• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Soal Minyak Goreng, Nevi Zuairina Minta Pemerintah Beri Solusi Jangka Panjang

Senin, 31/1/22 | 12:22 WIB
in Berita
0
Anggota Komisi VI DPR RI-FPKS Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Rapat kerja (Raker) antara Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan membahas stabilitas harga minyak goreng dan komoditas strategis lainnya mendapat berbagai masukan dari Anggota DPR, termasuk Hj Nevi Zuairina yang meminta agar para pengusaha besar produsen minyak goreng lebih berkorban untuk masyarakat.

Saat ini, kata Nevi, meskipun kebijakan satu harga minyak goreng, yakni minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter dan minyak goreng kemasan premium sebesar Rp14.000 per liter, namun pada kenyataannya, stok yang ada di pasaran masih langka.

“Kebutuhan minyak goreng nasional di tahun 2022 adalah sebanyak 5,7 juta kilo liter, yang terdiri dari kebutuhan rumah tangga 3,9 juta kilo liter dan kebutuhan industri sebesar 1,8 juta kilo liter. Pemerintah mesti dapat mendorong para pengusaha besar minyak goreng ini, jangan sampai menahan stok dan mereka mesti mau berkorban dengan mengurangi margin nya agar tidak ada kelangkaan stok di lapangan”, ujar Nevi, dalam keterangan persnya, Senin (31/1).

LihatJuga

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 13/1/26 | 17:12 WIB
29
GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8

Politisi PKS ini mengatakan, pemerintah sudah terlalu banyak berkorban melalui uang negara, baik dari APBN maupun melalui BPDPKS, untuk stabilisasi minyak goreng ini. Seiring berjalannya waktu, harapan masih belum sesuai sehingga di lapangan yang menjadi korban akhirnya rakyat yang tidak dapat memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam rumah tangganya.

Nevi menambahkan, selama ini, proporsi serapan minyak goreng dalam negeri memang lebih kecil dari luar negeri sekitar 34%. Dengan tingginya harga pasar dunia, ekspor memang sangat menjanjikan ditambah lagi kelangkaan stok dunia. Tapi kebutuhan dalam negeri jangan sampai diabaikan sehingga mengorbankan mahalnya minyak goreng dalam negeri

“Saya menyarankan, operasi pasar di titik-titik masyarakat yang memiliki daya beli rendah harus dilakukan pada harga minyak goreng 14 ribu. Selain menjamin adanya stok yang memenuhi kebutuhan masyarakat dengan syarat maksimal pembelian, juga meningkatkan ketepatan sasaran pemenuhan kebutuhan masyarakat”, kata Nevi.

Legislator asal Sumatera Barat II ini mengkritisi, bahwa DPO (domestik price obligation) tidak akan ada gunanya ketika stok di lapangan tidak ada. Bila ada indikasi kartel yang bermain, ia meminta pemerintah menindak dengan tegas dan keras, sehingga ada efek jera bagi para pelaku distribusi minyak goreng yang nakal.

“Pemerintah harus cermat terhadap industri minyak goreng yang cenderung ke arah oligopoli. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) harus berperan besar untuk membereskan tindakan tidak terpuji pada perilaku persaingan usaha yang tidak sehat. Tanpa pengawasan yang ketat, dan tindakan tegas, persoalan minyak goreng akan terus berlarut-larut. Saya berharap, pemerintah mampu memberikan solusi terutama yang memberikan manfaat kepada rakyat banyak dalam jangka panjang pada persoalan stok dan harga minyak goreng di pasaran ini”, tutup Nevi Zuairina.

(Rel/nzcenter)

ShareSendShare
Previous Post

Komite I DPD RI Pastikan Keistimewaan DIY Terhadap Tata Ruang Tetap Terjaga

Next Post

Bupati Padang Pariaman Lepas Ekspor Perdana 70 Ton Serabut Kelapa ke Tiongkok

Next Post
Bupati Padang Pariaman Lepas Ekspor Perdana 70 Ton Serabut Kelapa ke Tiongkok

Bupati Padang Pariaman Lepas Ekspor Perdana 70 Ton Serabut Kelapa ke Tiongkok

Berita Lainnya

Setahun Jelang Pemilu 2024, KPU RI Gelar Kirab di 7 Titik di Indonesia

Setahun Jelang Pemilu 2024, KPU RI Gelar Kirab di 7 Titik di Indonesia

Selasa, 14/2/23 | 18:44 WIB
17

Suasana menonyon Kirab Pemilu 2024 yang digelar KPU Sumbar. (Foto : Nov/Monsis) PADANG, AmanMakmur ---Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI meluncurkan...

Soal Amasrul, Walikota Padang akan Lapor Mendagri dan KASN

Soal Amasrul, Walikota Padang akan Lapor Mendagri dan KASN

Rabu, 25/8/21 | 03:10 WIB
7

Walikota Padang Hendri Septa, saat jumpa pers dengan media. (Foto : humas) PADANG, AmanMakmur.com--- Walikota Padang Hendri Septa memastikan Amasrul...

Soal Rencana Kenaikan Biaya Haji, Ketua DPD RI: Perbaiki Dahulu Pelayanan Bagi Jemaah

Soal Rencana Kenaikan Biaya Haji, Ketua DPD RI: Perbaiki Dahulu Pelayanan Bagi Jemaah

Kamis, 16/11/23 | 13:58 WIB
11

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TENGAH, AmanMakmur --- Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan kenaikan Biaya...

Bantuan untuk Bencana Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar Terus Berdatangan

Bantuan untuk Bencana Banjir Bandang dan Galodo di Tanah Datar Terus Berdatangan

Sabtu, 18/5/24 | 16:57 WIB
9

Bupati Tanah Datar Eka Putra menerima bantuan. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Bantuan demi bantuan untuk korban bencana alam...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.