkuat Implementasi SPMB Online 2026/2027 Melalui Sosialisasi dan Bimtek

Rabu, 06/5/26 | 17:37 WIB
8

Rapat kerja berlangsung secara luring dan daring. Di ruang rapat DPD RI, Fahira Idris senator dari DKI Jakarta dan Arniza Nilawati dari Sumatera Selatan, didampingi oleh sejumlah staf sekretariat dan staf ahli.

Sementara anggota Pansus yang lain memilih hadir secara daring. Wakil Menteri Kesehatan RI, dr Dante Saksono Harbuwono serta Kepala BNPB, Suharyanto juga hadir secara daring.

Mendapat kesempatan pertama menyajikan materi, Wamenkes RI melaporkan semua data mutakhir terkait pandemi Covid-19 secara umum. Semisal total jejaring laboratorium di Indonesia yang berjumlah 977, yang 55% diantaranya dimiliki oleh pemerintah, dan setiap hari mampu memeriksa 82 ribu orang perhari, dan lain sebagainya.

“Ada empat kesimpulan terkait tes PCR. Pertama, positivity rate dari exit test pelaku perjalanan cukup tinggi. Lebih dari 5 persen. Kedua, sesuai aturan WHO, dibutuhkan kurang-lebih 224 ribu orang dites perhari. Ketiga, 33% dari pemeriksaan sekarang mengandalkan metode NAAT, termasuk tes PCR). Kit atau reagen pemeriksaan PCR telah dapat diproduksi dalam negeri. Keempat, Kemenkes telah menyusun, jejaring laboratorium pembina, tiga mekanisme pengujian laboratorium, serta pembinaan dan pengawasan dengan Dinkes untuk memastikan mutu pemeriksaan dan kinerja laboratorium pemeriksa COVID-19,” papar Dante Saksono.

Sementara Kepala BNPB menyatakan bahwa kebijakan penanganan Covid-19 dievalusi setiap minggu untuk menentukan langkah yang paling tepat terhadap upaya menekan angka penularan Covid-19.

“Dalam istilah kami, kebijakan penanganan Covid-19 adalah menarik rem dan menginjak gas sesuai dengan kebituhan. Inilah mengapa kebijakan pemerintah bersifat dinamis. Banyak pertimbangan di balik penerapan kebijakan. Misalnya, mengapa dulu karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri harus 14 hari, kemudian turun menjadi lima hari, ke depan akan diterapkan tiga hari. Tapi hanya khusus bagi yang sudah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau boster. Untuk yang belum vaksin dosis tiga, tetap karantina lima hari. Mengapa berbeda? Karena daya tahan tubuh orang yang mendapat vaksin dosis ketiga tentu tidak sama dengan yang belum. Negara titik berangkat masyarakat juga tidak sama. Ada yang datang dari negara dengan tingkat penularan tinggi. Ada yang datang dari negara yang tingkat penularannya rendah, dan seterusnya. Inilah salah satu yang melatari perbedaan terapi bagi orang-orang yang datang dari luar negeri,” pungkas Kepada BNPB.

Sementara itu, Arniza Nilawati meminta supaya pemerintah dan semua yang terlibat dalam tes PCR jangan melihatnya sebagai peluang bisnis. Tapi utamakan kemanusiaan.

“Saya minta pemerintah untuk beriksp tegas kepada laboratorium, klinik, atau fasilitas kesehatan yang menetapkan tarif PCR secara sepihak dan seenak perutnya sendiri. Pemerintah juga harus transparan dalam memberikan informasi terkait harga komponen tes PCR, supaya masyarakat mendapatkan gambaran yang jelas tentang harga yang seharusnya, saat mereka melakukan tes PCR,” pungkas senator dari Sumsel.

Adapun Elviana senator dari Jambi mempertanyakan kebijakan PCR yang terkesan diskriminatif dan tidak jelas. “Kalau memang tes PCR dimaksudkan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, mengapa hanya wajib bagi penumpang pesawat? Sedangkan penumpang ketera dan bus tidak? Kebijakan tes PCR terkadang juga berlebihan, karena juga diberlakukan kepada anak usia 10 bulan. Bayi. Masak bayi mau dicolok-colok hitung dan tenggorokannya? Bukankah dengan memeriksa ibunya atau orang tuanya saja sudah cukup? Dan masih banyak lagi keluhan masyarakat yang lain,” ujarnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 360
ShareSendShare
Previous Post

Temui LaNyalla, Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia Siap Jalin Sinergi

Next Post

Setuju PT 0%, Aktivis Juris Polis Institute Sorot Wacana Pemindahan Ibu Kota

Next Post
Setuju PT 0%, Aktivis Juris Polis Institute Sorot Wacana Pemindahan Ibu Kota

Setuju PT 0%, Aktivis Juris Polis Institute Sorot Wacana Pemindahan Ibu Kota

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,168)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,371)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,003)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,649)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,638)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,946)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,054)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,475)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,418)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,494)

Berita Lainnya

Petani Milenial dan Kolonial Bonjol Dukung Penuh Aswandi Maju DPR RI

Petani Milenial dan Kolonial Bonjol Dukung Penuh Aswandi Maju DPR RI

Minggu, 12/2/23 | 22:10 WIB
26

Bakal calon anggota DPR RI H Aswandi, SE mengelar silaturahmi dengan kelompok tani milenial  dan kolonial di Jorong Aia Abu...

BULD DPD RI Soroti Masalah Perizinan Tambang di Daerah

BULD DPD RI Soroti Masalah Perizinan Tambang di Daerah

Kamis, 15/9/22 | 08:49 WIB
22

BULD DPD RI lakukan RDP dengan stakeholder bahas masalah pertambangan. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Badan Urusan Legislasi Daerah...

Ketua Komite 1 DPD-RI Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolri

Ketua Komite 1 DPD-RI Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolri

Rabu, 19/5/21 | 11:24 WIB
5

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua Komite 1 DPD RI Fachrul Razi MIP mengapresiasi capaian 100 hari program prioritas Kapolri Jenderal Listyo Sigit...

DPD RI Minta Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata Bagi Rakyat, Bukan Sekadar Catatan

DPD RI Minta Temuan BPK Harus Jadi Perbaikan Nyata Bagi Rakyat, Bukan Sekadar Catatan

Kamis, 23/4/26 | 20:51 WIB
9

Pimpinan DPD RI nersama BPK RI pada Sidang Paripurna. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ----Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menegaskan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.