• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla: Indonesia akan Jadi Negara Besar Kalau Pancasila Diterapkan dengan Benar

Sabtu, 06/11/21 | 01:59 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat memberi sambutan dalam Penutupan Kongres X Gerakan Pemuda Marhaenis di The Soekarno Center, Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali. (Foto : dpd)

BALI, AmanMakmur.com —-Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan Pancasila harus menjadi sumber dan rujukan semua kebijakan di Indonesia. Oleh karena itu, Ia mengajak semua kalangan untuk menjaga dan mempertahankan Pancasila sebagai nilai luhur bangsa Indonesia.

Ajakan itu dikatakan LaNyalla saat memberi sambutan dalam Penutupan Kongres X Gerakan Pemuda Marhaenis di The Soekarno Center, Istana Mancawarna, Tampaksiring, Gianyar, Bali, Jumat (5/11/2021) malam.

“Pancasila adalah way of life yang paling tepat dan sesuai dengan DNA asli bangsa Indonesia. Di berbagai kesempatan sering saya katakan, jika Pancasila kita terapkan dengan benar dan konsekuen, maka negara ini akan menjadi negara yang besar,” katanya

LihatJuga

Pertemuan Strategis Dorong Pemanfaatan Baby Fish untuk Konsumsi Masyarakat dan Dapur MBG di Sumatera Barat

Pertemuan Strategis Dorong Pemanfaatan Baby Fish untuk Konsumsi Masyarakat dan Dapur MBG di Sumatera Barat

Kamis, 13/8/26 | 11:33 WIB
2
Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Selasa, 11/8/26 | 21:13 WIB
7
PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

Selasa, 11/8/26 | 21:05 WIB
5

Senator asal Jawa Timur ini menambahkan, jika warga bangsa ini melaksanakan Sila Pertama dengan konsekuen, akan lahir kualitas manusia yang berketuhanan. Sehingga pribadi-pribadi tersebut tidak mungkin melanggar larangan Tuhan.

“Misalnya saya sebagai muslim, maka jika saya taat beribadah, saya mendirikan salat dengan benar, pasti saya akan menjauhi atau terhindar dari perbuatan keji dan buruk. Tentu saya sudah seharusnya tidak korupsi dan sejenisnya,” katanya.

Dilanjutkan LaNyalla, dengan kepribadian yang baik, taat agama, Indonesia akan memiliki manusia-manusia yang beradab, mempunyai pemahaman yang jernih dan akal sehat.

Inilah yang kemudian merujuk kepada sila kedua Pancasila, karena dengan pikiran jernih, manusia akan menjadi adil sejak dalam pikirannya. Sehingga adil pula terhadap kemanusiaan.

“Kemudian jika Indonesia berisi mayoritas manusia yang taat beragama, adil dalam pikiran dan perbuatan serta beradab, maka Persatuan Indonesia dengan mudah terjadi tanpa paksaan atau tekanan apapun. Inilah Sila Ketiga dari Pancasila,” paparnya.

Manusia-manusia baik yang bersatu tersebut lantas bermusyawarah untuk memilih para hikmat. Untuk memilih tokoh-tokoh terbaik bangsa yang bijaksana, untuk kemudian menjadi wakil mereka dalam menjalankan tugas kenegaraan di Parlemen dan Pemerintahan.

“Itulah Sila Keempat dari Pancasila. Pada akhirnya, karena wakil-wakil rakyat dan mereka yang diberi amanat untuk menjalankan pemerintahan berasal dari tokoh-tokoh hikmat dan bijaksana, tujuan hakiki dari lahirnya bangsa ini, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang merupakan Sila terakhir dari Pancasila, niscaya akan terwujud,” paparnya.

Namun, sambung LaNyalla, nilai-nilai dari Pancasila semakin ditinggalkan. Bahkan, sudah tidak nyambung lagi dengan Pasal-Pasal yang ada di dalam Undang-Undang 3 Dasar, yang telah mengalami 4 kali perubahan di tahun 1999 hingga 2002 lalu.

“Kebhinekaan hanya diwujudkan dengan keberagaman yang semu, melalui acara-acara seremonial. Kemudian kita yang menyebut Negara Kesatuan, ternyata penuh dengan ketimpangan antar wilayah. Ini fakta yang tidak bisa dibantah. Termasuk sistem ekonomi yakni Ekonomi Pancasila dengan Azas Kekeluargaan dan Gotong Royong melalui Soko Guru Koperasi, telah berubah menjadi ekonomi Liberal Kapitalis,” lanjutnya.

