• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Mahyudin: DPD RI Selama Ini Cuma Jadi Etalase Politik

Kamis, 26/8/21 | 12:44 WIB
in Berita
0
Suasana acara executive brief dengan tema ‘Membangun Sistem Bikameral yang Efektif’ di DPD RI, Kamis (26/8), yang menghadirkan Peneliti Senior LIPI Siti Zuhro serta Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com––Wakil Ketua DPD RI Mahyudin menilai bahwa DPD RI selama ini belum diberikan porsi yang sesuai sebagai lembaga perwakilan daerah. Selama ini DPD RI hanya menjadi etalase politik. Oleh karena itu dirinya menilai fungsi DPD RI harus dioptimalkan ke depannya.

Mahyudin mengatakan, cita-cita besar bangsa Indonesia adalah membangun parlemen yang kuat dan efektif. Karena menurutnya saat ini parlemen yang kuat dan efektif masih jauh panggang dari api. Banyak negara-negara besar yang juga melaksanakan sistem parlemen dua kamar, tapi mereka benar-benar menjalankan secara konsisten.

“Kita juga punya dua kamar, tapi faktanya DPD ini belum diberikan porsi yang seharusnya. Jadi hanya menjadi semacam etalase politik semata. Itulah yang perlu dipikirkan bagaimana mengoptimalkan fungsi DPD untuk membangun sistem parlemen yang efektif,” ucapnya dalam acara executive brief dengan tema ‘Membangun Sistem Bikameral yang Efektif’ di DPD RI, Kamis (26/8), yang menghadirkan Peneliti Senior LIPI Siti Zuhro serta Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun.

LihatJuga

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Pererat Silaturahmi, KBI Sumbar Gelar Latihan Bersama Gabungan ke 2

Rabu, 10/6/26 | 23:11 WIB
26
Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Prof Djohermansyah Djohan: Kebijakan MBG Perlu Dikembalikan pada Prinsip Efisiensi, Prioritas dan Otonomi Daerah

Rabu, 10/6/26 | 13:47 WIB
1
Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
6

Mahyudin juga menjelaskan, tidak seharusnya kekuatan parlemen hanya didominasi oleh partai politik (parpol) saja. Tapi harus diimbangi dengan kekuatan-kekuatan lain yang menjadi penyeimbang dalam menentukan arah kebijakan negara, misalnya DPD RI yang merupakan perwakilan dari wilayah atau teritorial.

Sedangkan DPR sendiri sebagai kumpulan fraksi-fraksi yang notabene adalah mewakili partai politik (parpol), karena jika terlalu kuat maka akhirnya yang muncul adalah oligarki.

“Saat kita melakukan Amandemen ke 3 terhadap UUD 1945, ketika itu sebenarnya kita  sudah memilih sistem bikameral, maka harusnya dijalankan dengan memaksimalkan peran DPD RI untuk mengatasi kesenjangan di daerah,” ucap Mahyudin.

Namun, masih menurut Mahyudin, faktanya, praktik bikameral di Indonesia masih sangat lemah untuk memenuhi hasrat demokrasi.

“Sayang lembaga negara yang bagus, diisi orang-orang yang cerdas, tapi lembaga ini tidak diberdayakan dalam rangka membangun Indonesia dalam masa depan yang lebih baik di masa mendatang,” imbuhnya.

Peneliti Senior LIPI, Siti Zuhro, mengatakan bahwa Sistem Bikameral di Indonesia mulanya bertujuan memperkuat kedudukan pemerintahan daerah dan/atau rakyat di daerah dalam proses legislasi di tingkat pusat. Sistem ini bertujuan melindungi daerah yang penduduknya sedikit dari dominasi daerah yang berpenduduk banyak.

Masalahnya dalam praktek, terjadi semacam subordinasi yang dilakukan oleh DPR terhadap DPD, sehingga eksistensi dan kewenangan DPD yang diamanatkan oleh konstitusi seakan-akan tidak dianggap.

Implikasi dari minimnya kewenangan DPD tersebut bukan hanya berpengaruh pada tumpulnya power anggota DPD, tapi juga terhadap institusi DPD itu sendiri.

“Betul apa yang dikatakan pak Mahyudin tadi, akhirnya DPD cuma jadi etalase politik bahwa seakan-akan kita sudah melaksanakan sistem bikameral yang punya mekanisme check and balances, padahal tidak,” papar Siti Zuhro.

(Rel/dpd)

Post Views: 301
ShareSendShare
Previous Post

LaNyalla Ingatkan Booster Vaksin Covid Diprioritaskan untuk Nakes

Next Post

Road to Munas KNPI, Paket Gibran-Fadly Dideklarasikan di Bumi Sikerei

Next Post
Road to Munas KNPI, Paket Gibran-Fadly Dideklarasikan di Bumi Sikerei

Road to Munas KNPI, Paket Gibran-Fadly Dideklarasikan di Bumi Sikerei

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,210)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,403)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,044)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,689)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,670)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,991)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,083)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,525)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,461)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,527)

Berita Lainnya

Hebat, Guru SMKN 6 Padang Eka Teresia Raih Penghargaan Adi Acarya Awards dari Nyalanesia

Hebat, Guru SMKN 6 Padang Eka Teresia Raih Penghargaan Adi Acarya Awards dari Nyalanesia

Minggu, 28/4/24 | 14:13 WIB
21

Guru SMKN 6 Padang Eka Teresia, SPd, MM menerima penghargaan sebagai juara Adi Acarya Awards untuk Kategori Produktivitas Berkarya dari...

Kesejahteraan Dosen, Pilar Pendidikan yang Terabaikan

Kesejahteraan Dosen, Pilar Pendidikan yang Terabaikan

Kamis, 16/1/25 | 15:51 WIB
8

H Al Hidayat Samsu, SPd, MPd, Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Selatan (B-106). (Foto : dpd) Oleh: H Al Hidayat...

Bersengketa di Komisi Informasi

Bersengketa di Komisi Informasi

Kamis, 08/8/24 | 10:58 WIB
17

Musfi Yendra, Ketua Komisi Informasi Sumbar. (Foto : ki) Oleh: Musfi Yendra (Ketua Komisi Informasi Sumbar) SESUAI dengan Undang-undang Nomor...

Bagi KJ, Makmur Hendrik Itu Salah Satu Gurunya

Bagi KJ, Makmur Hendrik Itu Salah Satu Gurunya

Senin, 17/3/25 | 22:55 WIB
80

Khairul Jasmi, Pemred Singgalang/Wartawan Senior. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ----Kalau tidak ada aral melintang, rencananya Hamas (Himpunan Media Sumbar)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.