Kini, Pancasila ibarat raga tanpa jiwa. Karena hanya dibacakan saja di upacara dan peringatan hari kelahiran Pancasila, tanpa dibumikan. Apalagi, jika mencermati isi Amandemen Konstitusi 1 sampai 4, sudah banyak pasal diubah yang nyaris tidak nyambung lagi dengan nilai-nilai dan butir-butir Pancasila sebagai nilai luhur bangsa.

“Inilah situasi yang disebut oleh sebagian kalangan, bahwa mahasiswa yang menjadi penggerak Reformasi 1998, tidak menyadari, bahwa perubahan konstitusi empat tahap telah kebablasan dan sarat dengan muatan kepentingan para penumpang gelap. Inilah yang menyebabkan tujuan lahirnya negara ini untuk mewujudkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia semakin jauh dari harapan,” tegasnya.

Melihat fakta itu, LaNyalla menambahkan, DPD RI memperjuangkan adanya Amandemen perubahan ke-5. Agar arah perjalanan bangsa bisa dikoreksi. Sehingga Indonesia menjadi lebih baik dari sistem tata negara maupun sistem ekonominya.

“DPD RI akan sekuat tenaga memperjuangkan hal itu. Supaya Indonesia lebih berdaulat dan berdikari serta mampu mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, seperti cita-cita Bung Karno dan para pendiri bangsa,” tuturnya.

Dalam kunjungan kerja ke Bali, LaNyalla didampingi sejumlah Senator di antaranya I Gusti Arya Wedakarna, Bambang Santoso dan Anak Agung Gde Agung (Bali), Bustami Zainuddin dan Ahmad Bastian (Lampung), Fachrul Razi (Aceh), Andi Muh Ihsan (Sulsel), Erlinawati (Kalbar), Habib Abdurrahman Bahasyim (Kalsel), Andi Nirwana (Sultra), Ahmad Kanedi (Bengkulu), Muhammad Rakhman (Kalteng), Angelius Wake Kako dan Asyera Wundalero (NTT), Stefi Pasimanjeku (Malut), Habib Ali Alwi dan M TB Ali Ridho (Banten).

Turut mendampingi Sekjend DPD RI Rahman Hadi, Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifuddin, Deputi Administrasi DPD RI Lalu Niqman Zahir, dan Kepala Bagian Protokol DPD RI Zulfikar.

(Rel/dpd)

Post Views: 302
ShareSendShare
Previous Post

Sesepuh dan Senior: Jangan Sampai Terjadi Dualisme KNPI Sumbar

Next Post

Wakil Ketua DPD RI Sampaikan Tiga Pilar Ekonomi pada Pelaku Usaha Pariwisata dan UMKM di Subang

Next Post
Wakil Ketua DPD RI Sampaikan Tiga Pilar Ekonomi pada Pelaku Usaha Pariwisata dan UMKM di Subang

Wakil Ketua DPD RI Sampaikan Tiga Pilar Ekonomi pada Pelaku Usaha Pariwisata dan UMKM di Subang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,308)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,500)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,139)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,781)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,758)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,106)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,153)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,609)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,565)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,605)

Berita Lainnya

Personel Satpol PP Padang Nico Juara III Kejurnas Kempo Piala Walikota Jakarta Pusat

Personel Satpol PP Padang Nico Juara III Kejurnas Kempo Piala Walikota Jakarta Pusat

Senin, 13/4/26 | 19:44 WIB
13

Nico Personel Satpol PP Padang saat menerima medali. (Foto : Humas) JAKARTA, AmanMakmur ---Personel Satpol PP Kota Padang kembali mengharumkan...

DPD RI Bentuk Tiga Pansus Pada Sidang Paripurna di Awal Tahun 2022

DPD RI Bentuk Tiga Pansus Pada Sidang Paripurna di Awal Tahun 2022

Selasa, 11/1/22 | 14:20 WIB
4

Suasana sidang paripurna DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---DPD RI mengesahkan pembentukan tiga Panitia Khusus (Pansus) di awal tahun...

Gelar Closing Loan NUWSP, Kementerian PU Dukung Capaian Akses Air Minum Hingga 91,72%

Gelar Closing Loan NUWSP, Kementerian PU Dukung Capaian Akses Air Minum Hingga 91,72%

Rabu, 20/11/24 | 15:49 WIB
16

Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti hadir dalam kegiatan Closing Loan NUWSP, di Auditorium Kementerian PU. (Foto : pu) JAKARTA, AmanMakmur...

Anggota DPD RI Leonardy: Pajak Bumi dan Bangunan Bisa Menopang Perekonomian Nagari

Anggota DPD RI Leonardy: Pajak Bumi dan Bangunan Bisa Menopang Perekonomian Nagari

Selasa, 12/10/21 | 17:02 WIB
21

SILATURAHMI --Anggota DPD RI H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH, melakukan silaturahmi ke Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.